
oh nanti kalau udah selesai tolong buatin ya nak, bapak tunggu di teras kata ayah Rena.
iya pak, ini tinggal sedikit kok kata Rena.
setelah selesai Rena membuatkan kopi hitam untuk ayahnya dan di anter ke teras dengan membawakan pisang goreng yang tadi di buat ibunya.
ini pak kopinya dan Pisang goreng juga ibu tadi buat kata Rena menaruh nampan di atas meja.
wah mantap nih minum kopi sambil makan pisang goreng, terima kasih ya nak kata ayah Rena.
iya pak sama-sama kata Rena.
Rena pun masuk kembali ke dapur untuk membantu ibunya lagi l,agar cepat selesai masaknya.setelah 30 menit Rena dan ibunya selesai masak dan mereka pun makan malam bersama di ruang makan.setelah selesai makan dan bersihin piring kotor Rena masuk ke dalam kamar untuk belajar, walaupun besok belom ada pelajaran Rena tetap belajar,Rena membaca buku pelajarannya walaupun sedikit membingungkan tapi Rena tetap belajar agar nanti disaat pelajaran di mulai Rena bisa lebih mengerti disaat ibu atau bapak guru yang sedang menerangkan.rena belajar sampai pukul 20.00 WIB.rena pun keluar ingin nonton tv sebentar sebelum tidur dan ternyata di depan tv cuma ada ibunya.rena pun bertanya
low bapak kemana Bu kok sendirian nonton tv tanya Rena.
bapak lagi kumpulan nak di tempatnya pak RT kata ibu.
gimana Bu panennya bagus kata Rena.
Alhamdulillah nak bagus doain ya semoga Minggu depan bisa beli sepeda buat sekolah biar kamu gak gonceng Riko lagi kata ibu Rena.
iya Bu amin,Rena juga merasa gak enak kalau di bonceng Riko terus Bu makanya kemarin Rena berangkat pagi sekali tapi ujung-ujungnya Rena di goncengin Riko lagi gara-gara kemarin Rena di cegat Siti karena Rena gak bawa sepeda kata Rena menceritakan semuanya.
ya Allah nak maafin bapak sama ibu ya karena belum bisa beliin sekarang kata ibu Rena.
iya Bu gak apa-apa kok biar aja Siti kayak gitu yang penting Rena baik-baik saja kata Rena.
iya nak kamu harus selalu hati-hati kata ibu Rena.
30 menit kemudian ayah Rena pulang dari pertemuan warga tapi wajah bapak terlihat sedih Rena pun bertanya.
__ADS_1
low pak, bapak kenapa kok kelihatan sedih gitu kata Rena dia anak yang peka dengan keadaan kedua orang tuanya makanya Rena tidak pernah menuntut apapun sama kedua orang tuanya,Rena hanya menginginkan kebahagiaan kedua orang tuanya.
gak apa-apa kok nak bapak cuma sedikit lelah kata ayah Rena lalu masuk ke dalam kamar untuk istirahat.
ya udah kamu mau nonton TV apa tidur,ibu mau nyusul bapak masuk kamar kata ibu Rena berjalan masuk kamar.
Rena nonton TV sebentar lagi kata Rena sebenarnya Rena bingung kenapa ayahnya pulang-pulang terlihat sedih.
Akhirnya Rena memutuskan untuk masuk kamar tapi disaat Rena masuk kamar Rena mendengarkan obrolan kedua orang tuanya karena kamar Rena melewati kamar kedua orang tuanya dan kamar sholat.rena penasaran dengan apa yang dibicarakan kedua orangtuanya bukannya lancang tapi Rena hanya ingin tau kenapa ayahnya pulang-pulang sedih.
bapak kenapa kok pulang-pulang sedih tanya ibu Rena.
gimana gak sedih Bu tadi bapak dikatain sama bapaknya Siti, katanya bapak tuh bukan bapak yang baik buat Rena biarin Rena berangkat ke sekolah dengan jalan kaki gak seperti teman-temannya yang pada naik sepeda,jadinya bapak merasa bersalah sama Rena Bu karena sampai sekarang bapak belum bisa beliin sepeda kata ayah Rena.
udah pak jangan di dengerin kata bapaknya Siti,masak kamu kalah sama anakmu pak kaata ibu Rena.
anakmu selalu cerita sama ibu kalau dia sering di katain sama Siti tapi Rena gak kenapa-kenapa tuh pak malah dia makin semangat belajar malah sekarang dia bisa sekolah tanpa biaya pak,apa bapak gak bangga punya anak seperti Rena yang gak pernah menuntut,tapi lihat Siti dia selalu di penuhi apapun yang dia minta tapi apa yang di dapatkan kedua orangtuanya harusnya bapak bisa membanggakan Rena dengan prestasinya bukan karena apa yang kita kasih, Minggu depan Khan kita mau beliin Rena sepeda pak jadi bapak jangan khawatir lagi kata ibu Rena.
iya ya Bu kenapa bapak gak kepikiran sampai situ ya, makasih ya Bu udah ingetin bapak kalau enggak bapak pasti merasa bersalah terus sama Rena,iya Minggu depan bapak mau cariin sepeda yang Rena inginkan kita ajak Rena sekalian ya Bu biar dia pilih sepedanya kata ayah Rena bersemangat lagi.
iya pak Minggu depan nanti kita ajak Rena ke toko sepeda buat beli sepeda kata ibu tersenyum.
Rena pun ikut tersenyum karena ayahnya tidak sedih lagi. Rena heran kenapa anak sama bapak kelakuannya sama suka jelek-jelekin orang lain tapi dia gak melihat diri mereka gimana.rena pun melangkah ke kamar untuk tidur agar besok tidak terlambat sekolah.
Hari pun sudah pukul 06.00 WIB Rena sudah bersiap untuk sarapan tak lupa papan nama dia bawa dan topi kerucutnya.sebelum keluar rumah ternyata pintunya di ketok dahulu oleh seseorang.
__ADS_1
assalamualaikum,tok tok tok ucap seseorang.
waalaikum Salam sebentar ya kata Rena berjalan ke arah pintu dan membukanya.
hai Ren,selamat pagi sapa orang itu.
hai juga kamu Rik gue kira siapa tadi pagi-pagi sudah bertemu kata Rena.
hehehehe,,,,,,,,, ya udah yuk berangkat nanti terlambat kata Riko.
ya udah ayo gue udah siap kata Rena.
kamu gak pamit dulu sama kedua orang tuamu tanya Riko.
oh bapak sama ibu sudah pergi ke sawah pagi-pagi sekali tadi karena mau panen padi kata Rena.
oh ya udah yuk naik kata Riko sudah di atas sepedanya.
emang kamu gak keberatan setiap hari boncengin gue terus Rik tanya Rena.
gak kok masak badan sekecil itu berat Kata Riko meledek Rena.
ih gue gak kecil ya tapi langsing kata Rena dengan bibirnya yang manyun.
bedanya apa coba kecil Ama langsung sama aja Khan kata Riko.
ya gak ada bedanya sih kata Rena masih manyun bibirnya.
udah gak usah manyun 5 centi gitu dong nanti gue iket biar tambah 5 centi lagi baru tau rasa kamu kata Riko bercanda.
ih kamu ya ada-ada saja kata Rena.
__ADS_1
mereka pun beberapa saat terdiam lalu tertawa terbahak-bahak atas candaan mereka.dari kejauhan ada seorang anak yang melihat kebahagiaan mereka dengan wajah yang tidak suka dan dia mulai merencanakan sesuatu.