
Setelah sampai dirumah adel dan bunda langsung mempersiapkan semuanya
"Bun, nanti adel disana tidur gimana"rengek adel dengan nada sedih
"tidur yaa meren de, hahaha",ucap abang ican
"ihh abang ahh"jwab adel sambil cemberut
"kalo tidur nanti sesampainya di sana abby sama bunda beli dulu kasur lantai disana, biar ga ribet"ucap bunda sambil membereskan baju ke koper"
"bunn, nanti disanan murid barunya banyak ga yaa, trus baik baik ga ya ke adel, trus nanti adel makannya gimna, trus nanti adel kalo kangen sama bunda gimna.. "ucap adel sambil nyerocos
"udah ahh adel nanti juga tau sendiri, bunda yakin adel pasti bisa ini juga kan buat kebaikan adel"ucap bunda sambil mengelus kepala adel
"ohh iya, peralatan mandi adel gimna bun? "tanya adel sambil main hp
"tenang aja del, semua udh bunda sama abby siapin, soalnya kan abby mantan santri hahaha"ucap bundaa
"bunda sama abby knp bisaa ketemu, cerita dong bunn, itung itung buat pengalaman adel" ucap adel dengan sangata antusias
"jadi dulu tuhh"....
*flash back
di pesantren al hikmah semua santri sudah bersiap untuk menyambut kedatangan pengusaha yang berdonasi tinggi yaa di adalah abdurrahman lebih tepatnya opa adel sama abang ical
"rik kamu mau ikut ayah ke pesantren ga"ucap abdurrahman
"mau ngapain yahh? "jawab rikaa
"ayah diundang buat makan siang, katanya sebagai ucapan terima kasih karna ayah udh menyumbang begitu banyak"ucap abdurrahman
"ihh ayah ga ikhlas nyumbangnya? tanya rika
"astagfirullah, ayah ikhlas rikaa"jawab abdurrahman
"trus knp begitu? "tanya rika
"ayah juga ga tau rikaa, ayah cuman di suruh makan siang bersama aja, kalo ayah tolak ga enak"jwab abdurrahman
"jadi kamu mau ikut gaa?
"emm, ummy ikut ga yah?? "tanya rika
"ummy ga akan ikut, ummy ada tugas di luar kota, ucap ummy yg tiba-tiba dateng
yaaa oma adel bernama Hasanah, dia berprofesi sebagai dokter bedah.
"kamu ikut aja rik, temenin ayah"ucap ummy
"oke deh sekalian mau cuci mata"ucap rika
"hahah bisa aja kamu rik, nanti ayah jodohin lah sama santri disana"ucap abdurrahman dengan serius
"bener yahh, rika mau ko di jodohin sama santri yg bisa jadi calon Imam yg baik"jawab rika sambil berkhayal
"kamu yakin rik mau sama santri?? "tanya ummy
"yakin mii 100% yakin"jawab adel
sesampainya di pesantren
__ADS_1
"selamat datang abah, adee"ucap salah satu santri yang tidak lain adalah anak kiyai
yaa keluarga abdurahman memng sudah sangat dekat dengan pesantren jadi para santri memanggil abdurrahman dengan sebutan abah sedangkan ke rika mereka menyebut adek, entah kenapa mereka menyebut rika adek, mungkin karna rika memiliki wajah baby face
"iyaa makasih"ucap ayah
rika membuntuti ayah di belakang, semua mata tertuju pada rika, iya lahh gimna engga tertuju, rika memmiliki wajah yg ke Arab"an hidung yg sempurna bibir tipis, ditambah mata rika yg berwarna coklat terang dengan bulu mata yg centik, alis yg tebal.
