Kontrakan Cinta

Kontrakan Cinta
Ini chit chat


__ADS_3


 


Ini chit chat.


Bacanya santai aja, aku lagi ngobrol ni ceritanya, bukan marah marah haha


Aku mau ngobrol sama kalian haha. Padahal karena aku ngga punya ide buat update dua cerita sekaligus hehe ( kena timpuk ). Padahal kan auhtor masih hutang beberapa chapter loh, kemarin baru update tiga chapter. Iya iya aku tau, kalian emang pinter ngitungin utang orang.


Giliran di tagih kalian ngilang. kalian tenang aja. Sabar~


Akhir akhir ini aku kurang istirahat, jadinya selama tiga hari kemarin aku ngga update dan ngga ngetik sedikitpun. Cerita lainnya juga gitu, aku insomia. Aku tidur jam sepulu malem dan bangun jam satu malem. Abis itu ngga tidur lagi, jadi aku cuman punya jam tidur tiga jam dalam


sehari. Aku tau ini kebiasaan buruk, makanya kalian jangan banyak baca cerita sampai tengah malem. Sering tuh aku liat komen di jam dua pagi, atau satu pagi.


Akhir akhir ini juga banyak masalah, duh! Aku jadi bosen jadi manusia. Pengen jadi tokek aja sekali kali. Saking bosen, dan gabutnya aku. Aku sampai ngajak ngobrol ayam perliharaan aku kaya gini. “ yam, kamu ngga cape apa? Ngurus delapan anak sendirian? Kamu kan single

__ADS_1


parent, kamu ngga mau ngerantau buat dapet penghasilan lebih buat anak anak kamu? Buat masa depan mereka.... “ dan tentu aja si ayam cuman diem dan ngga jawab apa apa. Tapi besokannya, waktu aku lagi buka jendela kamar. Si ayam udah jalan bareng ayam jago tetangga


sambil natap sinis ke aku seakan ngomong “ suami belum pulang, jangan sok tau ...! “ sebagai jomblo aku merasa ini penghinaan. Dan itulah yang aku lakuin di sela sela kegabutanku.


Aku sering balesin komentar komentar kalian loh padahal, kalau kalian pengin tau siapa yang udah di bales komentarnya. Buka tools komentarku. Liat komentar yang udah di posting, ada yang bales atau ngga. Karena mulai sekarang aku mau sering sering bales komentar kalian.


Kalian udah baca satu cerita lagi dari aku? Yang judulnya “ Senorita : The Evil Symphony “ kalau kalian udah baca, selamat. Kalian berarti udah baca satu sisi lain dari cara nulis aku. Di cerita itu juga aku dapet pembelajaran, ada yang tiba tiba ngejudge aku kalau aku itu plagiat,


plagiarisme. Duh. Stop negatif thinking kalau baca baru chapter satu, dan besokannya dia langsung hapus komentar itu. padahal di dunia yang namanya dunia maya ini, aku cuman pengin tau seberapa keberanian dia buat berargumen. Karena aku bakalan matahin argumen dia,


ya karena aku ngga plagiat ya. Enak aja, aku susah mikir, riset dan ngetik. Thats my effort. Main komen dan hapus gampang banget..... Ngga bertanggung jawab.


baca komentar kalian yang ngerasa terhibur dengan cerita ini. Yang ngakak lah, yang terhibur lah, yang di sampluk emaknya lah. Ini buat hiburan, bukan buat muasin orang kaya kamu yang komentar tanpa ada karya.


Kalau ini bukan preferensi cerita favorit kamu, ya jangan baca itu hal yang mudah dan simple buat di lakuin. Karena gaya cerita ini itu gaya cerita lama. Walaupun aku milenial, dan ternyata banyak yang baca cerita ini adalah kaum ibu ibu, ekhm ekhm ibu ibu cantik dong tentunya.


Aku itu golongan tua karena buku favorit aku itu bukan buku remaja kaya dilan, matt and mou, assalamu’alaikum calon imamku. Bukan. Tapi buku favorit aku itu justru Harry Potter ( aku udah baca semuanya sampai novel pendampingnya ) novel percy jackson ( ini juga usah

__ADS_1


selesai dan bagus banget ) novel enid blyton yang lima sekawan, novel komedi favorit aku apa? Lupus karya boim sama hilman yang udah terbit dari tiga puluh tahun yang lalu. Nah kan, semuanya buku buku jadul. Dan genrenya petualangan pula. Karena genre petualangan itu


bisa ada romantisnya, komedinya, gregetnya, horonya. Tapi coba, kalau cerita Loue ini cerita komedi tapi berubah jadi petualangan? Kalian bisa bayangin Loue mendaki gunung lewati lembah? Sungai mengalir indah ke samudera, bersama Raffa bertualang.....


Dan namanya genre komedi, banyaknya ya dari sudut pandang orang pertama. Dan komedinya apa? Ya dari interaksi tokoh tokohya yang di luar kebiasaan. Kelakuan Loue yang absurb, interaksi Loue sama Raffa yang unik. Kalau aku pake narasi. Raffa memukul Loue dan Loue


berteriak kesakitan. Kok jadi ngga gereget gitu bacanya. Kan kesannya bukan Kontrkan cinta lah... hehe. Pasti kalian yang baca judulnya itu mikir, ih novel romantis nih pasti. Haha salah. Kalian berekspektasi apa sih dulu, waktu pertama kali baca cerita ini? Aku pengin tau....


aku buat cerita ini buat hiburan, karena dengan kalian baca kalian jadi lupa masalah kalian, sedikit. Ini bacanya santai ya, aku lagi ngga marah marah. Kalau kalian ada yang mau di curhatin, komentar di bawah. Mau buka lapak buat cerita kalian juga ngga apa apa kok, aku kalau


lagi nulis jadi berhenti buat baca semua cerita. Ngga tau kenapa. Kalau ada dari kalian yang punya cerita, komentar di bawah dan aku bakalan baca cerita kalian kok tenang aja ....


ILY SO MUCH


LUH ya....


 

__ADS_1


 


__ADS_2