
Setelah sebelumnya Shin mendapatkan sebuah misi dari seorang wanita yang menelponnya yang juga merupakan teman lamanya dulu.
Shin pun kemudian mengganti pakaiannya dan bersiap pergi menemui Wanita tersebut.
Setelah mengganti pakaiannya, Shin kemudian pergi menemui Wanita tersebut di tempat dimana mereka sering bertemu ketika melakukan suatu pertemuan.
Tempat tersebut adalah sebuah Cafe yang berada tidak jauh dari rumah Ace.
Setelah sampai di Cafe tersebut.
Shin kemudian duduk di salah satu meja dan memesan menu untuk Ia santap sambil menunggu Wanita tersebut tiba.
Pesanan milik Shin pun tiba di mejanya yang merupakan sebuah kopi hitam dan sebuah kue coklat yang kemudian ia santap.
Shin pun menjadi pusat perhatian di Cafe tersebut yang terlihat sebagai Pria tampan dengan rambut hitam dan pupil mata birunya dan dengan outfit jaket hitam dengan baju kaos putih dan celana jeans hitam miliknya.
Penampilan Shin disini terlihat seperti seorang model yang tengah istirahat makan siang.
Beberapa saat kemudian.
Seorang Wanita dengan rambut coklat panjang terurai dengan pakaian jas kantoran hitam yang datang menghampiri Shin.
Melihat hal tersebut semua orang di Cafe itu pun menjadi semakin menjadikan Shin sebagai pusat perhatian.
Menyadari hal tersebut Wanita itu pun meminta kepada pelayan di sana untuk memindahkan tempat mereka ke tempat yang lebih tertutup lagi.
Setelah itu, mereka pun pindah ke tempat yang lebih tertutup di Cafe tersebut.
Akhirnya, situasi pun menjadi kondusif untuk melakukan pembicaraan.
Shin pun memulai pembicaraan dengan berkata " Jadi, apa hal yang ingin aku lakukan tersebut, Alice? " dengan wajah malasnya.
__ADS_1
Wanita tersebut adalah Wanita bernama Alice Wonder yang merupakan teman lama Shin ketika mereka masih di Akademi Esper dahulu. Perlu diketahui juga Alice adalah seorang Esper dengan Rank B peringkat 1.
" Baiklah kalau begitu kita langsung ke intinya saja " kata Alice dengan wajah seriusnya dan langsung mengeluarkan Handphone miliknya.
Dari Handphone milik Alice tersebut muncul sebuah hologram dengan sebuah berita didalamnya.
Judul dari berita tersebut adalah " Kedatangan Jack the Ripper " dengan gambar sebuah TKP tempat pembunuh yang telah disensor dibeberapa bagiannya.
Melihat hal tersebut Shin pun membuat wajah seriusnya.
Alice pun kemudian menjelaskan beberapa hal mengenai berita tersebut yang singkatnya adalah seperti begini :
Sekitar sebulan yang lalu para hari minggu pagi, polisi telah menemukan sebuah mayat seorang wanita yang kehilangan jantungnya dengan sebuah pesan di tangannya yang bertuliskan " Aku telah datang, Jack the Ripper ".
Setelah kejadian itu, setiap hari minggu pagi ditemukan seorang mayat dengan pesan yang sama juga.
Yang membuat kasus ini menjadi sangat besar adalah adanya dugaan bahwa Si Jack the Ripper ini adalah seorang Esper atau orang yang setidaknya mampu menggunakan seni beladiri Guardian.
Sedikit informasi, seni beladiri Guardian adalah sebuah seni beladiri yang diciptakan untuk setidaknya mengimbangi para Esper tapi hal ini merupakan sebuah kerahasiaan bagi khayalak umum.
yang pertama, adanya seorang Esper dengan Rank B yang telah menjadi korbannya dan Esper ini bukan Esper sembarangan karena Esper ini merupakan Esper Rank B dengan peringkat 25.
