
Setelah beberapa hari di rumah sakit kini kondisi kaki ibu nya Sari masih belum sembuh total dan pihak rumah sakit memberi tahu bahwa Ibu nya Sari harus operasi luka di kaki nya ibu nya karena sudah inveksi. Saat operasi berlangsung Sari dan kakak nya pergi ke rumah bude nya untuk mandi dan ganti pakaian,sesampainya di rumah sakit ternyata ibu nya Sari sudah berada diruang operasi dan Sari pun langsung duduk didepan ruang operasi bersama bude-bude nya,saat operasi berlangsung kakak nya Sari dipanggil untuk masuk kedalam ruang operasi guna mengambil keputusan apakah kaki Ibu nya Sari akan di operasi dibagian luka nya saja apa harus diamputasi dan akhirnya kakak serta bapak nya sari mengambil keputusan kalau dioperasi bagian luka nya saja tanpa harus amputasi karena memang ibu nya Sari tidak mau kalau kaki nya diamputasi.
Selang berapa menit akhirnya ibu nya Sari sudah keluar dari ruang operasi dan segera dipindahkan ke ruang rawat sebelumnya. Karena selesai operasi Ibu nya Sari belum sadarkan diri karena masih pengaruh obat bius.
Setelah menunggu agak lama akhirnya ibu nya Sari sudah sadar dan langsung di beri minum oleh bude nya Sari karena ibu nya Sari sendiri sudah puasa sejak semalaman.
Setelah beberapa hari dirumah sakit kini ibu nya Sari minta keluar ruangan ingin melihat luar,dan segera bapak nya Sari mengambil kursi roda untuk digunakan keluar ruangan,di luar ruangan ibu nya Sari begitu bahagia dan ingin tidur dan segera bapak nya Sari akan mendorong kursi roda kedalam ruang tapi ibu nya Sari tidak mau,setelah cukup lama akhirnya ibu nya Sari minta kembali ke dalam ruangan
Tak terasa kini sudah jam 3 sore dan saat nya perawat rumah sakit membersihkan luka kaki ibu nya Sari seperti biasanya, saat kaki ibu nya Sari dibersihkan Sari dan kakak nya serta bude dan Ibuk nya Vi tidak berani di dalam karena tidak tega melihat keadaan ibu nya Sari dan yang berada didalam adalah bapak nya Sari yang selalu setia menemani ibu nya Sari. Tak butuh waktu lama akhirnya kedua perawat yang membersihkan luka kaki ibu nya Sari pun keluar dari ruangan,kini Sari,bude,kakak,serta mbak nya kembali masuk ke ruangan. Setiap hari nya ruangan ibu nya Sari selalu ramai karena banyak yang menjenguk.
__ADS_1
Malam nya Sari yang gantian berjaga karena bude dan ibuk nya Vi pulang karena kebetulan ibu nya Vi sedang hamil dan takut kenapa-kenapa karena sudah beberapa hari berjaga dirumah sakit,sedangkan bude nya Sari pulang karena merasa kelelahan tetapi setiap hari mereka selalu datang kerumah dan izin untuk pulang.
Keesokan hari nya Sari bangun dan segera mandi di kamar mandi rumah sakit dan setelah selesai Sari segera berpamitan kepada bapak dan ibu nya untuk berangkat ke sekolah dan saat berpamitan ibunya berkata bahwa nanti tidak usah ke rumah sakit karena nanti ibu nya akan minta pulang.
*Saat dirumah*
Setelah kepulangan ibunya Sari banyak tetangga yang datang kerumah Sari untuk menjenguk ibuk nya Sari yang baru pulang dari rumah sakit. Dari pagi sampai malam selalu ramai orang yang datang untuk menjenguk,hingga suatu malam yaitu malam kamis ibuk nya Sari minta di bacakan Al-qur'an,Sari dan keponakan serta anak dari buleknya pun mengaji setiap habis magrib hingga habis isya' dan saat itu juga keadaan ibuk nya Sari semakin memburuk dan sudah di bacakan surat yasin oleh ustadz yang rumahnya dekat rumahnya Sari, tapi karena kehendak Allah ibuk nya Sari masih diberi kesempatan untuk hidup kembali,saat itu juga rumah Sari begitu ramai di datangi orang karena memang ibu nya orang baik jadi tidak mudah untuk tetangga menyukai ibu nya Sari, Sari pun sudah menangis karena memang dia belum siap apabila ditinggal orang tua nya sedangkan Sari sendiri masih duduk dibangku kelas 3 SMK dan masih sangat membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Setelah kejadian dimalam itu Sari lebih rajin membacakan ayat suci Al-qur'an karena itu lah permintaan ibu nya Sari.
