KINGDOM OF PLAYER

KINGDOM OF PLAYER
Episode 3 : Rapat besar di kerajaan


__ADS_3

Rapat besar di mulai di kerajaan dan semua pasukan dari pengawal hingga jendral pada hadir untuk membahas tentang penyerang kerajaan datanglah para pengawal hinga jendral di antaranya ada pengawal pribadi raja yaitu ray,silva,anko,selayer,rangga dan ada juga jendral pale,vikyu,iki,garon, serta lendnan juga hadir dari lendnan agi,afa,arak,mili dan semua hadir untuk rapat perang besar melawan pemberontak dan raja monster tentara bayaran, warga disekitarpun pada sorak dan memberi semangat kepada mereka semua yang menujuh medang perang rapatpun di mulai.


Ray “ apa di sini sudah hadir semuanya dari jendral lendnan pengawal kerajaan,


Silva “ mungkin sudah pada hadir semua tinggal tunggu yang mulia hadir untuk rapat.


Semuanya bebicara “ iya tinggal tunggu yang maulia saja.


Ray “ baik.. Kalau gitu yang mulia segera hadir jadi kita harus bener bener berjuang dan menang demi yang mulia.


Semuanya menjawab “ siap pak.


Dan rajapun datang ketempat rapat dan membahas tetang kondisi kerajaan saat ini akhirnya marz pun datang dan betapa kagumnya mereka lihat marz begitu gagah pake baju kerajaan sampai sampai anko dan mili pun tersipu malu melihat marz mukanya merah dan wajahnya begitu kagum melihat marz yang lain pun sama dan menjadi samangat


Marz “ terima kasih atas kehadiran semua Di rapat ini.


Ray “ kalau gitu kita mulai rapat ini kita butuh info dari silva karena dia yang tau.


Silva “baik pertama tama saya ingin menyapaikan bahwa bangsawan sudah berhinyanat kepada kerajaan dan dia menghina yang mulia itu lemah.


Yang lain bicara “ apaaa,,,, tidak kita biarin orang seperti dia hidup.


Ray “ sudah cukup( sambil mukul meja) silva tolong lanjutin.


Yang lainpun terdiam karena melihat ray begitu marah.


Silva “ baik para bangsawan ingin mengahancurkan kerajaan ini bukan lewat perang saja tapi juga lewat ekonomi kita dia merencanakan untuk menimbun atau menahan barang yang ingin di krim kerajaan ini.


Anko “ ohh,,, jadi para pengecut itu main licik juga rupanya rencana bagus juga.


Silva “ karena itu kita harus mengaja harga dan barang yang ingin di krim ke kerajaan ini kita harus bener bener serius soal ini dan juga pasuk mereka begitu banyak dari kerajaaan monster 30 ribu pasukan tentara bayaran 10 ribu pasukan dan dari pemberontakan 1 ribu pasukan sekian dari atas info yang saya tau.

__ADS_1


Marz pun kaget “ apaaa,,,,, pasukan musuh begitu banyak apa bisa menang (ucapa dalam hati).


Anko “ ho ho ho kelihatannya sangat menarik ini.


Marz “ apa apan anko ini begitu tenangnya dia malah tertarik (ucap dalam hati).


Marz “ baik terima kasih atas infonya silva.


Silva “ baik yang mulia kehormatan buat saya.


Marz “ jadi kita mulai di pelabuhan dulu kita amankan pasokan makanan dan juga barang barang yang di krim buat kerajaan ini.


Anko “ tunggu dulu yang mulia saya punya rencana.


Marz “ rencana apa anko.


Anko “ saya ingin bikin para bangsawan sensara (sambil nada tinggi).


Marz “ baik tugas itu ku serakan kepadamu anko.


Anko “ maaf yang mulia tapi bukan saya yang jadi peran itu tapi bawahan saya namanya holy dia seorang gadis yang begitu buas.


Marz “ apaa jadi bawahan kamu yang turun apa itu tidak apa apa.


Anko “ yang mulia tidak usah kawatir karena dia langsung didikan saya jadi saya percaya kepada dia.


Marz “ baik kalau gitu.


Anko “ terima kasih yang mulia( dengan nada yang bahagia dan senang).


Marz “ turus rencana kita buat menghadapi musuh kita bagai mana.

__ADS_1


Ray “ kami sudah menyiapan rencana yang mulia tinggal tunggu komando dari yang mulia.


Marz “ apa kita akan berhasil dengan musuh begitu banyak sedangkan di kubu kita hanya berjumalah 15 ribu pasukan saja.


Anko “ yang mulia kita perang seminggu lagi sebelum perang di mulai kita menyusup dulu dan kita menyerang ketika malam.


Marz “ apa ini rencana kalian.


Anko “ masih ada strategi lagi yang mulia.


Marz “ aku kagum kepadamu anko kau bener bener jenius.


Anko “ ter ter terima kasih yang mulia (tersipu malu).


Yang lain merasa kagum juga kepada anko yang begitu jenius dan cantik


Marz “ oke ,,, kita sudahin dulu rapat ini dan aku juga ingin ikut bagian dalam perang ini.


Dan semuanya pada kaget “ apaaaa,,, yang mulia ikut perang juga.


Ray “ yang mulia jangan ikut perang biar kami kami yang berperang kami siap mati untuk kerajaan ini dan yang mulia.


Marz “ tidak ray ini juga adalah tugas raja dan aku marz aku adalah raja dari kerajaan ini aku juga bagian dari kerajaaan ini jadi kalau ada yang ngusik maka raja juga ter usik sekerang kuserahkan kepadamu ray aku pergi dulu.


Mereka semua jadi semangat untuk perang dan harus menang walaupn kalah jumlah


Ray “ baik yang mulia.


Akhir rapatpun di serahkan kepada ray dan marz pergi meninggalkn rapat.


...….BERSAMBUNG…....

__ADS_1


__ADS_2