
terdengar ledakan yang cukup menggetarkan markas bandit hutan hijau.
para anggota bandit hijau langsung pergi ke arah sumber ledakan.
"semua anggota segera pergi ke depan untuk melawan,sisa nya pergi ke tempat penyimpanan harta untuk mengamankan harta kita."ucap Ketua mereka yang bernama tu Dian.
"anggota bandit hijau adalah bandit gunung yang berada di peringkat 3 yang berada di kota hufer."
"rata rata dari anggota mereka adalah seniman beladiri yang cukup kuat dan juga basis kultivasi mereka berada di ranah manifestasi qi *5-*7."
"dan pemimpin mereka berada di pengolahan tubuh *3.sehingga para bandit hutan hijau cukup ditakuti."ucap xuan Tian yang melalui ingatan pemilik tubuh sebelumnya.
seorang bandit masuk ke dalam ruangan tahan,dengan muka mengerikan dia berkata.
"kalian semua tetap di sini!,jangan ada yang keluar satu pun,jika kalian berani keluar dan melarikan diri,kami akan mengejar kalian sampai ujung dunia,akan ku bunuh kalian dengan sangat menderita dan menyakitkan!."ucap salah satu anak buah bandit hutan hijau yang mengancam para tahanan untuk tidak kabur.
mendengar hal itu para orang orang yang di tahan langsung ketakutan akan ancaman orang itu.
"tcih banyak omong kau brengsek, lebih baik mulut mu itu gunakan dengan baik!."ucap xuan Tian yang langsung memukul perut pria itu hingga membuat lubang besar di perut nya.
melihat hal itu orang orang yang di tahan bukannya merasakan takut atas pembunuhan itu, namun mereka bersorak dengan bahagia dan dendam mereka akhirnya terbalaskan.
"kalian sekarang sudah bebas,lari lah sejauh mungkin dan jangan sampai tertangkap oleh mereka lagi,aku berharap kalian akan hidup lebih baik kedepannya."ucap xuan Tian
"terimakasih, terimakasih tuan...,kami akan membalas kebaikan mu di masa mendatang."ucap salah satu dari mereka.
"ya,aku harap kita bisa berjumpa lagi dengan kondisi kalian yang sudah lebih baik."ucap xuan Tian dengan sedikit tersenyum.
mereka semua langsung lari berhamburan untuk menyelamatkan diri mereka masing masing.
namun ada salah satu orang yang tidak ikut melarikan diri,yaitu paman yang di ajak ngobrol oleh xuan Tian.
melihat hal itu xuan Tian cukup penasaran mengapa Paman itu tidak ikut melarikan diri bersama para tahanan lain nya.
"paman,mengapa lama tidak ikut melarikan diri?, padahal paman sudah bisa bebas sekarang?."tanya xuan Tian.
__ADS_1
"sebenarnya aku sangat ingin sekali untuk bisa bebas dari tempat yang mengerikan ini, namun aku harus membalaskan dendam ku!."ucap paman itu.
"teman temanku di bunuh semua oleh para bandit gunung bajingan itu,kami sudah bersama lebih dari 10 tahun dan aku sudah menganggap mereka seperti keluarga."ucap paman itu yang bersedih atas kejadian yang menimpa nya
"sebelum mereka mati, mereka meminta ku untuk membalaskan dendam mereka suatu saat,dan kini ku ras ini adalah waktu yang tepat untuk membalaskan dendam nya."ucap paman itu dengan tekad yang bulat.
mendengar hal itu xuan Tian cukup kasihan dengan paman itu.
"baik lah paman, apakah paman butuh bantuan untuk membalaskan dendam paman?."tanya xuan Tian.
"a-apakah tuan mau membantu saya?."tanya paman itu
"ya!,tentu saja,aku akan membantu paman untuk membalaskan dendam paman dan rekan rekan seperjuangan paman Kepada mereka."ucap xuan Tian.
"te-terimakasih nak atas bantuan mu,aku tidak tahu bagaimana cara membalas kebaikanmu,dan aku tidak akan melupakan kebaikanmu."ucap paman itu.
