Kau Lah Imamku

Kau Lah Imamku
episode 18


__ADS_3

kini hari sudah pagi ...


syaqila dan Reyhan akan berangkat ke rumah orang tua Reyhan, sesuai dengan pembicaraan Reyhan kemarin dengan syaqila ...


di dalam mobil syaqila tak henti-henti berbicara membuat perjalanan mereka tidak terasa sepi , semenjak syaqila hadir , hari-hari Reyhan selalu di hiasi dengan keceriaan syaqila , meski Reyhan tau bahwa syaqila hari ini sedang tidak baik-baik saja , syaqila pasti takut di tanya kapan punya anak oleh keluarga Reyhan ...


"mas , nanti di rumah papah dan mamah , mas jangan tinggalin aku sendiri yah , " ucap syaqila yang merajuk dengan manja ..


"yah enggak bakalan lah sayang , mas akan slalu ada di samping mu " ucap Reyhan sambil tersenyum ke arah syaqila ...


Reyhan tau bahwa syaqila sedang gugup hari ini ...


"nanti setelah kamu lulus mas mau ambil cuti ,"


"loh Untuk apa mas "


"kita udah lama kan gak jalan-jalan bareng , kita healing menghilang penat di diri kita , "


"emang kita mau pergi ke mana mas"


"ke Bali , mau ?


tanya Reyhan sambil mengusap kepala sang istri


yang langsung d angguki syaqila tanpa ada jeda syaqila langsung meng iyah kan karena memang ke Bali adalah ke inginan nya ,,, ..


.....


setelah perjalanan yang cukup lama akhirnya syaqila dan Reyhan pun tiba di rumah orang tua Reyhan ...


Reyhan pun membunyikan klakson mobil nya saat tiba di depan gerbang rumah nya , agar pak satpam membukakan pintu gerbangnya ...


"pak Joko , buka pintunya pak ini Reyhan" ucap Reyhan pada pak Joko yang tak lain satpam d rumah orang tua Reyhan yang sudah hampir 15 tahun pak Joko Bekerja di rumah Reyhan ...


"ehh den , siap den siap pak Joko bukain " pak Joko pun bergegas membukakan pintu gerbang untuk Reyhan


mungkin rumah Reyhan memang sangat besar karena papah nya seorang CEO di Wijaya gruf perusahaan yang terbilang cukup berpengaruh di negara ini , dan Reyhan pun mungkin akan menjadi penerusnya , dan alasan Reyhan menjadi dosen adalah karena itu cita-cita nya dan orang tua Reyhan tak menghalangi itu dia menghargai keputusan anaknya asal pada saat nya tiba dia harus menjadi penerusnya maka Reyhan harus siap ...

__ADS_1


"assalamualaikum"


"assalamualaikum,"


ucap Reyhan dan syaqila berbarengan


"waalaikumsalam "


ucap seseorang yang membukakan pintu yang tak lain adalah mamahnya Reyhan ,,,


Syaqila dan Reyhan pun langsung mencium tangan dan ibu yang langsung di balas dengan pelukan sang ibu pada anaknya ,, sebuah pelukan kerinduan pada sang anak , maklum reyhan adalah anak satu-satunya ...


"ayo masuk nak "


mereka pun masuk dan duduk terlebih dahulu di ruang keluarga untuk berbincang-bincang sebentar sebelum pergi ke kamar untuk beristirahat ...


"bi inem "tolong ambilkan minum..


"baik nyonya"


...


"ehh tuan muda , kirain bibi siapa yang datang " ucap bi inem


bi inem adalah pembantu yang dari dulu bekerja di rumah Reyhan dari semenjak Reyhan berusia 5 tahun ...


"ehh bi , bagai mana kabarnya" ucap Reyhan ...


"Alhamdulillah baik den " ...


" Aden gimana atu kabarnya "


"Alhamdulillah baik bi , seperti yang terlihat " ..


"istrinya makin cantik den " ucap bi inem yang mengarah pada syaqila ,,


"makasih bibi " ucap syaqila dengan wajah yang tersipu ...

__ADS_1


...


setelah itu bi inem pun kembali ke dapur


"papah mana mah " ucap Reyhan


"papah kan masih di perusahaan Han , akhir-akhir ini sedang banyak masalah di perusahaan "ucap mamah Reyhan ...


"apakah masalah nya cukup berat "


"tidak tapi mungkin karena papah sudah mulai tua , jadi semua terasa berat " ...


Reyhan pun hanya menganggukkan kepalanya ...


"ouh Iyah bagaimana keadaan menantu mamah yang cantik ini "ucap mamah Reyhan


"Alhamdulillah baik mah " ....


"gimana kamu nyaman jadi istri anak mamah "


"pasti nyaman mah , orang Reyhan selalu menjadikan nya seperti ratu ,, Iyah gak sayang ...


ucapan Reyhan selalu saja membuat qila tersipu malu ... pipinya merah dan Reyhan hanya tersenyum melihat tingkah istri nya yang masih saja pemalu ...


"mamah tanya istri kamu " ... ucap mamah Reyhan


"Alhamdulillah mah qila nyaman , mas Reyhan sangat baik dan begitu pengertian , qila sangat bersyukur bisa ada mas Reyhan yang mendampingi qila " ucap qila ... yang membuat Reyhan tersenyum


"syukur kalau begitu, " ucap mamah Reyhan ,,


mamah Reyhan ingin sekali menanyakan kapan akan punya momongan ,


karena pasti mamah Reyhan memang sudah mengharapkan cucu dari anak nya tapi dia tak memaksa , mamah Reyhan pun mengerti semua nya adalah kehendak tuhan yang tak bisa di paksakan ,, dan dia yang sama sebagai wanita pasti tau rasanya jika harus di tekan untuk memiliki anak ...


jadi mamah Reyhan memilih untuk tidak membahasnya ...


"ya udah , kalian istirahat dulu gih "

__ADS_1


"Han ajak istrimu beristirahat, pasti dia lelah"


setelah nya Reyhan langsung mengajak syaqila untuk ke kamarnya terlebih dahulu dan menyimpan barang bawaan nya ,, dia tau pasti istrinya sangat lelah hari ini ,,


__ADS_2