
Bab 91
Hari Resepsi pernikahan pak Sakti dan Nesa pun tiba.. Gedung pelaminan sudah terlihat sangat Cantik..
Orang Tua Nesa dan Saudara saudara nya pun sudah datang... Bu Amel dan Bu Citra juga terlihat sangat Cantik.. Ndari dan Zidan Juga sudah rapi..
Tamu undangan sebagian sudah datang..
Alunan music mengiringi Acara..
Pak Sakti dan Nesa pun Terlihat bak sepasang Raja dan Ratu..
Pak Sakti terlihat sangat tampan.. Begitu pula dengan Nesa.. yang terlihat sangat manis.. Cantik dan Anggun..
Mereka memasuki pelaminan dengan sambutan yang sangat meriah dari undangan yang hadir.
Satu persatu tamu memberi Selamat..
" Neng Nesa kumaha atuh.. Padahal mau ibu jodohin sama anak ibu eh Sudah keduluan Nak Wiwid.." Ucap bu Lilis tetangga bu Citra yang bertemu Nesa saat belanja Sayur dulu...
" Iya bu Lilis.. Siapa cepat dia dapat.." Ucap pak Sakti yang mendengar nya..
" Nak Wiwid Bisa saja.. Semoga Kalian jadi keluarga yang Sakinah Mawadah Warohmah ya..!" Ucap Bu Lilis sambil tersenyum..
" Aamiin.." Ucap Nesa dan pak Sakti..
Bu Lilis pun berlalu menuju meja prasmanan menikmati hidangan yang tersedia..
Susi dan teman teman nya pun tak kalah seru..
Susi menyumbang kan sebuah lagu duet bersama mas Karyo..
Sementara itu nampak Dede datang bersama seorang laki laki lain..
Dia memberikan selamat kepada Nesa dan Pak Sakti...
Nesa merasa heran.. Kemana Mas Hendra.. Kok tidak datang bersama Dede...
Tak lama mba Yuyun dan Yono pun datang memberikan selamat..
Nesa pun menanyakan perihal Dede yang tidak datang bersama Hendra..
Kata Yuyun.. Mereka Sudah putus.. Karna Dede mengingin kan laki laki yang sudah mapan dan punya rumah sendiri..
Mas Hendra mengundur kan diri dari hati Dede Karna belum mampu memenuhi keinginan Dede..
Mendengar Hal itu.. Nesa merasa prihatin..
Yono juga mengucap kan Selamat..
" Selamat Ya Nes.. Semoga kamu bahagia selalu.." Ucap Yono yang sedikit menahan kesedihan nya..
" Makasih ya Yon.. Selama ini kamu dah baik banget.. Selalu kasih semangat.. Semoga kamu cepet nyusul kayak aq ya..!"
Yono hanya tersenyum mendengar ucapan Nesa.. Setelah itu Yono berlalu bersama yuyun ikut bergabung dgn teman teman nya..
Tak berapa lama nampak Hendra yang datang sendirian.. Dia pun memberi selamat pada Nesa.. Tak Ada kata kata.. hanya senyuman yang mengutarakan..
Hendra juga memberi selamat pada pak Sakti mereka nampak berpelukan.. Setelah itu Hendra pun ikut bergabung bersama teman teman nya...
Dari ke jauhan Nampak Rekan rekan kerja pak Sakti yang mulai berdatangan.. Pak Bambang.. Pak Beno.. Bu Riska dan Staf staf lain nya... Ada juga Sintya yang datang dengan dandanan glamor nya.. Make up yang tebal dan juga mengenakan gaun yang sangat ****..
__ADS_1
Setiap lelaki yang memandang nya pasti akan terpesona..
Teman teman pak Sakti semasa kuliah dulu pun juga Hadir..
Mereka datang memberi selamat pada Nesa dan pak Sakti..
Sintya menjabat erat tangan pak Sakti.. Seolah masih berharap pak Sakti bisa kembali pada nya..
Nesa yang melihat nya pun membuat pak Sakti segera melepas kan tangan Sintya..
Sintya tak memberi selamat pada Nesa.. Ia segera berlalu menuju hidangan yang sudah di siap kan..
Team leader dan teman teman kerja Nesa nampak datang dan memberi Selamat..
Bu Nina yang ikut bahagia dengan pernikahan Nesa pun menyumbangkan suara nya menyanyikan lagu untuk kedua mempelai..
Relasi dan teman teman serta kerabat bu Amel dan bu Citra pun hadir memberi selamat..
