![Ke Dunia Anime [ Oshi No Ko X Reader ]](https://asset.asean.biz.id/ke-dunia-anime---oshi-no-ko-x-reader--.webp)
...Typo bertebaran...
...Selamat membaca...
...----------------...
Akhirnya (Name) tau rasanya punya keluarga yang memedulikannya
Beralih ke jalan raya,mobil berwarna hitam melaju dengan kecepatan normal
Di dalamnya ada Miyako yang menyetir serta Ai,Aqua,Ruby dan (Name)
"Ini syuting pertama mama aku sangat menantikan nya!"ucap ruby senang
Miyako hanya menyetir sambil mengerutkan keningnya kesal
"Kalian bertiga dengarkan baik baik,kalian bersikeras untuk ikut makanya ku ajak kalian ke sana saat di lokasi syuting kalian tidak boleh memanggil ai dengan sebutan mama kalian adalah anakku jangan lupa tentang peraturan ini"peringat Miyako tegas
"Sudahlah mama aku mau kepalaku di belai"Aqua
"Aku juga mau mama"Ai
"Mama berikan aku uang saku"Ruby
"Aku mau thr mama"(Name)
(╬⁽⁽ ⁰ ⁾⁾ Д ⁽⁽ ⁰ ⁾⁾)
Sesampainya di lokasi syuting
Para kru bersiap untuk syuting dan di mulai lah syuting itu
Di sana ada bapak bapak sutradara dia berjalan ke arah ai
"Ada apa pak sutradara?"
"Tidak apa..."
"Orang itu lumayan menakutkan"Bisik Ruby ke Aqua
"Kalau ingin bergosip jangan di depan orangnya gak seru tau"_-
Pak sutradara menoleh ke tiga anak kembar ini seolah bertanya untuk apa mereka di sini dan tatapan nya terhenti saat melihat (name) yang hampir serupa dengan ai se akan dia melihat ai kecil dan mata trio kembar itu juga agak mirip dengan ai
"Mereka anakku"kata Miyako ke pak sutradara
"Bisa bisanya menajer membawa anak anaknya ke lokasi syuting"kata pak sutradara itu terdengar marah
Bapak sutradara itu terdiam sejenak
"Apa ini yang di maksud dengan reformasi tenaga kerja?"
'Maksud?'batin (name) bingung
Time skip~
Akhirnya mereka di perbolehkan masuk ke ruangan rias
Orang orang di sana pada sibuk seperti menandani para pemain film menyiapkan lokasi syuting,trio kembar itu yang tak lain Aqua Ruby dan (Name) di kerumuni banyak orang Aqua dan Ruby di elus elus dan di pangku oleh orang orang sedangkan (Name) dia menderita karena pemain wanita menggosokkan wajahnya ke wajah (name) karena gemas
'Kalian tolong aku dongggg!'batin (name) tersiksa menatap Aqua dan Ruby yang sedang menikmati perlakuan orang orang
'HELLPP! GW MAU MATI'
'Sitttt'
Aqua dan ruby hanya menatap (name) yang tersiksa
'Apa dia baik baik saja?'pikir mereka berdua yang melihat (name) udah puyeng karena di rebutin
Akhirnya (name) pun keluar dari ruangan itu di susul aqua yang juga tidak tahan dengan kondisi di dalam ruangan
"...Aku kira aku bakal mati"kata (name) dengan ekspresi kosong
"Kau benar"balas Aqua
Akhirnya mereka menghela nafas lega
Aqua dan (name) berjalan menjauhi ruangan tadi saat sampai di depan pintu ruangan lain ada pak sutradara yang keluar dari sana
"Bukan kah kalian anak menajer itu? tidak masalah jika kalian mau tetap di sini tapi akan ku usir jika kalian mengacau"Ucap pak sutradara
"Huh mainnya ngancem dasar cemen huu😊🖕"Lirih (Name)
Aqua yang mendengar itu menangkis dengan panik
"Tidak akan! meski kamu kecil kami akan berusaha agar tidak akan mengacau!"balas Aqua panik
"Kami sangat mematuhi peraturan di sini ya itu tidak menganggu pekerjaan kalian.mohon jaga ai mulai sekarang!!"kata Aqua langsung membungkuk kan tubuh nya
"hm hm"(Name) setuju sambil mengangguk
"Anak kecil ini terlalu pandai berbicara!!!"kaget pak sutradara
"Dari mana kau belajar Kata kata ini?!"tanya pak sutradara yang masi kaget
"Uhh...aku belajar di YouTube sih....."Kata Aqua cecengesan
"Pembohong...kau pembohong~"Cicit (Name)
"Diam (Name)"
Pak sutradara langsung mengangkat tubuh Aqua dan mengatakan banyak aktor aktor cilik yang dewasa sebelum waktunya
Kalau kalian mah pasti dewasa karena ke adaan atau ngak tontonan.
