
Kisah cinta antara Yumeko dan Fujiro kini akan menghadapi ujian baru dengan hadirnya seorang tengu yang akan menjadi karakter penting dalam petualangan mereka. Intrik dan kekacauan mungkin mengganggu hubungan mereka kali ini.
Di dunia yokai, sebuah desa yang dihuni oleh berbagai jenis makhluk magis menghadapi masalah besar. Sebuah tengu bernama Ryohei telah muncul, membawa dengan dia kemarahan dan hasrat untuk mengambil alih kendali desa tersebut. Tengu adalah makhluk berwujud manusia dengan sayap, dan mereka terkenal karena sifat mereka yang cerdas dan licik.
Yumeko dan Fujiro mendengar tentang masalah ini dan merasa bahwa mereka harus mencoba membantu mengatasi situasi tersebut sebelum konflik semakin membesar. Mereka berdua tiba di desa itu untuk menjalani investigasi.
Ketika mereka tiba di desa, mereka menemukan bahwa Ryohei memiliki kekuatan yang kuat dan telah mempengaruhi banyak penduduk desa. Dia ingin mengambil alih kendali desa untuk tujuan yang tidak jelas, dan dia juga mencoba menggoda Yumeko dengan janji kekuasaan.
Ryohei adalah tengu yang cerdik, dan dia memainkan peran sebagai orang ketiga dalam hubungan Yumeko dan Fujiro. Dia mencoba memisahkan mereka dengan intrik dan tipu daya, menciptakan ketegangan di antara mereka. Yumeko dan Fujiro harus mengatasi rasa curiga dan ketidakpercayaan yang tumbuh di antara mereka karena manipulasi Ryohei.
__ADS_1
Selama pertarungan antara cinta dan tipu daya, Yumeko dan Fujiro merasa semakin teruji. Namun, mereka juga menyadari betapa pentingnya cinta dan kepercayaan mereka satu sama lain. Mereka berdua tahu bahwa hanya dengan bersatu mereka dapat mengalahkan Ryohei dan mengembalikan perdamaian ke desa.
Pertarungan yang sangat dinanti pun dimulai. Yumeko, Fujiro, dan Ryohei berkumpul di tengah desa yang tegang. Ryohei tersenyum licik sambil menggoyang-goyangkan bulu sayapnya yang hitam. Dia mencoba memecah belah pasangan ini dengan kata-kata tajam.
"Yumeko," kata Ryohei sambil tersenyum tajam, "kenapa kau masih bertahan dengan manusia itu? Kau bisa memiliki kekuasaan yang luar biasa bersama-sama denganku, tidak seperti hidup di bayangan manusia yang lemah."
Fujiro tersenyum mendengar kata-kata Yumeko. Dia merasa lebih percaya diri dan berani ketika dia tahu bahwa Yumeko selalu bersamanya.
Ryohei yang kesal dengan keberanian pasangan ini, akhirnya melepaskan kekuatan tengu-nya. Dia melayang di udara, memanipulasi angin dan memicu badai yang mengerikan. Yumeko dan Fujiro merasa tekanan yang besar, tetapi mereka saling memandang dengan tekad yang kuat.
__ADS_1
Mereka bekerja sama dengan indahnya, Yumeko mengandalkan kemampuan kitsune-nya yang kuat dan Fujiro dengan keberanian dan ketegasannya. Mereka menghadapi tantangan demi tantangan yang dilemparkan oleh Ryohei. Badai yang mengerikan berkecamuk di sekitar mereka, tetapi cinta mereka adalah perlindungan yang tak tergoyahkan.
Setelah pertarungan yang panjang dan melelahkan, Yumeko dan Fujiro berhasil mengalahkan Ryohei. Tengu itu terdampar di tanah dengan sayap-sayapnya yang terluka dan kehilangan kekuatannya. Dia memandang pasangan ini dengan bingung dan frustrasi.
Yumeko dan Fujiro mendekati Ryohei dengan penuh kebaikan hati. Mereka tahu bahwa, di balik ketidaksepahaman dan tindakan liciknya, Ryohei juga adalah makhluk yang mencari tempat untuk merasa dicintai dan diterima.
Mereka memutuskan untuk membantu Ryohei menemukan kedamaian dan tempat yang sesuai untuk dirinya. Dengan kerendahan hati, Ryohei akhirnya menerima tawaran perdamaian dan berjanji untuk meninggalkan desa tanpa membawa kekacauan lagi.
Episode 10 berakhir dengan desa yang akhirnya mendapatkan kedamaian yang telah lama mereka cari, dan Yumeko dan Fujiro yang berdiri bersama-sama dengan cinta yang lebih dalam dan kuat. Mereka tahu bahwa perjalanan mereka belum selesai, tetapi mereka juga tahu bahwa dengan cinta yang mereka miliki satu sama lain, mereka dapat menghadapi semua rintangan yang akan datang. Dan mereka berjanji untuk terus bersama-sama, menjalani petualangan yang tak terlupakan di dunia yang penuh misteri dan keajaiban ini.
__ADS_1