
FESTIVAL MUSIM GUGUR
Festival musim gugur akan diadakan sebentar lagi, setelah mendapatkan sertifikat khusus dari tempat kursus yang telah ditunjuk oleh tim panitia festival sebagai syarat peserta lomba maka Toko Roti Italia 1912 akhirnya mendaftarkan toko mereka pada lomba di festival.
Berbagai festival akan berlangsung sepanjang musim gugur.
Salah satunya adalah festival makanan termasuk truffle akan digelar untuk menyambut musim gugur di Italia.
Toko Roti Italia 1912 mengikuti festival makanan dan mendaftarkan Batang Dewi untuk ikut lomba.
Hanya saja tempat festival menyambut musim gugur berada di Toscana Resort Castelfalfi terletak di perbukitan Tuscan. Cukup jauh dari Milan, tempat tinggal Batang Dewi serta toko roti Italia 1912 tempatnya bekerja.
Tocana Resort Castelfalfi terletak di perbukitan Tuscan merupakan sebuah desa abad pertengahan yang dibangkitkan di Tuscan sekitar abad ke 13.
Pada abad ke-13, pemukiman Etruscan tumbuh menjadi sebuah desa abad pertengahan yang ramai yang disebut Castelfalfi, lengkap dengan istana yang megah. Zaman sejahtera lainnya membawa pembangunan ke desa, termasuk pembangunan pabrik tembakau selama abad ke-20.
Toscana Resort Castelfalfi terletak di perbukitan Tuscan merupakan hotel bintang lima yang berada di pedesaan Tuscan yang mempesona.
Mereka berempat naik mobil milik Baldovino Elio menuju Tuscan.
Mobil melaju cepat melewati area perbukitan Tuscan yang berkelok-kelok, jalan disekitar menuju Toscana Resort Castelfalfi sangatlah indah dengan pemandangan hamparan rumput hijau yang luas.
Pada saat memasuki area Toscana Resort Castelfalfi, mata akan disuguhi pemandangan kebun anggur serta kebun zaitun. Ada sekitar lima puluh hektar kebun anggur di area itu.
Mobil bergerak naik melewati jalan menuju sebuah hotel yaitu Hotel of Toscana Resort Castelfalfi terdiri dari bangunan modern dan gudang tembakau bersejarah, yang mewakili kombinasi sempurna antara masa lalu dan masa kini.
Perbukitan Tuscan yang megah di sekitar resor memberikan suasana yang benar-benar unik.
Kebun anggur, kebun zaitun, dan hutan memiliki keindahan abadi yang selalu berubah seiring berlalunya musim.
Mobil yang mereka kendarai berhenti tepat di depan beranda hotel dan seseorang keluar dari dalam hotel menghampiri mobil.
Pria berseragam dengan logo khusus membungkukkan badannya ke arah mobil yang dinaiki Batang Dewi beserta lainnya.
"Selamat datang di Hotel of Toscana Resort Castelfalfi, silahkan memarkir mobil anda di halaman yang telah tersedia sesuai tanda petunjuk disana", sapa ramah pria berseragam.
"Terimakasih, bagaimana cara kami masuk ke dalam hotel ?", tanya Gamya yang menyetiri mobil.
"Ada petugas keamanan disana yang akan memandu tuan-tuan", jawab pria berseragam pada Gamya.
"Baiklah, kami akan kesana, terimakasih", ucap Gamya lalu menutup jendela mobil.
Pria berseragam itu hanya menganggukkan kepalanya seraya melambaikan tangannya ke arah mobil yang bergerak pelan menuruni jalan hotel bintang lima menuju ke tempat parkiran.
Beberapa menit kemudian mereka berempat telah memasuki ruangan Hotel of Toscana Resort Castelfalfi yang megah dengan interior berkelas internasional.
Baldovino Elio yang telah mendaftarkan toko roti Italia 1912 miliknya untuk mengikuti kompetisi lomba berjalan ke arah meja penerima tamu di bangunan utama.
