
pada suatu hari ada seorang
wanita bernama (putri) dia adalah
seorang anak yang cukup
berprestasi dia akan segera menikah
pada hari pernikahan kemudian
"putri" ucap mamanya
"iya ada apa mah" jawabnya
"kamu cepetan dandannya calon
suami kamu udah nungguin di luar"
ucap mamanya lagi
"iya ma ini juga udah mau selesai kok" jawabnya
"yaudah mama duluan ya" ucap mamanya sambil berjalan keluar
"iya ma"jawab putri
*SAH*ucap para tamu undangan
yang ada di situ
"Alhamdulillah kalian udah sah"ucap mamanya
"iya ma alhamdulillah"sambungnya
"yaudah kita pergi ke kamar dulu ya mah untuk ganti baju"ucapnya
"yaudah sana"jawab mamanya
dikamar kemudian mereka berdua mangganti pakaian mereka
" sayang"ucap zaki (suaminya)
"iya sayang kenapa"jawab putri
"kamu udah ganti baju"tanyanya
"udah"jawab putri
"mumpung belum sore kita pergi
kerumah orang tua aku dulu ya"
tanya zaki
"iya ayo"jawabnya
"yaudah kita berangkat sekarang"
ucap zaki
__ADS_1
"iya"jawabnya
di luar kemudian
" mah putri pergi dulu ya"tanya
putri meminta izin kepada mamanya
"emang kamu mau kemana put"tanya mamanya
"aku mau ke rumah mertua aku mah"jawab putri
"yaudah sana hati hati ya"ucap mamanya
"yaudah aku pergi dulu ya ma"ucap putri sambil mencium tangan mamanya
di perjalanan kemudian
"sayang" ucap putri
"iya sayang ada apa"jawab zaki
"itu disana ada yang jual buah kita
mampir dulu yuk buat
oleh oleh mama sama papa kamu"
ajaknya
"yaudah ayo aku parkir mobil dulu ya"
sesampainya di rumah orang tuanya zaki
*TOK TOK TOK*
"siapa yang mengetok pintu"ucap aisyah (adiknya zaki)
"yaudahlah aku buka aja"sambungnya
"iya siapa ya"ucap ais sambil membuka pintu rumahnya
"setan"ucap zaki yang sedang kesal
karena ais yang terlalu lama membuka pintu
"oh setan kenapa setannya bisa
nginjek tanah"jawab ais ejek
"habisnya kamu lama banget bukain
pintunya"kata zaki
"ya aku kan takut rentenir nagih utang
mana aku sendirian lagi"ucap ais canda
"emang kamu punya hutang"tanya zaki
__ADS_1
"engga sih" jawabnya
keluarga zaki memang tidak pernah
punya hutang karena keluarga
mereka memang terkenal sangat kaya
"emang mamah kemana ais"tanya zaki
kepada ais karena melihat rumahnya yang sepi
"mama sama papa pergi tadi tapi gak
tau kemana"jawab ais yang tidak tau
mereka kemana
"oh yaudah"jawab zaki
"kalian gak mau masuk ke dalam"
tanya ais
"kan kamu gak nyuruh kita masuk"
jawab zaki
"lagian ini kan juga rumah kakak"
ucapnya
"yaudah ayo kita masuk aku capek
berdiri di sini terus"ucap zaki
di dalam kemudian
"ini buah oleh oleh dari kita"ucap zaki sambil menaruh buah itu di depan ais
"ngapain kalian beli buah
orang di sini ada sama kebun kebunnya
kok"jawab ais ejek
"oh iya aku lupa kalo di sini ada
kebun buah"kata zaki
keluarga mereka memang mempunyai
kebun buah bunga sayur dll
ketika buah atau sayur mereka sudah matang
mereka langsung menjualnya ke luar negeri
dan sisanya mereka bagikan ke warga di sekitarnya karena keluarga mereka selain di kenal sangat kaya keluarga mereka juga dikenal sangat baik dan ramah mereka juga tidak sombong.
__ADS_1