
Dengan cepat ana menuju ke restauran tempat kedua sahabatnya berada..
tanpa disadari ana menggandeng tangan Nathan yang berada di sampingnya
"ayo"ucap ana dengan menarik nathan...
Nathan menyeritkan kedua alisnya karna tingkah ana yang langsung menarik tangannya untuk mengikutinya
~se sampainya di restauran~
"hai gaiss"sapa ana dengan kedua sahabatnya yang masi menggenggam tangan Nathan..tentu saja lexa dan veli melotot karna apaa yang mereka liat,pasalnya ana tidak suka berpacaran pikir mereka
"lu??" tunjuk veli ke ana dan nathan
"Ana lu pacaran???" tanya lexa yang masi melotot karena melihat mereka berdua tentu saja ana menyeritkan dahinya tak mengerti apa yang di katakan lexa.
Nathan Masi diam dengan apa yang dibicarakan ketiga gadis di depanya..tentu saja Nathan tau apa di pikiran kedua sahabat ana ini
"ana tangan lu???"ucap veli kepada ana dan tentu saja ana langsung melepaskan tanganya yang masi bergandengan dengan Nathan tanpa dia sadari
"kok lu gandeng tangan gw?" tanya ana kepada Nathan
"cie anaa" sorak lexa kepada ana yang menurutnya mereka sudah berpacaran hanya pura-pura saja
"apaan si,,engga ya" jawab ana yang memang dirinya merasa tidak berpacaran dengan Nathan..bukan tidak berpacaran,dia juga tidak terlalu mengenal Nathan dan bagaimana dia akan berpacaran?? begitu pikir ana
"tadi lo tiba-tiba narik tangan gua langsung kesini,yaudah gua ngikuti aja" ucap Nathan kepada ana
"bener ga tu naa" goda veli kepada ana dengan menaik turunkan satu alis nya
"hisss engg-gak kok" ucap ana sedikit gugup dan menggigit bibir bawahnya karna dipikir lagi memang benar apa kata Nathan bahwa ana yang menarik duluan
"yaudah gua pergi dulu" pamit Nathan kepada ketiga gadis cantik itu..
"lah ga di sini dulu Nat?" tanya Veli kepada Nathan yang belum duduk sudah pamit terlebih dahulu
"nah iya tuhhhh" sambung lexa yang menggoda ana karena hal tadi...
Tentu saja di balas dengan muka sengutan dari ana
"engga , gua harus pergi soalnya" ucap nathan yang memang dia harus pergi
"yaudah hati-hati nat" jawab veli
"hmm." jawab nathan dan langsung pergi dari restaurant itu
"kok lu kaya Deket bgt sama Nathan vel?" tanya ana yang memang penasaran dengan sikap mereka berdua,pasalnya mereka belum saling kenal, boro-boro saling kenal..
saling sapa aja jarang,bahkan tidak pernah
"ciee ada yang cemburu awkwk" goda lexa dengan ketawa jailnya
"Idih bukan yaaa caaa, secara mereka kan belum pernah sapa menyapa,kok bisa ngomongnya santuy kaya udah kenal lama aja gtu loohhh" jelas ana panjang kepada lexa
__ADS_1
"Dia sepupu gue" jawab veli yang sontak saja membuat kedua sahabatnya melotot tidak percaya dengan perkataanya..
pasalnya kalau mereka sahabatan harusnya sering sapa menyapa
"GA MUNGKIN!!!" ucap lexa dan Luciana bersamaan,bahkan hampir orang di dalam restaurant itu kaget karena teriakan keduanya
"gausah keras-keras kalii ah" dengus kesal Veli karena suara kedua sahabatnya yang sangat keras,dan tentunya sedikit malu karna kelebayan mereka..
Bukan lebay tapi lebih tepatnya juga tidak enak oleh orang di sekitar
"jelasin-jelasin gimana bisa jadi sodara???"
tanya ana dan di angguki oleh lexa karena mereka sangat penasaran
"jadi tuh gini..." jawab ana yang akan memulai ceritanya
*TROWBACK *
pada Minggu kemarin saat malam hari...
Keluarga besar Suarez /veli kumpul di rumah kakeknya yang mewah dan megah untuk menjenguk kakeknya yang sedang sakit
saat veli sedang mengobrol dengan eyang dan memperbincangkan soal sekolah Veli..
Ada beberapa anak dari eyang suarez atau eyang sua datang satu persatu.