Bangunan utama kontemporer Hotel di Toscana Resort Castelfalfi, yang merupakan lokasi meja penerima tamu, ruang sarapan, dan spa seluas 1.000 m2 yang cerah, dengan kolam renang indoor dan outdoor berpemanas.
"Selamat datang, tuan ! Ada yang bisa saya bantu, tuan", sapa seorang wanita bermata cokelat menyapa Baldovino Elio.
"Selamat siang, saya mau menanyakan dimana area untuk lomba diadakan selama festival menyambut musim gugur ?", tanya Baldovino Elio.
"Iya, maaf tuan, untuk mengikuti lomba pada festival truffle untuk menyambut musim gugur, kami pihak Hotel of Toscana Resort Castelfalfi memang mengadakan acara lomba dengan persyaratan melampirkan sertifikat kursus dari ALMA Course serta telah mendaftar sebelumnya ke pihak penyelenggara lomba", jawab wanita berseragam ramah.
"Kami sudah mendaftarkan toko roti Italia 1912 untuk mengikuti lomba di tempat ini dan aku telah mendaftarkan perwakilan kami yang bernama Batang Dewi beserta sertifikat dari ALMA Course", kata Baldovino Elio.
"Oh bukan anda yang ikut lomba, maaf tuan, ketentuannya harus Batang Dewi sendiri yang datang kemari untuk melakukan verifikasi data sebagai peserta lomba sesuai informasi yang dilampirkan oleh toko roti Italia 1912 sebagai pendaftar pada acara festival truffle fair", ucap wanita berseragam itu menjelaskan.
__ADS_1
"Aku membawa orangnya bersama denganku kemari, apa aku harus memanggilnya kemari ?", tanya Baldovino Elio.
"Tentu saja, tuan, karena itu adalah syarat utamanya untuk mengikuti lomba pada festival truffle fairdi Toscano Resort Castelfalfi", jawab wanita petugas hotel itu ramah.
"Baiklah, aku akan memanggilnya kemari, tolong tunggu sebentar, nona", kata Baldovino Elio buru-buru.
Dia pergi ke arah ketiga orang yang tengah berdiri tak jauh dekat meja penerima tamu di bangunan utama Hotel of Toscano Resort Castelfalfi.
Baldovino Elio berjalan dengan langkah panjang seraya memanggil Batang Dewi.
"Batang Dewi !", panggil Baldovino Elio cepat-cepat.
Batang Dewi yang mendengar namanya dipanggil lalu menolehkan pandangannya ke arah suara itu.
Terlihat Baldovino Elio mendekat ke arah dirinya seraya menatapnya dengan ekspresi wajah yang serius.
"Ada apa ?", tanya Batang Dewi.
"Untuk lomba yang diadakan di Hotel Toscano of Resort Castelfalfi harus perwakilan lomba sendiri yang melakukan verifikasi dan bukan aku, jadi sebaiknya kamu segera mendaftar ulang untuk mengikuti lomba nanti", sahut Baldovino Elio dengan salah satu di dalam saku celananya.
"Oh, iya, aku mengerti, baiklah aku akan melakukan verifikasi serta mendaftar ulang", kata Batang Dewi. "Tapi aku harus pergi kemana ?", tanya gadis sederhana itu.
"Pergilah kamu ke meja tamu yang ada disana lalu bicaralah pada wanita berseragam itu untuk melakukan verifikasi serta mendaftar ulang !", perintah Baldovino Elio.
Pria bernama Baldovino Elio itu menunjuk ke sebuah meja resepsionis hotel yang berukuran besar serta dengan desain mewahnya.
"Baiklah, aku akan pergi kesana", ucap Batang Dewi.
"Oh iya, Batang Dewi...", kata Baldovino Elio.
"Iya...", sahut Batang Dewi singkat.
"Kami harus kembali pulang ke Milan sekarang karena sudah tidak ada yang perlu kami lakukan lagi disini", ucap Baldovino Elio.
"Maksudmu ?", tanya Batang Dewi terkejut.
"Kalian akan pergi dan meninggalkanku di tempat ini !?", ucap Batang Dewi terperangah kaget.
