Kekuattan Ikatan Persaudaraan

Kekuattan Ikatan Persaudaraan
Senjata sihir baru Alice&Nicole


__ADS_3

Nicole:”Huh Membelah Batu Pasti Sangat Mudah Hahaha”


Rayan:”Pftt,Kau Meremehkan Latihan ini yah?”


(Tertawa Kecil)


Nicole:”Memangnya Batu Seperti apa yang harus Di Potong?!”


(Wajah Kesal)


Rayan:”Lihat saja Nanti,Tidak Usah Bawel”


Alice:”Hahaha,Kalian Ini.Nah Jadi Kita akan memotong batu memakai apa?”


Haru:”Kalian Bisa Memilih Senjata Sesuai Kemauan kalian,Bahkan Jika Itu hanya sekedar gunting”


(Tersenyum)


Alice:”Hanya Gunting?Apakah bisa Memotong batu”


Haru:”Tentu saja,Karena Bukan sembarang gunting”


Rayan:”Yaps,Haru Benar semua senjata bebas di pilih tapi akan di test ke cocokkan dengan penggunanya”


Alice:”Wah Aku Ingin mencobanya”


Haru:”Nah Alice,Kau Ingin senjata apa?”


Alice:”Emmm,Gunting!”


Haru:”wah sepertinya kau tertarik dengan cerita kami tadi”


Alice:”Hehe”


Haru:”Lalu Nicole,Bagaimana Dengan mu”


Nicole:”Eeem...Aku Ingin...Nah Aku ingin sebuah-“


Rayan:”Apakah Sebuah Pedang Itu pasti keren!”


Nicole:”Hey!Kenapa Jadi Kamu Yang Menjawab.Aku menginginkan Pisau!”


Rayan:”Hahaha,Yang benar saja lebih keren Pedang dong”


Nicole:”Idih Itu Hak Ku!”


Haru:”Hahaha,Baiklah,sebelum itu kita ke paman pembuat senjata dulu”


Alice:”Paman Pembuat senjata?”


Haru:”Yah,Paman Leigh...Dia Bisa Membuat Berbagai Senjata Yang hebat Khusus Murid Kakek Ryu”


Alice:”Kenapa hanya Murid kakek Ryu?”


Haru:”Jika Senjata Jatuh Ke tangan orang yang tidak tepat bisa bahaya.Kakek Ryu adalah sahabat lama paman Leigh Jadi Paman Leigh sudah sangat percaya pada kakek Ryu”


Alice:”Ah,Begitu Ternyata”


Nicole:”Ayo Berangkat Jangan Lama-Lama Ih”


Rayan:”Sabaran dikit kenapa sih”


Nicole:”Terserah Aku,Wleee”


Haru:”Baiklah,Ayo kita Berangkat”


...(Setelah Beberapa menit perjalanan)...


Haru:”Nah Kita sudah Sampai


Alice:”Jarak Tempatnya Tak Terlalu jauh yah”


Haru:”Tentu saja”


Paman Leigh:”Haru?Apakah Senjata Mu Rusak lagi Hah!”


(Wajah Kesal)


Haru:”E-eh Tidak Paman”


Paman Leigh:”Jadi Tujuanmu apa?”


Haru:”Kakek Ryu Memilikki Murid baru yang membutuhkan senjata untuk latihan selanjutnya”


Paman Leigh:”Wah Orang Tua itu sangat baik hati menerima Murid baru”


Rayan:”Bukankah Kau Juga Tua”


Paman Leigh:”Hey Umurku Baru 50-an”


Rayan:”*Didalam Hati(Itu sudah termasuk tua)*”


Paman Leigh:”Mana Murid baru si kakek tua itu?”


Alice:”Hai Paman Leigh,Namaku Alice Dan Ini Temanku Nicole”


Paman Leigh:”Alice,Nicole Kalian Terlihat sangat imut dan cantik,Apakah Kalian Ingin Menikah Dengan Paman suatu hari nanti”


Haru:”(Memukul Paman Leigh)”


Alice&Nicole:”Pfttt”


Paman Leigh:”Hei Haru Apa Yang Kau lakukan ini menyakitkan *Hiks hiks*”

__ADS_1


Haru:”Paman Kau tidak bisa melihat wanita cantik sedikit saja yah”


(Wajah Kesal)


Rayan:”Kau Tak Bisa Menikahi Anak Kecil”


(Wajah kesal)


Paman Leigh:”Maaf-Maaf.Jadi Senjata apa yang ingin kalian Milikki”


Alice:”Aku Ingin Gunting!”


Nicole:”Aku Pisau!”


Paman Leigh:”Emmm Baiklah Ayo Kita Lihat Senjata seperti apa yang cocok untuk kalian”


Paman Leigh:”Aaah Aku Tahu.Baiklah Kalian Dapat Menunggu selama 3 Hari”


Alice:”3 Hari?Berarti Latihan selanjutnya di tunda dong”


Haru:”Yah Benar Selama 3 hari itu kalian Akan Pemanasan Saja dulu”


Alice:”Baiklah”


Nicole:”Lama Sekaliii!”


Rayan:”Kau Ini Cerewet sekali!”


Haru:”Ayo Kita Mulai Pemanasan Dari Sekarang!”


Rayan:”Kita?!Kita Juga!”


Haru:”Tentu saja”


Rayan:”Hah?!”


Haru:”Hahaha,Ayo Kita Lari Ke gunung dan kembali dengan cepat,Tenang Gunung itu aman”


Alice:”ayo Nicole!”


Nicole:”Yosh!”


...(Setelah 3 Hari)...


