
*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣
"Ra!
"Hm..." "kenapa Jes?
"jalan-jalan yuk! bosan nih..."
"emang di kasih, kita jalan-jalan! "sama Ibu Asrama...
"nggak tau sih, tapi gue pingin ke luar Asrama! "gue bosan Ra, jessica memasang Wajah sedih.
"hmm..." "ayo, deh kita jalan-jalan biyar gue yang izin sama Ibu Asrama, mudah-mudahan di kasih sih, Dara tersenyum.
"Yes! "makasih Ra, Jessica tersenyum lebar.
*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣
""tok tok tok!
"ceklek..."
"Eh! ada Dara Dan Jessica, kenapa ya? "ada yang bisa Ibu bantu Nak! Ibu Asrama tersenyum ramah.
" gini bu, kami mau mintak Izin keluar sebentar, boleh nggak bu? "mereka memasang Wajah penuh harap.
"hm...! "gimana ya! ini kan lagi ada Corona, Ibu Asrama terdiam sejenak untuk berpikir, hmm..." "boleh deh tapi! jangan lama-lama ya! ingat pake masker, ya!
"oke bu, mereka tersenyum lebar
"kami jalan dulu Bu!
__ADS_1
"ibu asrama hanya mengangguk dan tersnyum.
*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣
"heh! Ada Anak pungut! "Kirana tersenyum mencemooh, melihat Dara dan Jessica lewat.
"lo ngomong sama siapa?
" ya ngomong sama kalian lah, Kirana tersenyum sinis.
"oh, sama kami! tapi maaf ya kami nggak merasa tu, anak pungut! Jessica senyum mengejek.
"cih, jangan sok-sokan deh lo! Kirana menunjuk Jessica.
"siapa yang lo maksud, gue? "Jessica menunjuk dirinya sendiri. " dengar ya, nenek Lampir, kalau lo terus mempunyai rasa iri hidup lo nggak akan tenang!
"apa! lo bilang? nenek Lampir, Kirana mengangkat tangannya untuk menampar Jessica, tapi tangannya langsung di pegang sama Dara.
"jangan berani-beraninya lo mau nampar sahabat gue! Dara menatap Kirana dengan tajam, sambil melepaskan tangan Kirana yang dia pegang.
"Jes, yuk kita jalan nggak usah di pikirin tu si Kirana, Dara langsung menarik tangan Jessica.
"gue heran sama nenek Lampir itu, cari masalah terus sama kita! Jessica bersungut-sungut.
"Dara hanya mengangkat bahu.
*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣
"mereka berdua benar-benar menghabiskan Waktu, menghilangkan rasa bosan karna terkurung di asrama, setelah mereka ada di luar mereka benar-benar manfaatkan waktu dengan sebaik mungkin.
"Jes!
__ADS_1
"kenapa Ra?
"segini aja belanjanya, udah banyak kok! Dara mengusap keringat di keningnya.
"Jessica langsung melihat belanjaannya, hmm, benar juga udah banyak.
"Ra! Kita bayar dulu yuk ke kasir!
"Dara hanya menganggukkan kepala.
"Dara emang nggak sebanyak Jessica belanja, karna Dara menabung uang yang dia dapat dari asil mengikuti lomba-lomba dan pentas band... "berbeda dengan Jessica, Jessica emang ratunya belanja mungkin karna dia masih punya ibu, meskipun Ayahnya sudah meninggal, tapi dia masih punya sosok seorang kakak laki-laki yang mengirimi uang meskipun nggak banyak, karna kakak ipar Jessica nggak suka sama Jessica, karna itu lah dia mau pindah ke Asrama, Apa lagi Jessica emang akrab dengan Dara dari sebelum Pindah ke Asrama, karna mereka satu tempat sekolah.
*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣
"Jes, lo udah selasai bayar?
"Udah Ra, ra yuk kita pulang ke Asrama!
"Dara hanya mengangguk, sambil menenteng barang belanjaannya.
"Ra!
"hmm, kenapa Jes?
"segitu aja lo belanja? "sambil Jessica menunjuk barang belanjaan Dara!
"Ya, emang kenapa Jes? Dara menatap Jessica dengan penuh tanya.
"Dikit amat Ra?
"Ya, ini aja udah cukup kok, kan gue nggak serakus lo Jes! Dara tertawa kecil.
__ADS_1
" hehe, ya juga ya! Jessica menggaruk rambutnya yang nggak gatal sambil meringis.
*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣*️⃣