"Maafkan aku, tetapi memang itu syaratnya dari pihak hotel penyelenggara festival musim gugur, harus peserta lomba sendiri yang diperbolehkan untuk tinggal di tempat ini", kata Baldovino Elio.
"Lalu bagaimana denganku disini seorang diri ?", tanya Batang Dewi kebingungan.
"Bagaiamana lagi aku maupun Gamya tidak dapat berbuat banyak karena ini adalah ketentuan lomba ini dan pihak penyelenggara memang mrnginginkannya demikian", sahut Baldovino Elio.
"Bukankah ada pria ini yang akan menemanimu disini ?", ucap Gamya.
"Ehk !?", gumam Batang Dewi semakin was-was.
Batang Dewi menolehkan kepalanya ke arah Jian yang berdiri diam tanpa berbicara sepatah katapun sedari tadi.
Pria amnesia itu hanya menatap Batang Dewi dengan kedua alis terangkat ke atas dengan dinginnya.
"Iya, untung saja aku membawa Jian agar aku tidak sendirian disini, jika tidak aku benar-benar merasa kesepian, tapi bukan itu letak masalahnya melainkan tidak menyenangkannya berada sendiri di tempat asing tanpa seorangpun yang kita kenal",
Batang Dewi hanya dapat berkata di dalam hatinya saja meski dia tahu Rajawali sistem yamg telah mengatur ini semua melalui sistem yang terhubung langsung secara paralel ke dunia manusia.
Tetap saja bagi Batang Dewi ini tidaklah mudah dan cukup sulit untuk dia jalani tanpa pengalaman apapun.
"Baiklah Batang Dewi, kami pamit pergi dulu dan semoga sukses dalam lomba nanti, kami juga meminta maaf tidak bisa menemanimu saat lomba nanti", kata Baldovino Elio.
Bos pemilik toko roti Italia 1912 itu bersiap-siap hendak pergi sedangkan Gamya yang ada disana lalu angkat bicara.
"Kamar yang tersedia hanya untuk satu peserta perwakilan lomba pada festival truffle fair ini, karena itulah kami tidak dapat disini terus menerus sebab pihak penyelenggara lomba akan keberatan jika ada orang lain lagi", kata Gamya.
"Oh, tidak", sahut Batang Dewi gelisah.
__ADS_1
"Jika kami terus di hotel ini akan ditakutkan pihak penyelenggara lomba mendiskualifikasi toko roti kita karena mereka curiga berlebihan kepada kita", ucap Gamya menerangkan alasannya.
"Benar Batang Dewi, aku juga berpikir seperti itu, karena ini adalah lomba maka kita harus mematuhi persyaratannya untuk berhati-hati sebaik mungkin", kata Baldovino Elio.
"Tapi..., aku belum terbiasa berada di hotel semewah ini lalu siapa yang akan menanggung biaya menginap disini !?", kata Batang Dewi bingung.
"Tenanglah untuk urusan akomodasi serta biaya tinggal selama lomba berlangsung telah disediakan oleh pihak penyelenggara serta toko, kamu mengerti", kata Baldovino Elio.
"Jangan dipikirkan lagi masalah itu dan sekarang bersiaplah untuk melakukan verifikasi serta mendaftar ulang !", kata Gamya.
Gamya berusaha menenangkan gadis polos dengan penampilan sederhananya seraya memutar badan Batang Dewi menghadap ke arah meja resepsionis yang agak jauh dari mereka berempat berdiri.
"Nah, sekarang pergilah untuk mendaftar ulang ! Dan bersemangatlah sampai lomba berakhir serta tolong menangkanlah lomba ini untuk kami !", kata Gamya setengah berbisik.
"Em ? Gamya !?", ucap Batang Dewi.
"Cepatlah dan jangan ragu-ragu lagi ! Semoga menang Batang Dewi !", teriak Gamya.
Baldovino Elio hanya tertawa kecil menanggapi ucapan Gamya lalu merangkul pundak rekan kerjanya itu untuk pergi.
"Jangan memberinya beban terlalu berat padanya, Gamya ! Ayo kita pulang ke Milan, dan jangan ganggu dia lagi !", ucap Baldovino Elio dari kejauhan.
