KERTAS MERAH

KERTAS MERAH
BAB 5 SAHABAT MUSUH SAHABATKU


__ADS_3

FLASHBACK (KILAS BALIK)


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Eh....kalian...masih....berpikir


...gak,kalok anin itu dibunuh.


Ucap, seorang wanita muda yang terlihat sedih


Wanita itu seorang model di sekolah dan kalok gak salah sahabat kecil anin.


Itu gin dia dengar dari gosip, sekolah dan sedangkan fakta nya masih simpang siur.


Dan sedang kan 3 perempuan yang lain tiba-tiba langsung diam serentak ketika perempuan cantik itu dengan mudah nya menyinggung kematian, anin yang sudah lama berusaha mereka lupakan.


"Brakkk.....


Seorang wanita muda cantik pirang alami, langsung memukul meja


Dan seluruh kelas tiba-tiba begitu sunyi.


Itu membuat ku jugak cukup kaget, karena wanita yang terkenal baik dan lemah lembut.


Tiba-tiba memukul meja.


Bukan apa, mereka sangat terkejut.


Karena wanita yang tak pernah marah kini sangat terlihat marah.


aneh bukan wanita gak pernah marah, kini sedang terlihat sangat marah


"Aku...pergi,ucap wanita pirang alami itu langsung pergi begitu saja


Dan tiba-tiba kelas kembali rame lagi, dan kini mereka membicarakan wanita pirang alami itu.


Dan Setelah itu aku pun langsung membuka tas ku dan membaca buku tebal ku.


Dan kini jam sudah 12 siang sudah tertera di jam dinding kelas.


Dan bunyi bell, pulang sekolah pun tiba.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di sebuah sekolah yang mewah dan megah, terlihat seluruh murid sma harapan bangsa sedang keluar kelas.


Dan sama seperti cewek beasiswa ini ,yang sedang sendirian, dan jugak masih terlihat wajah sedih di garis mukak nya itu.


Dan saat ini wanita itu bernama dinda kanya dewi, yang masih memikir orang yang bahkan tidak menggangap dia teman.


Tapi kini tubuh dinda kaget, karena ada yang memegang bahu nya.


Dan dinda pun memutar badan nya karena ada yang menyenggol  bahu nya.


"Maaf...dinda...kan,ucap wanita tersebut.


Tiba-tiba tubuh dinda terguncang kencang karena wanita tersebut.


Yh siapa lagi  kalok bukan wanita berambut pirang alami yang tadi ,tiba -tiba menjadi perbincang orang2 di kelas nya.


Dan apa lagi kalok bukan karena kelakuan nya yang tadi tiba-tiba berubah menjadi menyeramkan.


Dan dalam hati  nya dinda berkata kenapa dia sekarang malah bertemu cewek pirang itu lagi sih.

__ADS_1


Bukan apa setelah kejadian tadi pagi di kelas cewek itu tidak masuk ke kelas lagi.


Dan sekarang tiba-tiba ada di hadapan nya.


Coba pikir apa coba maksud nya itu.


"Maaf...ada..apa?,ucap dinda dengan senyum tulus nya


"Mau...ke..cafe..depan..


Ada yang ini aku bicarakan


Ke kamu,ucap wanita pirang alami itu dengan terus terang.


  Dan Bukan menjawab pertanyaan dinda ,malah langsung bicara dan menyuruh nya ke cafe depan sekolah.


"Boleh...,ucap dinda dengan tersenyum tulus.


Dan  jugak Karena dia mana mungkin bisa ,menolak orang lain.


############################


Dan Kini dinda maupun cewek bertambut pirang alami tersebut sedang duduk di cafe ter- dekat sekolah nya.


"Bntr..yah...aku..pesan


Minuman dulu,ucap wanita pirang itu sambil tersenyum manis.


Dan aku pun hanya bisa mengganguk saja.


Dan dari dekat aku melihat wanita itu memanggil pelayan nya yang disana dengan lembut ,dan memesan jus mangga 2 sama kentang goreng 2


Dan Aku pun hanya bisa tersenyum manis di sana walau aku masih sedih dengan kematian anin.