Salah satunya adalah keluarga Nathan..
Mereka datang dan memberi salam kepada eyang(ayah mereka) dan Veli juga memberi salam kepada uncle dia..
Saat veli hendak pergi ke kamarnya ada satu keluarga yang telat datang...
Karna veli tidak tau siapa mereka,Veli segera pergi ke kamarnya..
pikirnya itu hanya tamu yang di undang
secara Veli sendiri belum sama sekali pernah melihat keluarga itu di keluarga suarez
"mau kemana vel?sini dulu" ucap roni kakak sepupu Veli, yang melihatnya ingin ke kamarnya
"mau ke kamar lah,udah ngantuk.." jawab veli dengan menguap yang memang dia sudah sangat mengantuk...
Tidak heran jika veli punya tempat tidur sendiri di rumah eyang nya
karena memiliki rumah yang sangat besar..
dikarenakan dahulu itu adalah tempat keluarga Suarez berkumpul sebelum sibuk dengan urusan mereka sendiri...
"sini dulu dek ada uncle arga" ucap mamah lesta mamah veli
mamah lesta adalah menantu dari eyang Suarez,karena eyang memiliki 5 anak laki-laki semua...
meski begitu eyang amat sangat bahagia karena anaknya berbakti dan sangat bisa di banggakan olehnya
__ADS_1
"uncle Arga siapa???" tanya Veli dengan muka polosnya dengan berdiri di tangga karena kamar dia berada di lantai atas...
sontak saja pertanyaan Veli membuat semua orang tertawa juga terkejut, pasalnya uncle Arga adalah anak pertama dari keluarga Suarez
"ini uncle Arga anak pertama eyang,memang gapernah pulang, karna mengurus perusahaan di Peru.." jawab mamah lesta menjelaskan karena dia faham jika veli tidak mengenali unclenya itu
"ohh" ucap singkat Veli dan segera turun kembali dan memberi salam kepada uncle nya itu,dan keluarganya..
"hehe maaf ya uncle,gatau soalnya
kiranya tadi tamu" jujur Veli dengan kikuk karena memang merasa tidak enak
"gapapa,,kamu udah gede aja sekarang yaa" jawab uncle Arga dan mengusap kepala Veli
"hehehe iya" jawab veli Masi dengan senyum kikuk
"sini semuanya duduk udah ada roti nihh"
ucap aunty kezia menantu ke 2 eyang
"wah asikkk brownies!!" girang roni yang memang sangat doyan makan itu
Saat sedang asik makan,keluarga Suarez menanyakan banyak hal soal sekolah ke Veli dan juga keluarga lainya...
"jadi rencananya pindahan sekolah Nathan gimana?jadi di pindahin?" tanya ayah Veli kepada uncle arga
"rencana mau dipindahin ke SMP SAKTI BANGSA bareng sama veli juga
lagian kan deket dari rumah" jawab Arga
"HUaaa aku ngantuk bgt... aku tidur duluan ya eyangg" ijin Veli kepada eyang dengan menguap
"iyaa tidurr sana kasian cucu eyang udah merem melek gitu" jawab eyang yang membuat seisi ruangan tertawa kerena melihat Veli yang merem melek karena kantuknya yang tidak bisa di tahan.
Dengan segera veli naik ke atas dan tidur karena benar"ngantuknya tidak bisa di tahan
~pagi hari di kediaman keluarga Suarez~
Pada saat pagi hari veli pergi ke taman belakang untuk menghirup udara segar pagi hari, dikarenakan rumah kakeknya yang masi menyatu dengan alam sehingga sangat sejuk bila pagi datang
ketika Veli berada di taman,dia melihat sosok tampan sedang asik membaca buku di kursi merah
"Lo ngapain di sini?"tanya Veli kepada lelaki itu
"baca buku" jawab singkatnya
"Lo siapa disini?" tanya Veli lagi yang memang dia tidak mengenal lelaki itu,pasalnya tadi malam ia sudah terlalu ngantuk sehingga susah untuk melihat siapa-siapa saja yang datang
"gua Nathan" balasnya dengan nada dingin
"ohh anaknya uncle Arga ya?" ucap veli sambil duduk di depan lelaki itu
"hmm" balasnya cuek lagi
__ADS_1
"dih cuek amat" Veli pun segera pergi dari taman karena malas dengan jawaban dingin Nathan,lagipun dia harus membantu yang lainya untuk mempersiapkan sarapan