"Aku hanya menyemangatinya saja, bukankah wajar, bos", sahut Gamya sambil memukul pelan bahu bosnya.
Kedua pria bertubuh jangkung itu lalu berjalan pergi dari ruangan bangunan utama Hotel of Toscano Resort Castelfalfi.
Batang Dewi berbalik arah dan melihat Gamya telah berjalan pergi bersama Baldovino Elio, meninggalkan gadis berusia 29 tahun itu termangu seperti orang kehilangan akal.
"Ayo segera mendaftar ulang !", ucap Jian yang sedari tadi terdiam.
"Em, yah, aku akan kesana untuk melakukan verifikasi serta mendaftar ulang", kata Batang Dewi.
Batang Dewi menyelesaikan urusan daftar ulang serta verifikasi persiapan lomba yang akan diadakan di hotel itu, petugas memberinya beberapa pedoman petunjuk untuk melengkapi urusan registrasi serta setumpuk kertas yang berupa sebuah buku paduan untuk persiapan lomba nanti.
"Bagaimana nenurutmu kalau kita pergi berjalan-jalan di seputaran area hotel ini sebelum beristirahat sembari melihat perayaan festival musim gugur di hotel ini ?", tanya Batang Dewi.
"Terserah padamu saja jika kamu menginginkannya", sahut Jian.
Akhirnya kedua orang itu pergi berkeliling Hotel of Toscana Resort Castelfalfi yang hampir mirip kastil.
Mereka melihat hotel tengah sibuk berbenah untuk merayakan festival musim gugur serta acara lomba yang akan digelar selama festival berlangsung di hotel.
Di seberang hotel utama berdiri gudang tembakau bersejarah, di mana sejarah Castelfalfi masih bisa dirasakan hingga sekarang.
Dibangun pada awal 1900-an untuk memberikan pekerjaan kepada penghuni yang tinggal di perkebunan, bangunan bersejarah ini sekarang menampung 31 kamar tradisional, cocok untuk pecinta gaya Tuscan.
Kamar-kamar ini menawarkan akses mudah ke layanan hotel, seperti spa bergengsi dan kolam renang, bersama dengan teras panorama Ecrù Bar.
Batang Dewi tidak jemunya memandang suasana di Toscana Resort Castelfalfi yang memiliki panorama perbukitan Tuscan yang unik serta kebun zaitunnya yang indah, dan terdapat kebun anggur yang menghasilkan empat label anggur, termasuk chianti, poggionero, rosa toscano, dan vermintino.
Cerutu Tuscan yang bagus diproduksi oleh penduduk setempat yang dikenal sebagai tabacchine yang tinggal di perkebunan. Bangunan bersejarah ini sekarang menampung kamar-kamar Tuscan yang lebih tradisional di hotel.
Truffle adalah item kuliner top Italia jatuh dan dirayakan dengan pameran dan festival truffle di Italia tengah dan utara.
Di Toscana Resort Castelfalfi pada awal menyambut musim gugur selalu diadakan festival berburu truffle. Dan diadakannya ajang lomba pencarian koki terbaik dalam pembuatan makanan khas Italia yang menjadikan daya tarik wisata di tempat ini.
"Apakah kamu lelah setelah perjalanan panjang ke Tuscan ?", tanya Batang Dewi pada Jian.
"Tidak, aku cukup senang dapat berkunjung kesini hanya saja tempat ini tidak asing bagiku", sahut Jian.
"Apakah kamu pernah kemari sebelumnya ?", tanya Batang Dewi.
"Aku tidak ingat pastinya, tetapi aku merasakan kalau aku pernah mengunjungi tempat ini", sahut pria amnesia itu.
__ADS_1
"Itu adalah kabar baik yang aku rasa sangat mengejutkan dan merupakan awal kesembuhan yang cukup bagus untukmu", kata Batang Dewi dengan wajah tertunduk.
Entah perasaan aneh apakah yang tiba-tiba menghinggapi hatinya saat mendengar ucapan Jian yang mengatakan perkembangan kesehatannya yang mulai baik.