
Fajar telah menyapa pagi ku.
Kau jadikan harimu, hari untuk pengorbanan.Pengorbanan mencari rezeki, pengorbanan untuk mencari awal yang baru.
Kau ajarkan aku arti perjuangan, kau ajarkan aku arti kesuksesan.
Ayah mungkin tanpamu aku tidak bisa seperti ini.
Mungkin tanpamu aku tidak bisa berdiri di tengah-tengah impianku.
Impian untuk meraih keberhasilan.
Kau juga sebagai panutan untuk ku yah.
Saat aku kecil, Ayah sangat baik ,Kau peluk aku dengan jari-jarimu yang kuat ,Kau belai serta kau cintai aku
Ayah , Ketika ibu ada ,Kamu bersama ibu mendidikku , Memberi apa saja yang aku meminta , Bekerja, cari uang supaya aku masih tersenyum ,
Ayah , Tidak ada pahlawan yang lebih baik sesudah ibu, Kecuali kamu Ayah, Ayah, engkaulah pahlawanku , Yang berjiwa tegar Bagiku ,Engkau penawar sesal di arena luas ,Memberi dengan cinta ,b
Hidup untuk kami ,Berjuang untuk keluarga ,Selalu terpatri dalam hati ,Perjuanganmu yang penuh arti ,Bangga diri ini dititipkan padamu ayah , Senyummu di hadapan kami , Merubah segala payah , Terimakasih ayah.
Saat-Saat Bersama Ayah”
Waktu berjalan begitu cepat Menikam waktu dan kenangan yang kugenggam bersama Ayah
Bermain dengan puisi biru saat aku beku
Hilang kosong di tangan, raib.
Seandainya waktu sedikit tahu
Tahu bahwa hatiku teramat menyayangi Ayah
Aku tidak akan kehilangan seperti ini
Seperti puisi kehilangan baris
__ADS_1
Kenangan begitu banyak berputar di otakku
Saat bermain hujan saat memancing
Kenangan itu masih menyatu dengan kenyataan
Kenyataan yang tiada berhenti mempermainkanku
Akan ku jaga kebanggaanmu padaku
Hingga tiba saat anakmu tumbuh dewasa
Tidak akan cukup sebuah kata atau puitis untuk mengungkap kan rasa sayang mu kepada kami kau melakukan semua nya untuk kami kau berjuang untuk kami semua .
Rasa tidak cukup kata terimkasih kepada mu percaya lah kami sangat mengingikan kehadiran mu ayah semua anak mu seperti terlantar padahal kami mempunyai tempat untuj tinggall bersama.
Sajak berairmata merangkulku
Dan merambatkan tiap ratap disekitar gelap
Seolah kau utus jangkrik untuk memejamkan lelah ku
Seolah kau titipkan restumu
Lewat dingin malam menyuap
Mantra-mantra penghapus basah tatapku
Tiap dendang lantun macapat mengiring sendu
Seperti suara hati yang tersampaikan padaku
Bahkan suara gitar berbeda saat anganku
Menuju kenangmu
Getar yang memancar melahirkan syair
Bak pujangga berlagu
__ADS_1
Ini untukmu, Itu buatmu, Dan do'a sebagai baktiku
Miss you Ayah
Aku sangat meyayangimu sangat ayah.
Ayah...
Tulusnya nasehatmu tlah membingkai hatiku
Menuju lembah tinggi kedamaian ,Dekapanmu telah meredam amarahku , Tak kuasa tangisku berderai, Kala ku ingat kata bijakmu
Kau jaga aku, Dari kotoran raga dan jiwa yang kan nodai aku
Kau rela diterpa deburan buih yang berlalu, Demi aku Demi anakmu
Seakan tak pernah lelah kau, hapuskan tetes air mataku, Seakan tak pernah bosan, kau redamkan aku dari tangisan, Ku urai hati ini
Untukmu.Untuk segalanya yang tlah kau labuhkan, Pada Dermaga hidupku, Hanya sebentuk puisi dari ketulusan hati, Untukmu, ayah. Terima kasih.
Kerinduan
Ayah di mana engkau berada Di sini aku merindukan mu, Mengiginkan untuk bertemu, Merindukan akan belaian mu, Kasih sayang mu selalu ku rindukan, Engkau selalu hadir dalam mimpi ku, Mimpi yang begitu nyata bagiku, Menginginkan engkau untuk kembali,
Aku selalu mengharapkan engkau hadir, Menemani aku setiap hari,
Menemani masa pertumbuhan ku, Untuk tumbuh menjadi besar,
Tampa engkau di sisiku, Tampa engkau yang menemani hari - hariku
...****************...
...****************...
Syangilah jagalah selagi orang tua mu masih ada karna saat kamu kehilangan akan sulit untuk mengubah waktu atau untuk mengembalikan yang telah ilang kehilangan mengajarkan mu banyak hal kasih sayang yang hilang bahkan orang nya pun ikut ilang
Selamat sore thor
Hari nya mendung tapi bukan berarti ujan ya thor 😊😊😊
__ADS_1