
setelah papa dan kak teddy mengantarnya ke rumahnya,tasya pun menuju kamarnya.
begitu terkejutnya tasya dengan apa yang dia liat.kamarnya acak-acakan.bajunya berserakan dalam kondisi rusak tergunting dimana mana.bukan sekali dua kali ini dia alami.
foto pernikahannya dari albumnya beberapa lembar ditusuk tusuk dengan benda tajam.
tasya menangis,dan dia melihat sebuah surat,mengancamnya bahwa dia harus pergi dari rumah ini.kalau tidak dia bakal kehilangan kakak dan papanya lagi.tasya memfoto semua yang ada dalam kamarnya.mengirimkan gambarnya pada sang kakak.
tasya mengambil beberapa bukunya,perhiasan dari sang mama masih utuh dia masukkan dalam tas ransel sekolahnya.tasya menangis,dan dia pun terkejut saat seseorang mengetuk pintu kamarnya.
non.....non......tasya....ujar bi ruth,salah satu pembantu kepercayaan suaminya.
kamarnya telah bersih dia rapikan,dan barang barang serta baju yang digunting telah tasya masukkan dalam pelastik sampah.dan dia akan buang begitu selesai makan siang,keadaan rumah pasti sepi.karena penghuninya istirahat di kamar masing -masing.
non.....non makan dulu.
hidangan sudah tersaji.tuan dan nyonya serta kerabat yang lain sudah berkumpul,ujar ruth.
baikla ruth....ujar tasya.
aku akan turun.
tasya mencuci wajahnya,memoles bedak agar tidak keliatan dia menangis.
dia pun menuruni tangga.menuju ruang makan.
disana telah terhidang aneka makanan.dan sang mertua duduk disana.
juga di samping sang mertua ada seorang perempuan yang lumayan cantik,tinggi,kulitnya putih dengan rambut sebahu.
sang mertua begitu bahagianya dengan kehadiran wanita itu.
monika.....coba ini sayang.mami spesial menyuruh bi ruth memasak buatmu nak.
baikla ma....makasih.
bertapa terkejutnya tasya saat wanita itu memanggil mertuanya dengan ucapan mama.
karena tasya tau sendiri,bahwa suaminya smith anak satu satunya mereka.
__ADS_1
kehadiran tasya,tidak pernah di anggap di keluarga ini.
tasya usianya sangat belia,dia sangat kurang dalam memecahkan persoalannya,kurang pengalaman hidup,kurang bisa membentengi diri,sehingga dia selalu di hina dan di tindas keluarga smith.
tasya menutupi semua perbuatan mereka,dan smith tidak tau sama sekali apa yang tasya alami selama ini.kesibukan smith menjadikan nya lalai menjaga tasya dari keluarga nya yang sangat jahat.
tasya menyendok nasinya,lalu mengambil sepotong ayam goreng dari sebuah piring.
dengan sigapnya mama smith mengambil kembali ayam tersebut dari piring tasya.
siapa yang nyuruh kamu ambil itu,ujarnya.
kamu jih makan,dia menyuguhkan sisa remah remah ikan besar yang telah selesai mereka ambil saat makan.tasya hanya diam.hatinya menangis.dia hanya mengambil sayur,perlahan memakan nasi dan sisa sisa sayur.hatinya menangis,dengan semua yang mereka perbuat.dia tidak sanggup melawannya.dia hanya diam.
setelah selesai kamu makan,kamu bersihkan ini semua,dan cuci piring.
ruthhhh....ujar sang nyonya.
iya nya....ujar bibi ruth.
kamu pergi ke swalayan bersama tasya.selesainini semua pekerjaannya.kamu jangan ciba coba bantu.biar dia bisa tau kerja di rumah ini.sudah cukup nyaman jadi istri orang kaya.ujar mertuanya.
monica memasuki kamarnya yang berada di samping kamar smith dan tasya.
tasya hanya melihatnya menuju kamar tersebut.
tasya membersihkan piring piring dan mencucinya.itu tidakla masalah bagi tasya.hanya hinaan kata kata mertuanya sangat menyakitinya.
kalau seorang menantu bekerja di rumah mertuanya,tidaklah menjadi beban.tapi perlakuan dari segi makanan sisa yang di beri sungguh sudah sering tasya alami.
dalam beberapa bilan,sebelum menikah dengan smith,tasya sudah mengalami hal ini.tubuhnya semakin kurus dan smith selalu bertanya kenapa dia semakin kurus.tasya hanya berujar,dia mungkin capek karena harus sekolah dan menjadi seorang istri saat ini.
tasya dan bibi ruth berbelanja ke swalayan.begitu banyaknya barang barang yang harus dibeli,sesuai dengan list yang diberi sang mertua.
non...ujar bibi ruth.
non tau,bibi yang satu lagi kepercayaan tuan telah di berhentikan dari rumah ini karena fitnah dari nyonya besar.
membela non.dia gak suka,ujar bibi ruth.
__ADS_1
saya tau bi.saya merasa bersalah.
mereka menfitnah bibi itu dengan membuat seolah olah bibi mencuri berbagai barang tuan smith,barang nyonya.kasihan ujar tasya.
non.....kalau mon saya beri makanan bagus,nyonya mengetahuinya,makanan itu di lempar ke non.maaf saya gak buat lagi.saya takut non semakin mereka siksa.
iya bi,gak apa apa ujar tasya.
kalau sekolah,tasya ada di beri kak teddy uang.
apantuan smith tidak memberi non uang jajan ,tanya sang bibi.
ada bi,selalu smith beri.kartu atm nyonya ambil dari saya.dia berbelanja apapun,tapi smith merasa saya yang membelanjakan itu semua.
uang tunai dari kakak saya juga sering nyonya ambil dia bilang aku mencuri uang keluarga mereka.
keluarga non apa mengetahuinya?tanya bibi ruth.
tidak bi....ujar tasya.
uang yang kak teddy beri,aku titipin sama teman bi.teman akrabku santi.tiap mau ke kantin,aku memakainya dan juga buat keperluan sekolah.bi ruth pun mengangguk angguk.
sedih banget kisah non nya ini.sang suami sibuk kerja karena perusahaannya mengalami perluasan,butuh perhatian ekstra,tapi disatu sisi istrinya di siksa keluarganya.
bi....ujar tasya.
bibi tau,siapa monika itu?????
kok dekat banget yah sama keluarga kak smith ,ujar tasya.
bibi akan cerita yah non.tapi...non pura pura gak tau yah.
baikla bi,ujar tasya.
bersambung.......🍁🍁🍁🍁
koment yah novel ini,beri bintang juga.dan di tunggu like nya.
makasih
__ADS_1
IG christian lenny elisabeth