Di tengah tengah keramaian tamu undangan.. Tiba tiba Terdengar Suara dari seseorang yang memberikan sebuah lagu untuk Nesa..
" Sebuah Lagu - Sedih Tak Berujung - Spesial saya persembah kan Untuk mempelai Wanita.. "
Tamu Undangan yang mendengar nya pun langsung Fokus ke Arah Suara..
Seorang Laki laki tampan mulai menyanyikan lagu..
🎵 Saat Menjelang hari hari bahagiamu...
Aku memilih tuk diam dalam sepiku..
Saat mereka tertawa di atas pedih ku..
Tentang Cintaku yang telah pergi
Nesa merasa mengenali suara itu.. ya itu adalah suara Angga..
Melihat Angga bernyanyi.. Nesa nampak tersenyum..
Pak Sakti Terlihat Cemburu dengan ungkapan lagu yang di nyanyikan Angga..
Angga begitu menghayati lagu itu..
Hingga banyak yang terkagum kagum..
Setelah lagu Selesai.. Terdengar Suara riuh tepuk tangan..
Wajah Angga yang tampan dan suara nya yang merdu.. Membuat Angga di kerubuti tamu tamu Wanita yang hadir... Apalagi teman teman Nesa yang SPG.. yang semua nya wanita..
" Lagi.. Lagi.. Lagi.. " Terdengar teriakan dari tamu undangan..
Namun Nampak nya Angga tak lagi menyanyikan lagu..
Ia Langsung menuju pelaminan memberi selamat..
Angga memberi selamat pada pak Sakti..
Pak Sakti pun menjabat tangan Angga..
Setelah itu.. Angga menjabat tangan Nesa..
" Semoga Bahagia Selalu ya.." Ucap Angga yang tak berkedip menatap Nesa yang terlihat sangat Cantik dan Anggun..
" Terima kasih Mas.. Semoga Mas Angga juga bahagia Selalu.. Cepet dapet pendamping juga.. "
Angga Hanya Tersenyum.. Setelah itu segera berlalu meninggal kan gedung..
__ADS_1
Sebelum meninggal kan gedung.. Angga Sempat menitip kan kado di meja penerima Tamu..
Di Akhir Acara.. Pak Sakti meminta Nesa menyanyikan lagu " Bidadari Cinta "
Akhir nya pengantin pun menyanyikan lagu..
Nesa yang merasa bahagia bersanding dengan pak Sakti.. Menyanyikan lagu dengan penuh keharuan..
🎵 Bersyukur kepada Allah
Kutelah di pertemukan..
Kekasih baik hati seperti mu..
Suara pak Sakti yang pas pasan masih bisa mengimbangi Suara Nesa..
Mereka tampak Mesra dan Bahagia..
🎵Hingga di Syurga nya Allah
Ku ingin bersama mu..
Dan menjadi Bidadari Cinta mu.......
Nampak Bulir Air mata membasahi pipi Nesa..
Suara merdu di sertai tangisan membuat yang mendengar nya ikut terharu..
🎵 Dan Menjadi.... Bidadari Cintamuuuu...
Riuh tepuk tangan mengakhiri lagu..
Suasana yang Romantis dan meriah menjadi saksi pernikahan mereka di gedung Sakti peninggalan Almarhum Suami bu Citra..
Sebelum Acara berakhir.. Ada sesi pelemparan bunga..
Yang belum menikah nampak berkumpul untuk mendapatkan bunga..
Semua bersedia ingin mendapat kan..
Pengantin pun mulai menghitung...
" Satu.. Dua... tiga..! "
Semua berteriak..
Dan yang mendapat kan bunga adalah Salah satu kerabat Laki laki bu Amel..
Namun.. Bunga itu Akhir nya di berikan pada bu Amel..
Bu Amel pun nampak tersipu malu menerima nya...
Acara Resepsi pun selesai.. Tamu undangan sudah mulai meninggal kan gedung...
Orang Tua Nesa langsung kembali ke rumah beserta rombongan..
Sementara Nesa dan Pak Sakti kembali kerumah bu Citra..
Di rumah bu Citra juga memasang Tenda.. Menyambut Saudara saudara jauh yang datang dan menginap..
Nesa masuk ke kamar.. Ternyata kamar Pak Sakti sudah di hias menjadi kamar pengantin yang indah..
Sementara pak Sakti masih di bawah menemani saudara saudara lelaki nya yang masih asyik bercengkrama..
__ADS_1