
Karena mereka tidak berani untuk bicara langsung dan bertanya pada tuan nya. Kedua pelayan hanya bisa saling menatap dan bertanya tanya pada pikiran mereka masing masing .
Tok tok !!!!
Segera pelayan membuka kan pintu
" Silahkan dokter " pelayan mempersilahkan dokter rio masuk
" Siapa yang sakit bik " ucap dokter rio
" Nona muda , dokter " ucap pelayan mengarah kan kepada sarah yang terbaring di atas sofa
" Nona muda ? " ucap dokter rio heran
" Apa aku menelfon mu untuk bergosip hah " ucap gerald tiba tiba keluar dari kamar mandi nya.
Kedua pelayan pun langsung pergi meninggal kan kamar .
" Hei bro, kau mengagetkan ku saja " ucap dokter rio
" Bra bro bra bro " ketus gerald " periksalah dia, pastikan dia sadar " timpa nya
Segera rio memeriksa tubuh sarah dan sedikit mengangkat baju nya dan tiba tiba ...
" heh apa yang kau lakukan " ucap gerald menepis tangan rio dari tubuh sarah
" Apa yang kau maksud. Aku hanya memeriksa nya saja . Aneh !! " jawab rio sambil tersenyum dan kembali memeriksa sarah, betapa terkejut nya dokter rio melihat tubuh sarah yang sedikit melepuh
__ADS_1
" Aku akan memindahkan nya ke tempat tidur agar bisa di obati semua luka nya " ucap rio menggendong sarah
" Biar aku saja " ucap gerald langsung menggendong sarah ke tempat tidurnya.
" Hei bro, sebenar nya gadis cantik ini siapa mu " tanya dokter rio
" Istri ku , berhentilah menyentuh nya " ucap gerald dan menatap dokter rio yang enggan memberi kan salab pereda agar tidak melepuh parah
" Hah istri ? kapan kau menikah " tanya rio
" Aku akan memanggil pelayan untuk mengolesi nya " ucap gerald
Setelah selesai mengobati akhir nya dokter rio mendapat penjelasan tentang pernikahan gerald dan sarah . Rio adalah sahabat gerald dari kecil , maka dari itu rio memanggil gerald dengan sebutan suka suka nya, bro .
" Oh jadi gitu, kupikir wanita hem hem " ucap rio
" Kenapa dia belum sadar " ucap gerald sambil memperhatikan sarah yang terbaring
Gerald hanya mengangkat satu alis nya saja.
Entah apa yang di ceritakan gerald kepada dokter rio atas apa yang terjadi pada sarah, yang pasti nya gerald tidak akan berbicara bahwa dia lah yang mengakibatkan sarah terluka.
Gerald menuju tempat tidur nya dan tiba tiba sarah terbangun dari pingsan nya .
" Aw perih " rintih sarah
" Sudah sadar " ucap gerald , istirahat lah disitu ucap gerald
__ADS_1
" Aku pingsan ? ah yang benar saja " batin sarah dan langsung melihat tangan nya yang memerah dan terasa perih.
" Aku akan ke kamar ku " ucap sarah lalu bangun dan tiba tiba terjatuh ,
" Ku bilang tidur di situ ya di situ " bentak gerald langsung mengangkat sarah yang terjatuh. Sarah yang heran melihat gerald membantu nya .
" Tapi aku lapar " ucap sarah
" Akan ku ambil kan " jawab gerald lalu pergi meninggalkan kamar nya
" Biar aku saja " ucap sarah , dan gerald sudah keluar ke kamar nya
" Ih mimpi apa itu orang baik amat hehe " ucap sarah dan timbul pikiran nya untuk mengerjai gerald
" Baik lah, ini semua karena kamu gerald maka nya aku terluka dan sekarang rasa kan pembalasan ku " batin sarah sambil tersenyum
Tiba tiba gerald datang dengan seorang pelayan dan membawa makanan untuk di makan .
*
*
*
*
*
__ADS_1
Hai sobat setia noveltoon maaf ya jika ada kata yang salah ,beri saran ya di komen jika ada kata yang rancu . hehe
Jangan lupa like nya 😁