
Nicole:”Huh Membelah Batu Pasti Sangat Mudah Hahaha”
Rayan:”Pftt,Kau Meremehkan Latihan ini yah?”
(Tertawa Kecil)
Nicole:”Memangnya Batu Seperti apa yang harus Di Potong?!”
(Wajah Kesal)
Rayan:”Lihat saja Nanti,Tidak Usah Bawel”
Alice:”Hahaha,Kalian Ini.Nah Jadi Kita akan memotong batu memakai apa?”
Haru:”Kalian Bisa Memilih Senjata Sesuai Kemauan kalian,Bahkan Jika Itu hanya sekedar gunting”
(Tersenyum)
Alice:”Hanya Gunting?Apakah bisa Memotong batu”
Haru:”Tentu saja,Karena Bukan sembarang gunting”
Rayan:”Yaps,Haru Benar semua senjata bebas di pilih tapi akan di test ke cocokkan dengan penggunanya”
Alice:”Wah Aku Ingin mencobanya”
Haru:”Nah Alice,Kau Ingin senjata apa?”
Alice:”Emmm,Gunting!”
Haru:”wah sepertinya kau tertarik dengan cerita kami tadi”
Alice:”Hehe”
Haru:”Lalu Nicole,Bagaimana Dengan mu”
Nicole:”Eeem...Aku Ingin...Nah Aku ingin sebuah-“
Rayan:”Apakah Sebuah Pedang Itu pasti keren!”
Nicole:”Hey!Kenapa Jadi Kamu Yang Menjawab.Aku menginginkan Pisau!”
Rayan:”Hahaha,Yang benar saja lebih keren Pedang dong”
Nicole:”Idih Itu Hak Ku!”
Haru:”Hahaha,Baiklah,sebelum itu kita ke paman pembuat senjata dulu”
Alice:”Paman Pembuat senjata?”
Haru:”Yah,Paman Leigh...Dia Bisa Membuat Berbagai Senjata Yang hebat Khusus Murid Kakek Ryu”
Alice:”Kenapa hanya Murid kakek Ryu?”
Haru:”Jika Senjata Jatuh Ke tangan orang yang tidak tepat bisa bahaya.Kakek Ryu adalah sahabat lama paman Leigh Jadi Paman Leigh sudah sangat percaya pada kakek Ryu”
Alice:”Ah,Begitu Ternyata”
Nicole:”Ayo Berangkat Jangan Lama-Lama Ih”
Rayan:”Sabaran dikit kenapa sih”
Nicole:”Terserah Aku,Wleee”
Haru:”Baiklah,Ayo kita Berangkat”
...(Setelah Beberapa menit perjalanan)...
Haru:”Nah Kita sudah Sampai
Alice:”Jarak Tempatnya Tak Terlalu jauh yah”
Haru:”Tentu saja”
Paman Leigh:”Haru?Apakah Senjata Mu Rusak lagi Hah!”
(Wajah Kesal)
Haru:”E-eh Tidak Paman”
Paman Leigh:”Jadi Tujuanmu apa?”
Haru:”Kakek Ryu Memilikki Murid baru yang membutuhkan senjata untuk latihan selanjutnya”
Paman Leigh:”Wah Orang Tua itu sangat baik hati menerima Murid baru”
Rayan:”Bukankah Kau Juga Tua”
Paman Leigh:”Hey Umurku Baru 50-an”
Rayan:”*Didalam Hati(Itu sudah termasuk tua)*”
Paman Leigh:”Mana Murid baru si kakek tua itu?”
Alice:”Hai Paman Leigh,Namaku Alice Dan Ini Temanku Nicole”
Paman Leigh:”Alice,Nicole Kalian Terlihat sangat imut dan cantik,Apakah Kalian Ingin Menikah Dengan Paman suatu hari nanti”
Haru:”(Memukul Paman Leigh)”
Alice&Nicole:”Pfttt”
Paman Leigh:”Hei Haru Apa Yang Kau lakukan ini menyakitkan *Hiks hiks*”
__ADS_1
Haru:”Paman Kau tidak bisa melihat wanita cantik sedikit saja yah”
(Wajah Kesal)
Rayan:”Kau Tak Bisa Menikahi Anak Kecil”
(Wajah kesal)
Paman Leigh:”Maaf-Maaf.Jadi Senjata apa yang ingin kalian Milikki”
Alice:”Aku Ingin Gunting!”
Nicole:”Aku Pisau!”
Paman Leigh:”Emmm Baiklah Ayo Kita Lihat Senjata seperti apa yang cocok untuk kalian”
Paman Leigh:”Aaah Aku Tahu.Baiklah Kalian Dapat Menunggu selama 3 Hari”
Alice:”3 Hari?Berarti Latihan selanjutnya di tunda dong”
Haru:”Yah Benar Selama 3 hari itu kalian Akan Pemanasan Saja dulu”
Alice:”Baiklah”
Nicole:”Lama Sekaliii!”
Rayan:”Kau Ini Cerewet sekali!”
Haru:”Ayo Kita Mulai Pemanasan Dari Sekarang!”
Rayan:”Kita?!Kita Juga!”
Haru:”Tentu saja”
Rayan:”Hah?!”
Haru:”Hahaha,Ayo Kita Lari Ke gunung dan kembali dengan cepat,Tenang Gunung itu aman”
Alice:”ayo Nicole!”
Nicole:”Yosh!”
...(Setelah 3 Hari)...
