
Tepat sebelum mereka memukuli Nicky anak buah nya datang untuk memberi bantuan ."wuiih ada tamu gak diundang nih"kata Bohim."iya nih Im kita jamu pakai apa nihh"sahut seorang anak buah Nicky. "jangan banyak bacot lu banci"Jawab seorang dari para preman tersebut.Para preman tersebut tidak mengetahui bahwa sedari tadi Nicky sengaja mengajak mereka berbicara untuk megulur waktu menunggu anak buahnya."Sekarang kita seimbang mau dilanjutkan kagak?, peraturan nya kalau kita menang loe semua tunduk sama kita kalau kita kalah loe semua jadi tuan kita, gimana?"tantang Nicky dengan gaya meledeknya."Oke kita terima"sahut salah seorang yang merupakan ketua mereka."Oke mari kita mulai .Satuuuuuu.....,duaaa....,tigaaaa!dan seranggggg"teriak Nicky.Yah begitu lah kehidupan nya dia memang merasa sangat senang berkelahi tapi dia tidak suka memulai duluan karena menurut nya kesatria sejati akan bertindak apabila musuh bergerak. Setelah hampir satu jam berkelahi beberapa orang preman telah tumbang dengan bersimbah darah di bagian kepala mereka juga beberapa lebam di bagian muka."Sesuai janji loe semua tunduk sama gueee! Dan satu lagi yang harus loe semua ketahui adalah gue paling benci namanya penghianat !Ngerti loe?"Hardik Nicky."Siap tuan"kata mereka serentak dengan tampang ketakutan."Gue gak suka dengan panggilan tuan"ancam Nicky."Panggil dia bos aja"sahut Bohim ."nah itu lebihhh baik"jawab Nicky seraya tersenyum ke arah Bohim . Begitu lah mereka berdua sudah seperti saudara kandung karena mereka bersama sejak umur 4 tahun mereka berjumpa di pasar C dan sekarang mereka menjadi preman dan debt kolektor paling disegani di kota tersebut.Karena sama sama tidak memiliki orang tua mereka jadi memiliki sifat yang sama yaitu petakilan dan pemberani tidak ada rasa takut di hati mereka . "Gimana nihh Ky? apa kita tagih besok ae ?"tanya Bohim "Besok ae kepala peang loe trus anak dipanti loe kasih makan apa koplak"sahut Nicky ."eeee ************ ular uang loe kan masih ada "sahut Bohim sambil menjitak kepala Nicky."Benar juga lu nampan bocor"sambil mengelus elus kepala nya yang dijitak oleh Bohim .Memang mereka berdua sangat gahar dan seram dengan beberapa tatoo dibagian tubuhnya tapi mereka juga memiliki hati yang baik buktinya mereka merupakan penganggung jawab dan pengurus suatu panti asuhan dimana mereka dibesarkan .Mereka selalu membawa kan makanan ketika pulang ke panti asuhan tersebut.
__ADS_1
Dipanti Asuhan
__ADS_1
"Siang buk Lastri"sapa Bohim ."eee nak Bohim siang juga "jawabnya ramah.Buk Lastri adalah pemilik panti asuhan tersebut dan juga yang mengajak Nicky serta Bohim untuk tinggal disana. "Ini buk kita bawaanin makanan untuk adik adik"kata Nicky dengan tersenyum "ohh yaudah langsung bagiin aja soalnya mereka juga belum pada makan nak Nicky "jawab buk Lastri "ohhh ok buk kalau begitu kita masuk dulu"sahut Bohim sambil membawa kantongan yang berisikan makanan tersebut .
__ADS_1
"Adik adik liat nih bang Bohim bawa apaan?"goda Bohim "Emang apa itu bang "kata seorang anak berusia 3 tahun "ini makanan untuk kalian sayang ucap Bohim sambil tersenyum lalu membagikan makanan tersebut.Sementara itu hp Nicky terus berbunyi "Im gue keluar sebentar ya ngangkat telepon "kata Nicky "ok ky"jawab Bohim.Beberapa menit kemudian Nicky masuk dengan wajah yang khawatir."Ada apa Ky?"tanya Bohim dengan wajah yang panik juga
__ADS_1
lanjut Episode Berikutnya yahh😄😄😄
__ADS_1