Wajah pak sutradara mendekati Aqua
"Om pedo ya?"Tanya (name) menunjuk pak sutradara yang dengan wajah polosnya
Pak sutradara pun tertohok mendengar itu dari se orang bocah dan segera menurunkan tubuh kecil Aqua ke bawah
'Huft terimakasih (name)'batin Aqua
"Ekhm!"
"Apa kau bisa berakting?"tanya pak sutradara sambil ber dehem
"Tidak,kalau akting....."
"Jika menempatkan mu dalam adegan pasti bakal menarik"
"Wahhhh! Aqua-"
Aqua hanya menatap (Name) datar
"Huhhh iya, Ni-chan, Kau harus setuju lumayan tau bisa dapat cuan"
"NAH!!! APA YANG DI KATAKAN ADIKKMU SERATUS PERSEN BENAR!"kata pak sutradara yang setuju dengan (name)
Pak sutradara menyakamakan tingginya dengan aqua dengan berjongkok dan memberikan kartu namanya. berharap jika Aqua mau mengikuti jejak mamanya menjadi seorang idola sambil bekerjasama dengan nya
Dan tentu saja itu jika Aqua sudah punya agensi
Tapi Aqua menolaknya Aqua mengharapkan ai yang mendapatkan nya
__ADS_1
The real anak sayang emak~
(Name) menatap Aqua terharu
"Tujuan memakai artis pemula agar bintang masa depan bisa punya pengalaman"ucap pak sutradara
'Bintang masa depan ya?'
"Tidak apa,Ai adalah idola kelas satu"ucap Aqua
"Bukan, Tidak ada gunanya menjadi idola kelas satu bukan?"
"Bukan kah Masi bisa naik tingkat?"Tanya (name)
"Hmmm"
Dari belakang pak sutradara ada orang yang memanggilnya dia mengatakan bahwa adegan sudah di siapkan
"Baik, aku akan melihat nya dari sini...."
Aqua dan (Name) mengamati akting para aktor dari depan pintu
"Aktingnya lumayan menarik perhatian"
"itu dari dulu kalian aja yang lambat merespon nya.."balas (name)
"Benarkan? tadi dia memberitahu ku"
...Flashback...
"Saat di panggung aku harus menunjukkan keimutan ku dari sudut manapun"ucap ai
Di sebelahnya ada Miyako Aqua Ruby dan (Name) yang berjalan di lorong kelas
"Namun di sana hanya perlu kamera merasakan ke imutanku"
...Flashback Off...
"MV-nya keren! kau harus menontonnya jika tidak aku pinjamkan dvd kepadamu!"seru Aqua yang terdengar bersemangat
"Oni-chan! pelankan suaramu!"Protes (name)
Malamnya ~~
Terlihat keluarga Hoshino sedang menonton televisi bersama dengan posisi Ruby di pangku oleh ai, sedangkan Aqua dan (Name) Saling menyandarkan tubuh mereka masing masing
"Sangat menantikan akting mama!!!!"kata Ruby yang terdengar bersemangat
Saat melihat mama mereka pertama kali di tv mereka senang namun lama kelamaan mereka merasa aneh dan shock
"EH? HANYA SEPERTI INI SAJA!?"Seru Ruby tak terima
"MENGAPA HANYA SATU ADEGAN?"
"DI POTONG NYA BANYAK SEKALI!"
Aqua dan Ruby terus protes sedangkan (Name) dia tau akan begini sebab udah kena spoiler sendiri (Name) melihat ke arah ai yang sedang murung ntah kenapa (Name) merasa sedih melihatnya
"Apa aktingku terlalu buruk?~"Tanya ai lesu
Ruby berbalik menghadap ai
"Tidak juga kok!"
"Benar mama akting mama sudah bagus tapi adegan yang di tampilkan terlalu sedikit hingga membuat alur terlihat aneh mama sudah berusaha keras!"Kata (Name) yang mendekati ai
Aqua hanya tersenyum melihat adik adiknya menghibur sang mama
....
