
Setelah Seol dan Sean bertemu mereka pun mulai mencari kesalahan Sean di masa lalu,Sean pun membawa Seol ke makam nya untuk menunjukan sesuatu.
Sesampai nya Seol dan Sean ke makam nya Seol tiba-tiba pingsan dan di bawa Sean kembali ke alam mimpi untuk menunjukkan dosa nya,di sana mulai terlihat jelas semua dosa-dosa sehat semasa hidup mulai dari memukul anak nya sampai dia yang selalu berkelahi dengan istri nya
"Tega nya kau melakukan itu pada anak istri mu"
"Ya itu kesalahan yang berat,justru itu aku ingin memperbaiki nya meski untuk yang terakhir kali nya.
"Ya,Aku akan membantu mu pertama kita cari anak mu"
Seol dan Sean pun pergi mencari sang anak,mereka mencari kepenjuru kota tapi tak kunjung menemukan nya.
Saat hari hendak gelap Seol pun pulang ke rumah nya,saat melewati gang-gang di rumah nya dan melihat seorang anak yang lusuh dan sudah seperti tak terurus dan dia adalah anak Sean.
"Hey kau kemari"
"Ya" berjalan menghampiri
"Siapa namamu nak?"
"Namaku adalah Xin putra Sean"
"Di mana ayah dan ibu mu"
"Ayah ku sudah lama mati dan ibu ku tak pernah mengurus ku setelah kematian ayah ku"
Seol pun membawa Xin ke rumah nya untuk membersihkan nya,tentu saja semua keluarga Seol terkejut melihat Seol membawa seorang anak.Tapi Seol berusaha meyakinkan mereka bahwa dia adalah anak yang baik,dan keluarga nya pun memahami alasan Seol.
__ADS_1
Xin pun membersih kan diri nya dan di beri mekan di sana Seol bertanya kepada Xin tentang kenapa ayah nya selalu memukuli nya tapi Xin hanya hanya diam dan dia pun pergi kamar nya dan tidur. Saat Seol hendak ke kamar nya datang lah Sean dan menceritakan kenapa dia memukuli anak nya Xin.
"Aku akan menceritakan kenapa aku memukuli Xin"
"Bukan kah kau bilang karna dia mirip ibu nya"
"Ya,Ibu nya adalah seorang pekerja keras dan susah di atur dia seolah merendahkan ku sebagai kepala keluarga"
"Bukan bagus jika istri mu membantu mu mencari uang untuk keluarga mu"
"Kau juga akan mengetahui nya nanti"
"Terus kenpa kau memukul anak mu hanya karna dia mirip istri mu"
"Alasan nya sederhana karna Aku Terlalu Menyayangi istriku dan aku tak sanggup memukul istri ku"
"Kenapa kau mengetahui perihal itu dan kenapa kau mengenal ayah ku,Apakah Kau Seorang Malaikat?"
"Aku adalah teman dekat ayah mu sewaktu kecil dan aku mempunyai hutang budi kepada ayah mu yang harus ku bayar"
"Benarkah itu,ternyata ayah ku memang orang yang baik, entah kenapa ayah ku selalu memukuli ku,dan dia bilang karna aku mirip ibu ku"
"Ya itu tak masalah,apakah ada yang bisa ku bantu untuk membuat hidup mu lebih baik"
"Yang ku ingin kan sekarang hanya lah membeli bunga dan pergi ke makam ayah ku"
__ADS_1
"Baiklah"
Seol dan Xin pun pergi ke makan Sean untuk memenuhi ke inginan Xin.
"Baik lah ini makam ayah mu"
"Seandai nya ibu juga berada di sini mungkin ayah akan tersenyum di akhirat sana"
"Ya mungkin ayah mu sedang tersenyum melihatmu"
"Ayah aku disini menjenguk mu,ayah jangan sedih aku adalah anak yang kuat,aku tak marah ayah memukul ku karna aku tahu ayah orang yang baik dan aku janji aku akan mencari ibu dan berusaha memperbaiki kehidupan keluarga kita supaya kita dapat berkumpul di surga nanti"
Seol pun menangis melihat sikap Xin ke ayah nya meskipun sudah ayah nya sudah tiada.
Mereka pun pulang ke rumah,Xin berkata dia akan tinggal satu malam lagi setelah itu dia akan pergi untuk mencari ibu nya.
"Ayah mu memang orang yang baik,dan dia pasti mendapatkan tempat yang layak di surga.
Apakah kalau aku bilang kalau ayah mu melihat kita sekarang dan berkata dia sayang kau apa kau percaya?"
"Tentu saja aku percaya,Karna kau seorang Malaikat"
Seol tersenyum dan pulang ke rumah nya.Setiba di rumah nya Seol di datangi Sean lagi dan Sean berterima kasih kepada Seol karna telah memperbaiki hubungan nya dengan anak nya.
__ADS_1
"BERSAMBUNG"