Paman Leigh:”Ini dia Senjata kalian”


Alice:”W-waaaah Mereka Besar Sekali Dan Imut”


Nicole:”Benar Imut sekali!”



Paman Leigh:”Sebelum Itu Kalian Harus Di Test,Tapi Si Tua Ryu lah yang Mengetest kalian”


Nicole:”Mengetest apa?”


Alice:”Waaah Aku sudah tidak sabar”


Kakek Ryu:”Hai Semua”


Rayan:”Eeeh Semenjak Kapan kau di sini”


(Tiba-Tiba Ada di samping rayan)


Kakek Ryu:”Hahaha”


Kakek Ryu:”Waaah Senjata Yang Indah Untuk anak perempuan”


Paman Leigh:”Tentu saja,Siapa Dulu Pembuatnya,Hahaha”


Kakek Ryu:”Dih sombong sekali”


Kakek Ryu:”Baiklah Dimulai Dari Alice”


Alice:”Hah Aku?Apa yang harus di lakukan?”


Kakek Ryu:”Bukan kah itu gunting?Coba Kau Buka”


Alice:”Eh Baiklah.Ini Berat”


Kakek Ryu:”Coba Buka sampai Bisa”


Alice:”Baik!,Eeee b-berat”


Haru:”Ayo kau pasti bisa”


(Tersenyum)


Alice:”T-Terbuka!”


...Sinar Putih Yang Sangat Terang tiba-tiba muncul!...


Kakek Ryu:”Waaaah,Sinar Putih Yang Terang!Sangat Langkah”


Alice:”Eh Tidak Berat lagi”


Haru:”Wah Berarti kau bisa mencocokkan diri pada gunting itu”


Nicole:”Waaaaah Bagus Alice!”


Kakek Ryu:”Nah Selanjutnya Nicole”


Nicole:”Okeee!”

__ADS_1


Nicole:”Tunggu,Apa Yang harus ku lakukan”


Kakek Ryu:”Angkat Pisau Itu Dan Ayunkan Ke Udara sebisamu”


Nicole:”Haaah!Ini pasti berat sekali”


(Wajah putus asa)


Rayan:”Hey ayolah masa gitu doang langsung putus asa,Lemaaah Huh!”


Nicole:”Aku Tidak Lemah!Lihat yah akan ku coba!”


(Singkat Cerita Nicole berhasil mengayunkan pisau itu)


...Tiba tiba Cahya kuning muda yang berkilau muncul...


Kakek Ryu:”Cahaya yang indah...”


Haru:”Cahaya apa yang dimiliki Alice?kenapa hanya putih”


Kakek Ryu;”Cahaya itu sebenarnya sangat bagus!Tapi belum tahu apa kekuatan sihir nya”


Haru:”Ah Begitu,Berarti itu sangat langkah”


Haru:”Waaah Alice Kau Beruntung sekali”


Alice:”Ah Benarkah?”


Kakek Ryu:”Bisa di bilang begitu”


Nicole:”Bagimana denganku!”


Kakek Ryu:”Cahaya Kuning muda yang berkilau itu cukup langkah juga,Kekuattan sihir yang indah Dn Cepat Bagaikan Petir”


Rayan:”Wah Bagus!”


Nicole:”Ini pasti akan menyenangkan”


Paman Leigh:”Cahaya Putih itu!Mengingatkan ku pada Shira”


Kakek Ryu:”Kau Benar dia Perempuan yang hebat Memilikki Kekuattan yang indah namun entah kenapa cahaya itu Memilikki Kekuattan yang berbeda beda”


Alice:”Shira?siapa itu?”


Paman Leigh;”Itu sahabat kami juga,Dia Tiada 30 thn saat Melawan Pemimpin iblis”


Alice:”Maaf aku tidak tahu”


Paman Leigh:”Tidak apa”


Nicole:”Waaah Masih mudah sekali”


Paman Leigh:”Kau Benar,Tapi Itu sudah takdir”


Kakek Ryu:”Alice,Kekuatan sihir mu tergantung aura mu itulah sihir dari Cahaya putih”


Haru:”Wah Terdengar Menakjubkan!”


Rayan:”Bagaimana Langsung Cari tahu dengan cara melanjutkan latihan”


Haru:”Ide yang Bagus”


Kakek Ryu:”Baiklah Kalian Boleh Ke hutan White Garden Di sana Bebas Iblis Dan Terdapat Batu yang sangat Berguna”


Alice:”Apakah Kakek Tidak Ikut”


Kakek Ryu:”Maaf untuk saat ini tidak dikarenakan ada beberapa urusan yang belum selesai”


Haru:”Tidak Apa-Apa Serahkan saja pada kami”


Kakek Ryu:”Terimakasih haru”


Rayan:”Ayo Berangkat Menaikki Bebek Ini”


Alice:”Waaaah Imut sekali”


Nicole:”Aku Ingin Naik!ingin naik!”


...Mereka pun menuju ke hutan dan sampai tujuan dengan aman ......


Haru:”Nah Ini Dia Batunya”


Nicole:”Hah?Seriusan!Bisa bisa Senjata kami yang patah”


Haru:”Itu semua tergantung pada kalian sendiri”



Alice:”Baiklah Akan Ku Coba”



Alice:”Eeeeh Bisa!Tapi hanya Potongan Kecil”


Haru:”Wah Alice!Ayo Coba Lagi!”


Nicole:”Waaah Keren Alice!”


Rayan:”Waaah Langsung berhasil!”



Haru,Rayan,Nicole:”Haaaah!”

__ADS_1



...Bersambung......


__ADS_2