Di bangun bar saat malam hari
"Pak sutradara apa maksud mu?"tanya Aqua
Ya orang itu adalah Aqua
"OHH ternyata si bayi dewasa itu"
"Kenapa sedikit sekali adegan ai yang di tayangkan!!?"Protes aqua
"Mengenai adegan itu, memang bagus aku juga sayang jika memotongnya"balas pak sutradara
"Lalu apa alasannya?!"
Karena dia cuma Npc
Ya gak bakal mungkin bilang gitu
Pak sutradara terus menjelaskan apa alasannya karena sudah memotong adegan ai,dia mengatakan bahwa tokoh utama yang harusnya menarik perhatian tapi di kalahkan dengan tokoh lain dengan ke imutan nya. sudah jelas itu akan merusak citra dari sang tokoh utama
Lagi pula pemotongan adegan tersebut di perintahkan oleh bos mereka
Walaupun sudah di jelaskan secara detail Aqua tetap saja tidak bisa menerimanya
Pak sutradara yang tau apa yang di rasakan Aqua dia pun merasa bersalah
Di sisi lain Ruby dan (Name) terus memuji akting mama mereka sembil memeluknya
"Dengan sebuah peran film,dengan begini kau tidak akan menyalakan Ku lagi bukan?"
"Benarkah?!"
"Namun ada syaratnya,kau harus ikut serta dalam pengambilan adegan"
Aqua pun menyetujui nya
....
Di sebuah bangunan di pagi hari
"Dengar, bayi dewasa. Di jepang, hampir semua casting ditentukan oleh atasan. Sebuah proyek yang menghabiskan banyak biaya, tentu tidak ada ruang untuk kesalahan. Untuk memastikan bahwa aktor yang dipilih benar-benar bisa menarik penonton, para petinggi juga bekerja ekstra.
Sutradara yang bisa memilih aktor sendiri, selain sejumlah kecil sutradara terkenal adalah sutradara yang membuat film skala kecil dengan anggara sangat rendah. Tebak aku yang mana.
Aqua hanya menatap bingung ke pak sutradara.
"Sutradara terkenal...?"
"Sayang sekali, tebakan mu salah! Selamat datang ditempat pembuatan film beranggaran rendah." ucap pak sutradara dengan bangga nya
Aqua hanya menghela nafas. Tak lama Miyako sembari menggendong Ruby dan (name) datang menghampiri Aqua dan pak sutradara.
"Pak, Aqua Masi perlu bimbingan hari ini"kata Miyako sambil membungkuk kan tubuh nya
"Tidak...hal itu harusnya di negosiasikan kan"balas pak sutradara
Sementara itu Aqua memperhatikan obrolan kedua orang dewasa itu sedangkan (Name) dia mengorek tanah,untuk apa?
'Ga ada kerjaan'
"Mulai bulan ini, Aqua menjadi aktor cilik di bawah strawberry productions
"Aku akan di marahi jika aktor cilik tidak berada di bawah naungan agensi"
"Dalam hal kemampuan akting, Adikku yang mirip dengan ku jauh lebih baik di bandingi denganku"ucap Aqua sambil menoleh ke arah Ruby
__ADS_1
"Tidak aku hanya menginginkan mu ganti akting mu dengan peran ai"
Dalam industri ini di sebut promosi ikatan
Pak sutradara memukul kepala Aqua Pelan dengan kertas yang di gulung di tangannya "Ini cara yang mendasar kau harus mengingat nya"
Hah..
"Apakah ai adalah hadiah tambahan untuk putra nya? sutradara bertampang garang itu sepertinya menyukaimu"tanya Miyako
"Apa yang kau lakukan sampai dia begitu menyukaimu?"
"Aku tidak melakukan apapun"bala Aqua
"Ehh pembohong~"celutuk (Name)
"Apa maksud mu (Name)"Tanya Aqua yang sedang bingung
"Oni-chan apakah kamu lupa? tadi kau mengatakan hal yang tidak sesuai dengan usia mu saat di lorong mana ada bocah yang tau sopan santun dan banyak bicara seperti orang dewasa"Jelas (Name)
Aqua terdiam sejenak
"ITU KARENA AKU LENGAH!"
"Haikkkkk~"elak (name) yang tidak mau berdebat panjang
...----------------...
"Mama! Mama!"
