Ketika Cinta Terhalang Iman

Ketika Cinta Terhalang Iman
Episode 10


__ADS_3

Rumah Sakit


Anisa yang terus berada di sisi Yusuf sambil melantunkan doa doa untuk kesembuhan Yusuf.


Yusuf masih belum sadar, Kepalnya terbentur mengakibatkan pendarahan hebat.


Akankah Yusuf baik baik saja.


Sementara Keke, mulai menata hatinya yang kacau,akibat mimpi tadi.


Keke: Y Bapa, tolong jaga Dia.


( Keke berbicara dlam hati).


Papa keke: Mimpi kok siang siang gini nak??


Keke: Iy ne pa, Keke gx papa pa.


Beranjak dari ruang tamu dan pergi ke kamar.


Tak sengaja mengambil hape, sontak Keke tekejut. Panggilan pak Andi hampir 10x.


Keke beranggapan ada masalh kantor.


Keke mulai membuka pesannya,matanya teebelalak melihai isi pesan pak Andi.


Keke terduduk lemas.


Tanpa pikir panjang, dia berlari menuju Rumah Sakit.


Papanya berteriak..: Ke kamu mau kemana?


Keke: Keke ada perlu pa. (berlalu dengar


terburu buru.)


Dalam pejalanan keke merasa sangat gelisah, dia ingin melihat Yusuf.


Bagaimana keadaanya apakah Yusuf baik baik saja.


Keke bak kekasih yang menghawatirkan pasangannya. Sementara hubungannya dengan Yusuf masih antara atasan dan pegawai.


Baik Keke ataupun Yusuf tak menyadari Cinta yang baru saja datang kepada mereka.


Keke tiba di rumah sakit,dia lagsung menanyakan ruangan Yusuf.


Berlari mendapati ruangan itu,dia membuka pintu, hanya Ada Yusuf yang terbaring Lemah.


Anisa keman??? Dia pergi Sholat.


Keke gx tw kalau Yusuf di Temani Anisa.


Keke melangkah mendekati Yusuf, air matanya mengalir.


Keke: Pak..Cepet sembuh ya...


Mata Keke memerah,hatinya teriris melihat keadaan Yusuf.


Yusuf yang masih tidak sadar, mendengar suara Keke memanggilnya.


Betapa indahnya kisah ini.....


Keke: Kenapa saya menangis untuk Bapak?? Saya gx tw pak. Saya ingin bapak segera sadar. Kita tabrakan lagi pak...hiks hiks hiks.


Keke sangat sedih sekali,tanpa sadar air matanya jatuh d tangan Yusuf.


Yusuf tiba tiba sadar,Keke tak mengetahuinya karena dia sibuk menangis sambil menunduk d pinggiran ranjang Yusuf.


Keke: Pak..jangan tidur lama lama...Saya Takut pak..hiks hiks hiks.

__ADS_1


Yusuf yang mendengar gadis itu berbicara,tersenyum manis biarpun terasa masih sakit bekas lukanya.


Yusuf mengusap kepala Keke.


Keke terkejut, menghentikan perkataanya.


Yusuf: Keke Gezia Sutomo,aq baik baik saja.


Kenapa harus takut??? ( dengan suara lemah)


Keke: Ah, Bapak sudah bangun. Puji Tuhan.


Yusuf: Alhamdullillah


Mereka saling menatap,Anisa yang sudah berdiri di depan kamar hanya melihat pemandangan ini saj.


Anisa senang Yusuf sadar,sekaligus kecewa karena bukan dia yang berada di sisi Yusuf ketika Yusuf sadar.


Yusuf : Sudahlah jangan menangis,nanti air matamu habis( ledek Yusuf)


Keke: Bapak bisa aja sambil mencubit lengan Yusuf.


Yusuf: Au..aw..sakit Ke..


Keke: Maaf pak gx sengaja.


Anisa pergi meninggalkan mereka,dia gadis yang baik. Walaupun dia mencintai tapi tidak memaksakan kehendak.


