
Maaf yo sebelum nya bukan nya kamu tidak boleh melihat wajah ku atau wajah mu yang jelek..
aku hanya tidak bisa saja,, jawab rini
dalam hatinya .. bagaimana aku bisa memandang wajah mu yang terlalu sempurna itu yo..
tapi rin tahukah kamu dengan sikap mu itu kamu membuat beribu pertanyaan di hatiku,, apakan aku jelek,atau ada yang salah dengan penampilan ku,, kata tio. semua cewe di sekolahan selalu melihat aku dengan wajah yang sempurna tetapi kamu malah menunduk dan seakan menghindar saat sengaja atau tidak bertemu dengan ku,, jelas tio kembali.
tidak yo tidak ada yang salah di wajahmu.. jawab rini gugup..
rini aku minta mulai sekarang kamu jangan menunduk apabila bertemu dan berpapasan denganku yah,, anggap aku teman mu,, teman baikmu oke,, kata tio kembali sambil memperlihat kan senyum manis diwajah nya,, mendengar itu pertanyaan di kepala rini semakin menumpuk..
ii iiya yo., aku janji mulai sekarang aku tidak akan menunduk lagi saat bertemu dengan mu.. jawab rini
satu lagi rin.. kata tio menegaskan ..
iya yo aku juga akan menganggap mu sebagai teman ,, teman terbaik ku .. jawab rini meneruskan.,
tidak terasa mereka sudah sampai di tempat penitipan sepeda,,
yo kenapa kamu menitipkan sepedamu disini,kamu kan bisa menaruh nya di sekolah,, kata rini terheran
nggak ah rin aku pengen disini aja sepedanya biar kita bisa pulang bareng tiap hari,, tio berbicara dengan ringan nya,,
__ADS_1
apah apa maksud perkataan tio barusan ,dia mau pulang bersama ku setiap hari,, dalam hati rini
emmm oohh begitu .. hehhe baiklah
mamaaang ,,,...... ! teriak rini
iya neng ini sepedanya .. jawab si mamang sambil menuntun sepeda rini di tangannya..
sebenarnya rini malu saat tio melihat sepeda milik nya.. sepeda berbentuk tidak jelas,, mirip punya cowo tapi yang pake cewe,yah model sepeda rini memang lebih cocok untuk cowo karena ada palang di depan nya hanya saja palang nya tidak terlalu tinggi jadi rini bisa mengandarai nya walau pun memakai rok panjang,,dan rupa dari sepeda itu sudah usang dan tidak layak pakai..
neng tumben pulang sama cowo biasa pulang sama neng ara.. pacar baru ya neng,,, cieee cieeee neng rini ..
kata mamang menggoda rini.. mendengar kata-kata mamang barusan muka rini pun memerah karna nya
pacar juga ngga papa kok mang.. tio berkata dengan tiba-tiba.
bagai tersengat listrik rini tersentak kaget..
apa lagi ini,, kenapa dengan tio hari ini.. banyak kejadian aneh yang aku rasakan hari ini...
ya tuhan semoga tidak ada maksud apa-apa dibalik semua ini,,
mulai hari ini sikap tio berubah kepada rini,sebalik nya juga rini pun sudah tidak takut lagi melihat wajah tio. apabila bertemu rini pun mengobrol dengan santai nya ..namun rini tidak menceritakan ini kepada ara,,sampai kejadian tio menolong ara saat olahraga.
__ADS_1
sepulang sekolah pun mereka suka pulang bersama tapi itu kalau rini sedang sendiri,, bila rini pulang dengan ara .. tio seakan menjauh,
ini semakin aneh menurut rini,, kenapa tio menghindari orang lain diantara kami,, apakah ada maksud lain dibalik perlakuan tio,, pikir rini
hari ini rini pulang dengan tio di sebelahnya,,
riinn... panggil tio disela mengkayuh sepedanya,,
iya yo kenapa.. jawab rini
emm apa boleh aku main kerumah mu,, dengan santai tio berucap..
apa yo kamu main ke rumah,, untuk apa yo.. kita kan ngga ada tugas kelompok.. jawab rini dengan bingung
apa kata ayah kalau sampai tio main ke rumah,, ohh tuhan tidak tidak tidaak,, hati rini berkata
ya aku pengen main aja rin masa gak boleh.. lanjut tio berkata
maaf yo bukan ngga boleh tapii aku jarang dirumah..
sepulang sekolah aku harus bantu ayah .. jawab rini
oooohhh .. ya sudah tapi kalau kamu ngga sibuk kapan kapan aku boleh kan main kerumah mu,,
__ADS_1
eemm ii iiya yo boleh ,, jawab rini