"Mama di mana?! aku ingin pulang"rengek Ruby yang mulai menangis di atas karpet
"Ruby one-chan-"(Name) hendak menghibur Ruby namun Ruby malah nangis makin keras
"MAMA! Mengapa mama tidak ada di sini!"tanya Ruby yang sedang menangis
"Hari syuting ku dan ai berbeda"balas Aqua pada Ruby
"Aku ingin segera pulang!! mencium dan memeluk mama!!!"kata Ruby yang masi menangis
"Kau kan sudah dewasa"_-
"Aku ingin menduduki dada Mama dan bertingkah imuttt!"lanjut Ruby
(Name) yang mendengar itu pun merinding dan berjalan ke sebelah Aqua
"Aqua aku merasa Ne-chan itu....agak gila?" bisik (Name) pada Aqua
Aqua lumayan setuju dengan apa yang (name) katakan
'Sudah se usia ini Masi tak tau malu?'batin Aqua
Ruby Masi terus merengek (Name) Hanya menatap nya datar sedangkan Aqua hanya menggeleng kan kepalanya melihat tingkah sang adik yang ingin menemui mama nya
*Plak
Suara tepukan gulungan kertas berhasil menarik perhatian kembar tiga
Dari asalnya suara itu terlihat seorang anak perempuan berambut merah, dengan topi yang menutupi rambutnya
"Ini lokasi syuting profesional. Jika kalian datang untuk bermain, maka segeralah pulang!" ucap anak itu dengan menunjuk kembar 3 menggunakan gulungan kertas nya.
"Apa? Tempat syuting profesional? Apa aku tidak salah dengar? yang benar saja. Aku dengar dari pak sutradara tempat ini adalah pembuatan film dengan anggaran yang rendah. Kau mengatakan bahwa ini adalah tempat syuting profesional...nona?? Baiklah terserah nona aku menghargai pendapat mu yg melihat lokasi ini seperti itu.." ucap (name) pada anak itu sambil tersenyum
Anak perempuan itu terlihat kesal dengan ucapan (name) yang terdengar menghinanya dan sok dewasa
Lah kan dia emang dewasa mba
"Itu..."
???
"Namaku Kana Arima, aku aktris film ini. " ucap Kana memperkenalkan dirinya
Ruby tiba tiba berhenti menangis mendengar nama 'kana'
"Bukan kah dia itu......"Ruby mulai menunjuk Kana
"Siapa namanya??"
"Bintang cilik berbakat yang bisa menjilat Baking soda"Lanjut Ruby
"Bintang cilik berbakat yang bisa menangis dalam 10 detik!!!"Ucap Kana membenarkan
"Semua orang bilang adegan menangis ku di drama itu cukup bagus aku ini hebat tau"Ucap Kana yang sedang memuji dirinya
'Beliau satu ini sungguh kocak gaming'Batin (Name)
"Ngeriii bgt"Ucap (name)
"Beberapa orang sangat keras terhadap aktor cilik. itu seperti mu"ucap Aqua pada Ruby
"Dari awal aku sudah tau kalian pasti masuk tim dengan cara yang curang!!"ucap Kana
"Saat pembacaan naskah, jelas tidak ada adeganmu dari idola itu. Mama juga bilang ini rahasia sutradara. tetap saja ini salah!!"teriak Kana kesal
"Berisik tau~"Gumam (Name) yang di dengar oleh Aqua
"Sebenarnya tidak seperti itu-"
"Aku juga melihat karyanya sebelumnya"ucap Kana yang memotong balasan Aqua
"Idola itu tidak memilki banyak adegan sama sekali"ucap Kana sambil melipat kedua tangannya
"Hah?!"
"Hei! apa maksud mu bocah!!"(Name) yang terpancing emosi nya mulai kesal dia mengepalkan tangannya tapi (Name) tidak di izinkan oleh Aqua untuk memukulnya
"Tapi.....dia-"
Aqua hanya menggeleng
"Hai' "(Name) hanya melirih lesu
Kana melangkah keluar dari ruangan
"Pasti aktingnya sangat buruk jika adegannya sampai di potong habis"dia berhenti dan menoleh ke arah kembar 3 sambil tersenyum menghina
"Tampak nya dia cukup pandai menyanjung"
"Kak asisten bantu Kana bawa tas"
'Eh.....'(Name) menatap kedua kakak nya yg seperti memancarkan aura aneh
"Kakak....."
"Aku tau, dia hanya anak kecil jadi aku tidak akan membunuhnya"
(Name) yang melihat wajah suram Aqua dan Ruby pun terdiam
'Kowai!!! Ternyata kalau kakak kakakku kalau sedang marah mereka menyeramkan juga'batin (name) bergidik ngeri
...----------------...
Akhirnya selesai udah lumayan panjang kan bab nya 🗿
__ADS_1
Jangan lupa dukungan
Sampai jumpa di next bab ✨