Yusuf dan Keke saling bersenda gurau.


Yusuf yang lagi sakit pun nampak seperti orang sehat.


Keke pamit karena hari sudah sore


Keke: Bapak istirahat aja...


Yusuf mengangguk.


Yusuf: Oke.


Yusuf oh yusuf kamu di cintai 2 oran gadis yang 1 muslimah yang 1 kristiani.


Anisa setia menuggu, Keke belum menyadari perasaanya pada Yusuf.


Yusuf mengingat ingat kejadian yang membuat dia kecelakaan.


Yusuf pun teringat Keke sudah di lamar.


Yusuf kenbali gelisah, sulit untuk menerima kenyataan.


Yusuf dan Keke akankah mereka bersatu


Yusuf: Dia, sudah di lamar orang. Seharusnya aq menjauhinya,tapi hatiku menolaknya.


Yusuf berjuanglah demi Cinta yang kamu sadari. Keke sadarlah siapa Cintamu sesungguhnya.


Keesokan harinya..


Hari Minggu.. Keke ibadah dulu di Gereja lalu kerumah sakit menemui Yusuf.


Membuka pintu, ada Anisa yang lagi menyuapi Yusuf.


Yusuf tak menyadari kedatangan Keke.


Perlahan Keke berlari menjauh, duduk di taman sambil termenung.


Pak Andi yang lewat melihat Keke.


Pak Andi: Weleh itu Keke, kenapa dx masuk ya?? Ke...Keke ( pak Andi memanggil)

__ADS_1


Keke menoleh melihat pak Andi yang bertubuh gempal berjalan me dekatinya.


Keke: Pak Andi....


Pak Andi: Udah liat Yusuf??


Keke: Udah kemarin pak..


Pak Andi: Hari ini??? ngapain di sini ayo liat lagi


Keke: Gx usah pak, saya terburu buru. ada hal penting


Keke meninggalkan pak Andi, pak andi masih heran dengan sikap Keke.


Pak andi menuju ruangan Yusuf.


Dia melihat Anisa menyuapi Yusuf.


Yusuf yang sedari tadi menunggu Keke mengira yang datang Keke.


Pak Andi yang muncul dari pintu.


Pak Andi: (dlam hati)..Ini mah namanya Cemburu buta..heheheh


Pak Andi: Asalammualaikum...


Anisa dan Yusuf menjawab salam: Waalaikumsalam


Pak Andi: Wah wah udah baikan pak??


Yusuf: Alhamdullillah..


Yusuf yang celingukan mencari seseorang di sela sela pembicaraannya dengan pak Andi, membuat pak Andi ngeh kalau yang di cari adalah Keke.


Pak Andi mulai mengoda: Cari siapa pak??


Yusuf: Ah...tidak ada kok pak


Anisa pun menyadari Yusuf mencari seseorang.


Anisa pamit pulang, meninggalkan Pak Andi dan Keke.


Pak Andi: Cari Sekertaris sementara Bapak??


Yusuf: Hahha...Pak Andi tau aja neh.


Pak Andi: Tadi saya lihat dia pak,di taman tapi sekarang dia udah pergi. Wajahnya terlihat sedih.


Yusuf: Ah...Dia udah kemari?? kok gx masuk..??


Pak Andi: Walah si Bapak ini gimana??


Tadi sm siapa, nah yang nyuapin makan siapa.


Yusuf mulai mencerna kata kata pak Andi..


Yusuf: Apakah dia???


Pak Andi: Yo jelas Cemburu toh pak,,,,??? ( menimpali kata kata Yusuf)


Yusuf: Masak sih pak....Mana mungkin dia udah mau nikah!!


Pak Andi: Baru mau toh,,kan belum!!!


Yusuf tertawa semangatnya timbul mendengar suport pak Andi.


Pak Andi : Mau di bantuin pak??


Yusuf : Caranya???

__ADS_1


Pak Andi membisikkan sesuatu kepada Yusuf. Yusuf hanya mengannguk menyetujui saran pak Andi.


__ADS_2