"ayahh rika malu knp semua pada liat rika"ucap rika
"udh gpp, jangan diliat balik kalo malu"jawaba ayah sambil jalan
sesampainya di depan rumah kiayi
"assalamualaikum, kiayi "ucap ayah
"waalaikumsalam ,wahh silahkan masuk" ucap kiayi
"sehat pa kiayi"ucap ayah
"alhamdulillah sehat paa? jwb kiayi
"ehh ini siapa pa, cantik,manis sekali
"aahh iya ini anak saya, pa"ucap ayah
"assalamualaikum pa,(sambil salimtangan) saya rika"
"ohh, nak rika udh punya calon? "to the poin kiayi
"belumm pa saya masih mau meraih mimpi dulu"ucap rika
didepan rika ada anaknya kiayi yg genit naudzubillah, membuat rika ilfil
"haha iya pa"ucap rika sambil tersenyum
tak lama mereka ngobrol datang seorang santri yg tampan dengan peci, baju koko putih ditambah sarung hitam
"assalamualaikum, kiayi makanan nya udah siap"ucap si santri yg tak lain adalah ayah adel
ketika rika melihat sosok santri yg memanggil untuk makan, hati rika tiba tiba dag dig dug ga karuan
"ayah dia siapa yah?ganteng beutt"sambil berbisik ke telinga ayahnya
"ahh iya nak makasih sebentar lagi kita kesana"ucap kiayi
dan santri itu pun bergegas kembali melanjutkan tugasnya
"kamu suka rik? "ucap ayah
rika menganggukan kepala
"maaf pa kiayi, kalo boleh tau yg tadi siapa ya? "ucap ayah
"ohh dia santri yg udh lama ngabdi, namanya Ahmad, ada apa pa menanyain dia"ucap kiayi
"ahh ini anak saya suka"jawab ayah sambil melihat rika
rika kaget sambil melototkan matanya dan cubit ayahnya
"Ayaaaaah"ucap rika karna malu
__ADS_1
"kalo nak rika suka, bapa bisa kenlkan nak rika, atau mau sekalian ta'aruf? "ucap kiayi
rika yg mendengar itu bahagia saking bahagianya, rika sampe berdiri dari duduk
"Mauu pa kiayiii, rika mau"jawab rika
tanpa di sadari semua mata tertuju pada rika
(masa bodo ngeliatin gue ,yg penting dia jadi milik gue) gumam rika dalam hati
"tadi malu malu, sekarang ga tau malu"ucap ayah Nada mengejek
singkat cerita setelah makan siang
"nak Ahmad mari sini"ucap kiayi sambil melambaikan tangan
"iya kiayi ada yg bisa Ahmad bantu"ucap Ahmad sopan
"mari duduk sini"menepuk tempat duduk di pinggir kiayi
"gini nak, Ahmad suka ga sama nak rika"ucap kiayi to the point
rika kaget mendengar ucapan kiayi, tapi engga dengan ayah karna sebelumnya rika emng mau di jodohkan dengan Ahmad, ayahnya meminta kiayi memilihkan santri untuk pendamping rika
"ehh kok nanya gitu kiayai"ucap Ahmad yg salting (siapa sih yg ga suka sama gadis secantik dia, pasti baik, bapak nya aja baik beutt) gumam Ahmad dalam hati
"nak Ahmad mau ta'aruf sama nak rika? "ucap kiayi yg dari tadi melihat ahmad
"kalo mau sih mau kiayi tapi saya merasa.. "
belum beres Ahmad berbicara langsung di potong oleh ayah
"Baik, sekarang sekalian acara ta'aruf saja, nak Ahmad silahkan menghubukan orangtua nak Ahmad"ucap ayah
"Ahmad sudah tidak punya siapa siapa pa, sekarang dia tanggung jawab saya"ucap kiayi
"oh, begitu, kalo boleh tau gimna ceritanya"ucap ayah
"orangtua Ahmad meninggal karna kecelakaan pesawat, setelah itu kakek nak Ahmad menitipkan Ahmad ke saya, tapi tak lama setelah orng tua nak Ahmad meninggal kakek nak Ahmad pun meninggal"jelas pa kiayi
rika melihat Ahmad begitu sedih, karna seketika wajah Ahmad berubah menjadi sedih
"maaf abah,tapi saya ga punya apa apa"ucap Ahmad ke ayah rika (wajah ditekuk)
"gapapa nak Ahmad, mungkin nak Ahmad ga punya apa apa dalam bidang dunia, tapi saya yakin nak Ahmad kaya dalam urusan akhirat, masalah dunia biar ayah bantu sedikit sedikit"ucap ayah
rika begitu terharu mendengar ucapan ayahnya
"iya gpp ko, yg penting kamu dan aku jadi satu"ucap rika dengan polos
semua orng ketawa mendengar ucapan rika begitupun dengan Ahmad yg tersipu malu
singkat cerita rika adan Ahmad menikah, dan dikaruniai 2orng anak
*flash off
lamanya bercerita semua peking sudah siap
"wahh seru juga yaa cerita bundaa, tapi adel ga mau dapet santri adel mau langsung dapet pengusaha yg hebat kaya ayah"ucap adel sambil tangan kaya supermen
"hahaha, sudah lahh tidur kita besok harus berangkat pagi biar cepet"ucap ayah
__ADS_1