"paman bisa mengucapkan terimakasih kepada ku setelah kita berhasil membalas kan dendam paman."ucap xuan Tian
mendengar hal itu paman itu cukup tersentuh atas kebaikan xuan Tian.
"namun sebelum itu kita harus mengenalkan diri kita masing masing,aku adalah chi sen, bagaimana denganmu anak muda?."tanya chi sen.
"baiklah, sekarang kita harus menyusun rencana terlebih dahulu,agar pembalasan dendam paman akan bis berjalan mulus."ucap xuan Tian.
kini xuan tian dan paman chi sen menyusun rencana.
***
kini di sebuah tempat sedang di jaga oleh puluhan orang anggota bandit hutan hijau.
"bos,mengapa kita tidak membantu ketua, pasti di sana kekurangan orang untuk bertarung."ucap salah satu anak buah.
"apakah kau bodoh!, mereka menyerang kita untuk mencuri harta milik kita,itu hanya pengalihan agar kita semua pergi berperang melawan mereka."ucap bos mereka.
"namun bos, selama kita beberapa jam di sini,tidak ada tanda tanda bahwa akan ada orang yang datang ke sini,dan lagiaan kita sudah memindahkan tempat penyimpanan harta kita, sehingga pasti mereka tidak akan mengetahui lokasi ini."ucap anak buah nya.
__ADS_1
"memang kau benar, namun ini adalah perintah oleh ketua langsung, sehingga kita tidak boleh membantah perintah oleh ketua,dan kau sebaiknya terus berjaga dan kurangi omong kosong mu!."ucap bos dari anak buah itu.
tiba tiba datang sebuah burung merpati yang di kaki nya membawa sebuah kertas.
melihat hal itu bos mereka langsung mengambil surat tersebut.
bos itu langsung membaca isi surat itu,dan betapa terkejutnya ia, bahwa ketua meminta mereka untuk membantu mereka dengan meminta beberapa orang di kirim untuk berperang.
saat membaca pesan itu ia merasa sedikit ada yang aneh di isi pesan yang di bawa oleh burung itu, namun ia langsung menghilangkan perasaan nya itu.
"kalian, semua siap kan peralatan kalian,kita akan pergi membantu ketua berperang,dan sisa nya tetap jaga tempat ini dan jangan biarkan satu orang pun masuk ke wilayah ini."ucap bos itu.
"jika kalian gagal dalam menjaga nya,maka kalian akan ku bunuh di saat itu juga!, mengerti?."ucap bos mereka.
"mengerti bos."ucap mereka.
"bagus, jangan kecewakan aku."ucap bos mereka dan segera pergi dari tempat itu.
di balik sebuah dedaunan kini xuan Tian dan paman chi sen sedang memantau pergerakan dari anggota bandit hutan hijau di sebuah tempat yang di duga adalah tempat penyimpanan harta mereka.
"hahaha, mereka ternyata cukup mudah di bohongi."ucap paman chi sen.
"Ya, karena pada dasarnya mereka adalah segerombolan orang bodoh,yang hanya berani kepada orang orang yang lemah."ucap xuan Tian.
"baik lah, apakah paman sudah siap untuk membalaskan dendam paman?."tanya xuan Tian.
"Ya,aku sudah membulatkan tekad ku untuk membalaskan dendam rekan-rekan ku kepada bajingan bajingan itu."ucap paman chi sen dengan cukup penuh keyakinan.
"baiklah paman sesuai rencana awal yang telah kita buat."ucap xuan Tian.
"baik,aku akan membalaskan dendam ku kepada kalian bajingan!."ucap paman chi sen.
mereka berdua segera melesat ke arah tempat penyimpanan harta mereka
duarrrr....
__ADS_1
nb:hai para pembaca tercinta, jangan lupa like,komen dan tekan tombol favoritnya, karena dengan melakukan hal itu akan membuat novel ini dapat berkembang.
terimakasih:)