"Mbak mau pulang ke purwodadi dadi sekarang mbak?" tanya Ibu nya Sari
__ADS_1
"Iya nduk" jawab bude nya Sari
"Jangan pulang dulu ya mbak disini dulu aja" Pinta Ibu nya Sari
"Iya nduk" jawab bude nya Sari
Akhhirnya bude nya Sari memutuskan untuk tetap dirumah Sari. Pada sore hari nya bidan desa Sari kembali kerumah sari untuk membersihkan luka di kaki ibu nya Sari bekas operasi,bidan pun berkata kalau kaki nya ibu nya Sari sudah berwarna merah karena sebelumnya kaki ibu nya sari berwarna putih karena darah putih lah yang mengalir sedangkan darah merah sudah tidak mengalir. Disaat bidan membersihkan kaki ibu nya Sari bidan pun menggoda ibu nya Sari kalau sudah sembuh ibu nya Sari disuruh memijat bidan yang merawat ibu nya Sari, karena memang hubungan ibu nya Sari dan bidan desa Sari lumayan dekat dan akrab. Seeprti biasa habis magrib pun Sari memulai membaca Al-Qur'an untuk ibu nya,disaat Sari membaca Al-Qur'an tiba-tiba ibu nya Sari memegang tangan Sari dan ditaruh diatas dada ibu nya Sari dan saat itu lah sari mulai cegukan dan karena ada tamu yang menjenguk ibu nya Sari,Sari beserta keponakan dan anak bulek nya berhenti mengaji. Karena dirumah Sari rame akhirnya Sari bergantian sama bude nya untuk menjaga ibu nya,setelah pukul 10 malam sari memutuskan untuk masuk ke kamar dan tidur, yang menjaga ibu nya Sari adalah anak bude nya Sari yang di rawat sejak kecil oleh orang tua nya Sari dan bude nya Sari serta ayah Sari, sedangkan kakak Sari sudah tidak tega melihat keadaan ibu nya. Sekitar pukul 2 malam Sari mendengar bude serta orang yang menjaga ibu nya membaca surat yasin dengan menangis tapi Sari berfikir kalau kodisi nya sedang tidak kritis dan Sari masih berpura-pura tidur. Setelah pukul 4 pagi sari di bangunkan oleh Anak dari bude nya yang dirawat orang tua Sari sejak kecil dan Sari pun segera bangun dan duduk disamping ibu nya,Sari pun ikut membaca surat yasin dengan keadaan menangis dan saat Sari duduk disamping ibu nya lah ibu nya menghembuskan nafas terakhir😭 Sari yang mengetahui ibu nya sudah meninggal Sari pun mulai menangis berbeda dengan kakak Sari yang tidak melihat saat terakhir ibu nya Sari menghembuskan nafas terakhir karena kakak nya selalu menangis karena memang sejak lulus SMP kakak langsung memutuskan untuk bekerja dan jarang bertemu oleh ibu nya pulang pun juga tidak tentu.
Pukul 5 pagi kabar meninggal nya ibu nya Sari sudah di siarkan di masjid,dan banyak kerabat serta tetangga yang datang kerumah Sari, Sari masih setia duduk disamping ibu nya yang sudah tidak bernafas lagi,bude nya Sari mencoba menenangkan Sari dan mengingatkan Sari agar air matanya tidak jatuh di bada ibu nya,saat itu juga teman sejak kecilnya Sari datang kerumah Sari dan langsung menenangkan Sari, seketika air mata Sari pun langsung tumpah dan sudah tidak bisa dibendung lagi karena memang trman sejak kecilnya itu juga pernah dirawat oleh ibu nya. Sekitar pukul 9 pagi ibu nya Sari sudah di mandikan dan di kafani dan ibu-ibu mengaji dirumah Sari,Sari melihat ibunya dari proses dimandikan hingga di kafani,Sari tidak bisa menahan air matanya saat melihat wajah cantik ibu nya yang di bungkus kain kafan dan Sari pun meneteskan air mata,Sari mencoba tabah dan ikhlas atas kepergian ibu nya dan pada pukul 10 pagi perwakilan dari sekolah Sari pun datang kerumah Sari dan teman-teman Sari langsung menemui Sari, Sari pun mulai tabah tetapi teman-teman Sari malah menangis dan membuat Sari meneteskan air mata lagi dan setelah kedatangan perwakilan dari sekolah kini saat nya jenazah ibunya Sari di makamkan sebelum dimakam kan jenazah ibu nya Sari di sholat i disaat itu juga Sari masih belum lercaya dan Sari memeluk tetangga nya dengan isak tangis yang menjadi-jadi tetangga Sari pun mulai menenangkan Sari,Sari tak pernah menyangkan akan ditinggalkan ibu nya di usia yang masih terbilang muda, Saat ibu nya Sari sudah di bawa ke tempat pemakaman Sari ikut mengantar ibu nya ke tempat peristirahatan terakhir ibunya dengan didampingi ayah dan 2 teman sekelas Sari yang lumayan dekat dengan Sari yaitu Nur dan Ifa. Setelah selesai Sari pun kembali kerumah dengan dibopong Ifa dan Nur karena Sari tidak makan sejak pagi dan selalu menangis, setelah selesai dari pemakaman Sari menuju kamar ibu nya dan Sari ketiduran karena memang Sari kelelahan dan selalu menangis. Pada siang hari teman SMP Sari datang,karena Sari masih tidur akhirnya Siti membangunkan Sari dan menuyuruh Sari untuk makan karena memang sebelum Siti masuk mememui Sari bapak Sari menyuruh Siti untuk membujuk Sari agar mau makan,tapi Sari pun menolak Perintah Siti untuk makan dan Sari pun hanya keluar dari kamar ibu nya untuk menemui Sari beserta temannya dan juga teman Sari,sore hari nya setelah Siti pulang kini Nur serta nenek nya datang kerumah Sari untuk mengucapkan turut berbela sungkawa,setelah Sari mandi Sari keluar untuk menemui Nur dan neneknya karena memang Sari lumayan dekat dengan Nenek Nur, setelah cukup lama akhirnya Nur dan nenek nha berpamitan pulang dan sore hari nya dilanjut acara membaca tahlil oleh ibu-ibu yang ngaji.
__ADS_1
--------------------------------------------------
Maaf ya temen-temen author nya sibuk di dunia nyata jadi tidak bisa Update epidose selanjutnya selama berhari-hari😂🙏