
Akupun juga men ciumnya,terkadang siska ber sandar di bahunya marwan,yang membuatku lupa akan bebanku yang ku punya,karena orang tuaku selalu ingin memaksakan kehendaknya.
Terkadang aku merasa kesal di hati karena perbuatannya yang terkadang kelewatan.iya selalu menyuruhke dengan dicka aku tak suka hidupke dipaksa paksa apa lagi masalah hati,aku sangat membenci sekali.
******
Flash back
Aku tak pernah mengungkapkan sesuatu kekesalan ku ucapkan,aku hanya diam dan menangis ditengah malem.terkadang mama menyukai marwan kadang tidak kadang membagus baguskan se akan akan bermuka dua.
Aku tak menyukai mamaku yang selalu membiacarakn dicka dihadapan marwan,karena membuat sakit hati kadang mama ku hanya memikirkan dirinya saja,dia tak mau disalahkan karena pendapat hidupnya selalu benar dan benar terus.
Kini mamaku suka berbelanja mamaku sangat banyak hutang,yang sempet membuatku kecewa padanya dia pernah meminjam uang kakakku yang bernama weni untuk modal nikah nanti bakal di kembalikan. Mama ku skrg punya toko baju karena usaha itu mamaku banyak sekali hutang.
Uang yang di pinjam mamaku adalah uang modal nikah terpaksa kakakku menunda pernikahan karena itu,karena sudah sangat lama kakakku menanyakan soal uang tersebut.
__ADS_1
Kak weni : ma bagaimana uang yang kemarin??
Mama : bagaimana mau kembalikan,usaha kita tidak maju
Kak weni : dia hanya terdiam,jadi bagaimana kami nikah.
Mama : bagaimana harus di kembalikan kau tau sendiri usaha bagaimana,nanti saja nikah
Kak weni : hanya terdiam, dan bingung mau menjelaskan apa dengan calonnya.
Kakakku men jelaskan permasalahannya dengan calonnya yang bernama tata,ia menjelaskan uang itu tidak dikembalikan karena usaha mama tak maju,dengan besar hati kak tatapun men ikhlaskan uang tersebut, Kak weni pun terkadang tak enak hati.
Tinggal yang belum nikah itu abngku yang pertama dan aku.aku terkadang merasa benci dengan sikap mamaku yang seperti itu.papaku sangat takut dengan mama, karena dia kalo marah kayak singaaa wkwkwkwk.
Aku sangat kecewaa sekali kadang memendam di hati, hingga menimbulkan kebenci didalam hati, aku orangnya mudah dendam apa lagi perilaku yang aku dpat dari orangtuaku.
__ADS_1
Karena filmnya sdh sangat lama kamipun pulang,akupun pulang ke kosan marwan dulu untuk menganternya dan mengambil motorku. Akupun masuk sebentar saja marwanpun tiba tiba memelukku.
Akupun memeluknya juga,dan aku berkata sudahlah aku mau pulang uda lh sore.
Marwan : iya pulangla hati hati yaaa sayang, ( sambil menciumku )
Siska : iya
Marwan : nanti kabari kalo udah dirumah ya, jangan ngebut ngebut yaaa sayangkuuuu
Siska : iyaaa
Marwan : nanti aku kerumah ya,cium aku dlu dong hahah
Siska : iya , aku pulang ya (siska pun langsung mencium balik marwan)
__ADS_1
Marwan : ya
Siskapun pun bergegas pulang,20 menit jalan yang harus ditembuh oleh siska untuk pulang kerumahnya,sampai rumah ia bergegas membersihkan dirinya. Siskapun sudah selesai mandi memberi kabar bahwa ia sudah sampai dan mandi sambil menunggu azan maghrib lagi deh.