
"Hahaha , aku suka wajah kebingungan kalian.."
"Baiklah , akan ku beritahu , jadi aku menulis ulang takdir."
"Apa?!" tekan Natsu.
"Benar , sebenarnya aku sudah mati terkena serangan kalian berdua , tetapi truth power ku menulis ulang takdir."
Sebelumnya..
"The Force Of Heaven - Holy Destiny !"
Takdir ditulis ulang..
"Ya , begitulah kira-kira."
"Apa-apaan itu?" Shui Long dan Natsu semakin bingung.
"Tenang saja , kalian semua akan ku jadikan mayat."
"The Force Of Heaven - Holy Conqueror !"
Seluruh makhluk yang berada akhirat , terintimidasi dan pingsan.
"Argh , sial.."
"Yuji , kau adalah harapan.." ucap Shui Long dalam hati , sebelum ia pingsan.
Shui Long dan Natsu pingsan..
Tiba-tiba , Yuji terbangun..
"Sialan !"
Aura cahaya di tubuh Yuji menguat.
"Crown Force - The Rage 2 !"
Aura cahaya dan kegelapan semakin menguat , aura cahaya semakin terang , dan kegelapan semakin gelap.
Mahkota melayang milik Yuji , berubah menjadi aura ungu.
"Hoh , mungkin kekuatanmu saat ini setara denganku."
"Full Damage !"
Yuji menguatkan seluruh energi di kedua tangannya.
"Argh , sialan kekuatan ini terlalu besar.." Yuji menahan seluruh energi di kedua tangannya.
__ADS_1
"Krek !" Tanah pijakan akhirat mulai retak , karena energi yang dikumpulkan oleh Yuji terlalu besar dan dahsyat.
"Death Rage - Deadly Dimension Smash !
"BUK !"
"Uh.." Jovi terpental jauh dengan sangat cepat.
"Death Rage - Deadly Dimension Strike !" Yuji meninju Jovi dengan beruntun..
"Ora-Ora-Ora-Ora-Ora-Ora..." Yuji meningkatkan kecepatan dan kekuatan tinjunya. Sehingga , dimensi di akhirat mulai retak.
"Ora-Ora-Ora-Ora-Ora-Ora.." Yuji masih saja meninju Jovi dengan beruntun.
"Sial , dimensi dunia ini retak dan bocor," pikir Jovi.
Mereka berdua pun keluar dari akhirat , dan berada di Universe 1.
"Ora !" Serangan terakhir Yuji , membuat Jovi terpental sampai di Universe ke-17.873.
"Ouch , sialan.."
"Kenapa , dia tiba-tiba menjadi lebih kuat dariku , energi ku sebentar lagi sudah habis."
"Oh no , energi surgaku.." Seluruh energi surga yang sudah diserap oleh Jovi mulai menghilang.
Jovi kembali ke form Golden Universe.
"Golden Universe - Universe Eyes !"
Jovi melihat Yuji yang sedang menunju ke arahnya.
"Apa-apaan kecepatan itu , dia sudah mencapai universe ke-17.682."
"Oh no.."
Yuji sudah sampai di depan Jovi..
"Hah?"
"Ora !" Yuji meninju Jovi dengan sangat keras.
"Uehek !"
Jovi memuntahkan darah dan giginya copot.
"Ora-Ora-Ora-Ora-Ora.." Lagi-lagi , Yuji meninju Jovi dengan beruntun.
"Golden Universe - Golden Reflection !"
__ADS_1
Seluruh serangan Yuji dipantulkan kembali oleh Jovi.
"Uakh !" Yuji terkena serangan beruntunnya sendiri.
"Hahaha , oh yes.." ucap Jovi yang sudah lumayan sekarat.
Yuji terpental dan menabrak ribuan planet.
"Oh yes , oh yes .."
"Apa ?!" Jovi terkejut melihat Yuji masih berdiri.
"Matanya sudah berwarna putih , mungkin dia sudah pingsan , tetapi dia masih berdiri tegak , dia ini memiliki semangat bertarung yang gila," ucap Jovi dalam hati.
"Hoh , sungguh tekad yang kuat , perjuangannya membuatku terharu.."
Yuji dengan kecepatan 80 kali cahaya , menunju ke arah Jovi.
"Oh no , dia sangat cepat.."
"Death Rage - Zero Universe Smash !
"BUK !.."
"Uhak ! .." Lagi-lagi , Jovi memuntahkan darah.
"S-sialan.." Jovi pingsan..
Yuji pingsan sambil berdiri.
Beberapa saat kemudian..
Yuji dan Jovi terbangun dari pingsannya.
"Akan kukatakan , aku yang sekarang ini merupakan wujud terlemah dari sesuatu yang bernama Shin."
"Shin? , apa itu?" tanya Yuji.
"Shin merupakan wujud sempurna dari pengguna Omnipotent , dan Shin mampu membuat , menghancurkan dan memengaruhi apapun yang ia inginkan , dengan kata lain ia disebut , Mahakuasa."
"Aku tidak akan membiarkanmu menghancurkan semesta ini dalam wujud Shin , aku pasti akan menghentikan mu.." kata Yuji yang sedang sekarat.
"Hahaha , mana mungkin kau bisa menahan ku , tubuh mu semua sudah tidak bisa digerakkan."
"Ingat lah , aku akan kembali dengan wujud baru , dan membunuhmu."
"Golden Universe - Golden Dust.."
Jovi mengubah dirinya menjadi debu emas dan pergi meninggalkan Yuji.
__ADS_1
"Huh , sebentar lagi aku akan menghadapi orang yang sangat kuat.." ucap Yuji dalam hati.
"Heph." Yuji pingsan dan tersenyum.