Ku Bukanlah Bidadari

Ku Bukanlah Bidadari
episode 6


__ADS_3

~RUMAH RIVAL



#SETIBA DIRUMAH RIVAL LANGSUNG MASUK KAMAR MESKI MAMA INDAH MEMANGGIL TAPI,RIVAL DIAM BERGEGAS MENUJU KE KAMAR .


Rival


"Assalamualaikum..(sambil membuka pintu)"


mama indah


"val kok baru pulang dari tadi di tungguin dita tau?"


Rival


"(terdiam)"


mama indah


"rival ...rival ditanya orang tua kok diam saja,pokoknya kamu tidak boleh lagi ada hubungan sama gadis itu lagi"


~ rival bergegas pergi ke kamar



Rival


"hufff ..(menghelaikan nafas panjang),


tidak menyangka ini seperti mimpi buruk bagi ku.


*rival pun akhirnya mengambil handuk menuju kamar mandi..


setengah jam kemudian selesailah ia membersihkan tubuhnya yang di penuhi dengan keringat.


ambilah diary yang selama ini ia simpan,diary yang penuh cerita dari awal ia kenal dengan intan.


~DIARY RIVAL


mulailah ia menulis ✍


BIDADARI KU

__ADS_1


kau selamanya akan menjadi pelita dalam hidup ku...


aku akan tetap menjaga hati ini untuk mu


tidak ada yang lain selain dirimu sayang


walau banyak rintangan aku akan selalu berjuang untuk tetap bersama dengan mu


mungkin saat ini kamu kecewa dan kamu berhak untuk itu ..


dan aku pun berhak untuk memperjuangkan wanita yang selama ini menemani ku dari nol


wahai semesta jaga bidadari ku ,sampai pada akhirnya nanti ku menjemput dia untuk menjadi pendamingku selamanya menua bersama..


untuk mu yang namanya melekat di relung jiwa...


#jam menunjukan pukul 23:00 WIB waktunya istirahat,perlahan mata memejamkan mata,berusaha melupakan yang terjadi.


***


#suasana di kamar indah.


ia sedang meratapi yang terjadi dalam hidup nya kecewa,terluka,malu semua hal yang pahit iya rasakan setelah menaruh harapan selama ini kepada kekasihnya.


~dalam batinku


ya Tuhan apa yang terjadi dalam hidup ini sudah kehendak mu.


Tapi,aku selallu percaya bahwa engkau sedang merencanakan yang lebih indah dari rencanaku,jika dia benar yang terbaik untuk ku mudah kan lah kita bersama ,jujur aku kecewa dengan sifat orang tuanya yang begitu membuat aku sakit hati,maaf kan aku karna aku masih belum bisa memaafkan mereka.


*😥😥😭😭 tetesan air matanya yang berjatuhan tiada henti menunjukan bahwa intan masih inget perkataan mama indah.


intan


"salah ku apa ya tuhan,kenapa mama indah tidak merestui hubungan aku dengan anaknya padahal dari awal dia menerima ku dengan baik,meski dia tau bahwa aku emang dari keluarga biasa .


tapi, sekarang dia berubah fikiran apa mungkin ini saat nya aku belajar ikhlas melepaskan rival,entahlah (bergumam dalam batin)"


~tok..tok...tok


Bunda


"nak apa kamu belum tidur ?"

__ADS_1


intan


"iya bunda,sebentar(sambil membuka pintu)"


Bunda


"apa kamu baik-baik saja nak?"


intan


"aku baik-baik saja,bunda tahu kan anak bunda ini kuat☺(menyembunyikan kesedihanya)"


*bunda pun melamun


ya tuhan anak ku bisa menyembunyikan kesedihanya,aku tahu bahwa dia sedang berbohong.


intan


"bunda ..bun..bun,kok bengong si bunda nggak papa kan?"


Bunda


"astaqfirullah iya nak,bunda jadi bengong☺


Bunda salut sama kamu nak(sambil memeluk)"


intan


"ini sudah takdir bun aku harus bisa menerima,intan sadar bun nggak pantas buat rival"


Bunda


"iya nak,kamu harus percaya sama tuhan bahwa jika kalian berjodoh pasti bakal bersatu,jangan bersedih ya bunda selallu ada untuk mu,sini di peluk lagi anak kesayangan bunda☺"


intan


"☺☺☺"


*******


JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT NYA AGAR PENULIS TETAP SEMANGAT..


MAKASIH 😘

__ADS_1


__ADS_2