Paman Leigh:”Ini dia Senjata kalian”
Alice:”W-waaaah Mereka Besar Sekali Dan Imut”
Nicole:”Benar Imut sekali!”
Paman Leigh:”Sebelum Itu Kalian Harus Di Test,Tapi Si Tua Ryu lah yang Mengetest kalian”
Nicole:”Mengetest apa?”
Alice:”Waaah Aku sudah tidak sabar”
Kakek Ryu:”Hai Semua”
Rayan:”Eeeh Semenjak Kapan kau di sini”
(Tiba-Tiba Ada di samping rayan)
Kakek Ryu:”Hahaha”
Kakek Ryu:”Waaah Senjata Yang Indah Untuk anak perempuan”
Paman Leigh:”Tentu saja,Siapa Dulu Pembuatnya,Hahaha”
Kakek Ryu:”Dih sombong sekali”
Kakek Ryu:”Baiklah Dimulai Dari Alice”
Alice:”Hah Aku?Apa yang harus di lakukan?”
Kakek Ryu:”Bukan kah itu gunting?Coba Kau Buka”
Alice:”Eh Baiklah.Ini Berat”
Kakek Ryu:”Coba Buka sampai Bisa”
Alice:”Baik!,Eeee b-berat”
Haru:”Ayo kau pasti bisa”
(Tersenyum)
Alice:”T-Terbuka!”
...Sinar Putih Yang Sangat Terang tiba-tiba muncul!...
Kakek Ryu:”Waaaah,Sinar Putih Yang Terang!Sangat Langkah”
Alice:”Eh Tidak Berat lagi”
Haru:”Wah Berarti kau bisa mencocokkan diri pada gunting itu”
Nicole:”Waaaaah Bagus Alice!”
Kakek Ryu:”Nah Selanjutnya Nicole”
Nicole:”Okeee!”
__ADS_1
Nicole:”Tunggu,Apa Yang harus ku lakukan”
Kakek Ryu:”Angkat Pisau Itu Dan Ayunkan Ke Udara sebisamu”
Nicole:”Haaah!Ini pasti berat sekali”
(Wajah putus asa)
Rayan:”Hey ayolah masa gitu doang langsung putus asa,Lemaaah Huh!”
Nicole:”Aku Tidak Lemah!Lihat yah akan ku coba!”
(Singkat Cerita Nicole berhasil mengayunkan pisau itu)
...Tiba tiba Cahya kuning muda yang berkilau muncul...
Kakek Ryu:”Cahaya yang indah...”
Haru:”Cahaya apa yang dimiliki Alice?kenapa hanya putih”
Kakek Ryu;”Cahaya itu sebenarnya sangat bagus!Tapi belum tahu apa kekuatan sihir nya”
Haru:”Ah Begitu,Berarti itu sangat langkah”
Haru:”Waaah Alice Kau Beruntung sekali”
Alice:”Ah Benarkah?”
Kakek Ryu:”Bisa di bilang begitu”
Nicole:”Bagimana denganku!”
Kakek Ryu:”Cahaya Kuning muda yang berkilau itu cukup langkah juga,Kekuattan sihir yang indah Dn Cepat Bagaikan Petir”
Rayan:”Wah Bagus!”
Nicole:”Ini pasti akan menyenangkan”
Paman Leigh:”Cahaya Putih itu!Mengingatkan ku pada Shira”
Kakek Ryu:”Kau Benar dia Perempuan yang hebat Memilikki Kekuattan yang indah namun entah kenapa cahaya itu Memilikki Kekuattan yang berbeda beda”
Alice:”Shira?siapa itu?”
Paman Leigh;”Itu sahabat kami juga,Dia Tiada 30 thn saat Melawan Pemimpin iblis”
Alice:”Maaf aku tidak tahu”
Paman Leigh:”Tidak apa”
Nicole:”Waaah Masih mudah sekali”
Paman Leigh:”Kau Benar,Tapi Itu sudah takdir”
Kakek Ryu:”Alice,Kekuatan sihir mu tergantung aura mu itulah sihir dari Cahaya putih”
Haru:”Wah Terdengar Menakjubkan!”
Rayan:”Bagaimana Langsung Cari tahu dengan cara melanjutkan latihan”
Haru:”Ide yang Bagus”
Kakek Ryu:”Baiklah Kalian Boleh Ke hutan White Garden Di sana Bebas Iblis Dan Terdapat Batu yang sangat Berguna”
Alice:”Apakah Kakek Tidak Ikut”
Kakek Ryu:”Maaf untuk saat ini tidak dikarenakan ada beberapa urusan yang belum selesai”
Haru:”Tidak Apa-Apa Serahkan saja pada kami”
Kakek Ryu:”Terimakasih haru”
Rayan:”Ayo Berangkat Menaikki Bebek Ini”
Alice:”Waaaah Imut sekali”
Nicole:”Aku Ingin Naik!ingin naik!”
...Mereka pun menuju ke hutan dan sampai tujuan dengan aman ......
Haru:”Nah Ini Dia Batunya”
Nicole:”Hah?Seriusan!Bisa bisa Senjata kami yang patah”
Haru:”Itu semua tergantung pada kalian sendiri”
Alice:”Baiklah Akan Ku Coba”
Alice:”Eeeeh Bisa!Tapi hanya Potongan Kecil”
Haru:”Wah Alice!Ayo Coba Lagi!”
Nicole:”Waaah Keren Alice!”
Rayan:”Waaah Langsung berhasil!”
Haru,Rayan,Nicole:”Haaaah!”
__ADS_1
...Bersambung......