Padahal aku sendiri yakin semua itu adalah bohong.


Gimana tidak yakin, orang kami sempat dengar polisi berkata bahwa ada yang  membunuh anin.


Tapi polisi pun tidak dapat menemukan sidik jari, di seluruh warga sekolah di sini.


Dan gak tauk kenapa, tiba2 jus sudah ada di dekat ku.


Mungkin karena aku kelamaan melamum.


Maka dari itu  aku gak gerasa pelayan itu sudah sampek aja di meja ku.


Dan setelah itu aku yang melihat pelayan yang sudah pergi jauh.


  Dan Kini pandangan aku jatuh kapada  jus mangga yang sudah sangat menggugah seleraku.


"Silahkan...diminum...dulu..


Ucap ,wanita berambut pirang dengan tersenyum manis kepadaku


"Oke...,ucap dinda dan langsung meminum setenggah gelas dari jus nya


Dan jugak  kini kulihat wanita pirang itu pun  jugak meminum jus nya ,sedikit dari sedotan nya.


"Eh...langsung..aja..ya,ucap wanita pirang itu


Dan aku pun langsung mengangguk saja


"Gini...apa...kamu...jugak

__ADS_1


Berpikir bahwa anin tidak bunuh diri


"Iya.,..tapi kan polisi dan  orang tua anin bilang kalok...


Biarkan saja mereka berpikir bahwa anin emang bunuh diri walau seisi sekolah tauk itu semua bohong.


Tapi seperti nya berjalan lancar karena mereka sudah mulai menganggap bahwa anin bunuh diri.


Dan Walau pun, mereka tauk bahwa anin di bunuh.


Dan  Saat itu terlihat jelas emosi di wajah dinda ketika menggatankan itu


"Eh sama aku jugak berpikir seperti itu,ucap wanita pirang itu serius dan datar


"Ma..af...aku mungkin salah


Ucap, dinda terbata ketika wanita pirang itu terlihat datar dan dingin


Yah...terserah...kamu


Aku cuma ingin bilang kalo....


Kamu emang ingin menggungkap siapa pembunuh anin....


Ayok ikut aku selidiki kematian anin,ucap cewek pirang itu datar dan dingin


Tiba-tiba  tubuh ku  tegang,ucap dinda dalam hati


Dan jujur dinda ingin sekali membantu cewek pirang tersebut.


Dan Tapi jugak dia tetap takut jika tetap, kekeh ingin menyelidikin pembunuhan itu.


Dan Bagaimana pun jugak dia tetap saja cuma cewek polos yang  tidak bisa, apa-apa kalok berurusan dengan pembunuh.


Dan  jugak Bisa-bisa dia yang dibunuh duluan sebelum menggungkap kematian anin sahabat nya.


Dan tanpa dia sadari dinda sendiri yang sedang  masuk ke dalam   ketakutan ,dan lamunan nya.


  Dan Terlihat sekali  bahwa tubuh dinda tiba- tiba keluar keringat ,yang banyak sekali dan padahal di sini panas sekali .


  Dan Bukan apa2 karena mereka duduk di luar cafe jadi tidak terasa dingin sekali karena ace di cafe tersebut.


Dan sekarang tangan perempuan rambut pirang alami itu ,sudah ada di depan mata dinda


Dan Terlihat sekali dari raut wajah kawatir dari gadis pirang tersebut.


"Dinda..kamu..gpp,ucap wanita berambut pirang alami tersebut


Dan Tiba- tiba dinda kembali tersadar.


"Sorry....,ucap dinda karena hanya pikiran negatif yang ada dipikiran ,nya.


Dan Hanya itu yang dia ingat bahwa dia tidak bisa bekerja sama dengan cewek berambut pirang ,untuk mengungkap kematian sahabat nya.


Dan sedangkan  perempuan yang berambut pirang itu sedang bingung dengan ucapan, perempuan di depan nya


Kenapa minta maaf....???


Itu ucapan yang terbayang di dalam hati nya.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND LAIN-LAIN NYA


 

__ADS_1


__ADS_2