Yang kedua, korban dari kasus ini terlihat pada lubang di dadanya jantungnya menghilang bukan karena melalui proses pembedahan sama sekali melainkan dengan jantungnya yang dicabut paksa dengan menggunakan tangan.
Dan yang terakhir, saat kasusnya dengan Esper sebelumya pada TKP nya terlihat sangat berantakan seolah olah mereka telah melakukan pertarungan sebelumnya dan hal itu pun dibuktikan lagi dengan beberapa luka pada Esper tersebut.
Setelah Alice menjelaskan beberapa hal tersebut.
Shin pun berpikir sejenak untuk mencerna beberapa informasi tersebut.
Setelah mencerna informasi tersebut, Shin kemudian berkata " Aku kurang lebih mengerti tentang kasus ini, tapi ada beberapa hal yang membuat diriku kebingungan misalnya mengapa kalian masih belum mengetahui pelakunya? " dengan kebingungan diwajahnya.
__ADS_1
Pertanyaan Shin tersebut walaupun terlihat berlebihan tapi sebenarnya ini adalah pertanyaan yang sangat wajar hal tersebut karena di dunia ini teknologi sudah sangat canggih hingga hampir semua aktivitas seseorang bisa dilihat karena sangking canggihnya teknologi di Zaman Shin tersebut dan lagi walaupun orang tersebut bisa menghindari pengawasan dari teknologi masih ada Esper dengan kemampuan Psikometri yang sangat hebat sehingga mampu membuat pelaku kejahatan dengan sangat mudah bisa diketahui.
Alice pun membuat wajah bermasalah " Disitulah kami sangat kebingungan karena entah mengapa ketika kejadian tersebut terjadi semua kamera pengawasan di TKP tidak bisa menangkap apapun di sana seolah olah telah rusak tapi setelah kejadian tersebut usai kamera tersebut pun kembali berfungsi lagi dan membingungkan lagi adalah ketika kami menurunkan Esper dengan kemampuan Psikometri entah mengapa Esper tersebut menjadi tidak bisa melihat apa-apa pada waktu kejadian tersebut berlangsung " dengan wajah mengeluh nya.
Akhirnya pertanyaan Shin pun terjawab dan Shin kemudian berkata lagi " Jadi, apa hubungannya antara berita ini dengan misi yang akan aku laksanakan? ".
Alice kemudian menjawab " Aku ingin kau untuk menyelidiki kasus ini dan menangkap Jack the Ripper " dengan wajah yang penuh semangat.
Shin kemudian berkata " Baiklah kalau begitu tapi aku masih bingung mengapa untuk kasus seperti ini kau sampai memohon kepadaku? Bukankah kalian punya banyak agen yang siap untuk melakukan hal tersebut? " .
Wajah Alice pun tiba-tiba murung, khawatir dan ketakutan dan berkata " Kalau soal itu masih kami rahasiakan ".
Melihat hal tersebut Shin kemudian berkata " Tidak apa-apa kalau itu dirahasiakan " .
Alice pun kemudian berkata " Terimakasih telah mengerti akan hal tersebut " dengan wajah yang masih ketakutan dan sangat khawatir terhadap Shin.
Setelah melakukan obrolan tersebut Shin pun pergi meninggalkan tempat tersebut dengan dibekali beberapa file tambahan dari Alice seperti peta TKP kasus tersebut dan beberapa foto yang berhubungan dengan kasus tersebut.
Shin pun kemudian berjalan pulang kerumahnya sambil melihat beberapa file di Handphone miliknya tentang kejadian tersebut.
Setelah melihat file-file tersebut Shin pun melihat hari di Handphone miliknya.
Shin pun tersenyum dan berkata " Sungguh keberuntungan yang tak terduga aku bisa menyelesaikan misi ini dengan cukup mudah " dengan hari di handphone miliknya yang menunjukkan Hari Sabtu.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Terimakasih telah membaca.