
" Pagi adik kecil kakak.. " sapa yordan mengacak rambut mey di meja makan
" iih kakak,udh syantik gini. malah dirusak. " kesal mey merapikan kembali rambutnya.
" vania sudah ke kampus kenapa kamu belum.? "
" masuk kelas sore aku nya. jadi habis sarapan bisa sambung bobok deh. "
" huss anak gadis kok mageran sih. "
" hehehehe.. "
walaupun cuma saudara sepupu,tapi yordan sejak kecil sangat menyayangi mey seperti adik kandungnya sendiri.
mey pun begitu,dia mendapatkan kasih sayang seorang kakak dari yordan. semenjak kakak kandung nya meninggal 6 tahun yg lalu karna kecelakaan,,yordan lah yang slalu menyemangati dan menyayanginya. jadi tidak pernah ada rahasia diantara mereka.
~~~~ **KAMPUS**
"rav,,cewek yang bertengkar dengan lo minggu lalu,dia\_\_\_"
" gak usah deh lo ungkit2 dia lagi,,bikin *bad mood aj* " ravi memotong perkataan evan.
" tapi lo harus tau,,dia cewek yg di jodohkan buat lo. " tegas evan
" gue tau.. " jawab ravi singkat.
" jadi lo udah tau ??? " tanya evan memastikan.
" mmm,,gue pernah lihat foto dia sekilas waktu mama kasih ke gue "
" lalu knpa lo memberi kesan yg tidak terlalu baik di pertemuan pertama kalian.? "
"entahlah,,lagian dari awal gue gk mau nerima perjodohan itu. kalau bukan karna terpaksa,ogah bngt. zaman \+62 msih hrus nerima yg namanya perjodohan..ck. " kesal ravi mengingat keputusan orang tua nya.
" kalau gue jadi lo mah,gue mangut2 aja. apalagi ceweknya secantik mey. *Btw*,, dia juga udah tau lo apa belum ya.? " heran evan.
" kayak nya sih belum waktu itu,kalau udah pasti dia gk bakal berani ngomong gitu ke gue. tapi sekarang entah ya,dia sudah tau cowok itu gue atau belum nya. " jawab ravi dengan tenang.
__ADS_1
pertanyaan yg sama pun terlintas do benak evan. evan adalah sepupu dari ravi,jadi wajar dia tau segala nya tentang ravi.
\*hmm.. bakal ***menarik*** selanjutnya nih. \* batin evan.
matahari sudah mulai terbenam di ufuk barat,,putu yg sedang mengendarai mobilnya dengan kecepatan normal tiba2 memperlambat laju kendaraan nya,saat melihat seorang gadis berjalan tergesa2 keluar dari sebuah gang dengan wajah panik.
benar saja ,kepanikan gadis tersebut bukan tanpa arti. tak jauh di belakangnya berjalan 3 orang pria sedang mengikuti nya. terlihat jelas dari raut wajah pria2 tersebut ad niat tidak baik dari mereka untuk gadis itu.
" di tempat sunyi gini tuh cewek ngapain coba jalan sendirian.? mana udah mulai gelap lagi. " gumam putu terus memperhatikan gerak gerik mereka dari dalam mobil.
menit selanjutnya hal yg tidak diinginkan terjadi,salah seorang pria mempercepat langkahnya dan menarik keras tangan gadis tersebut.
" ayolah cantik... mau kemana lagi.?? biar kami bertiga antar saja ya. " ucap salah satu pria tersebut dengan nada tidak baik.
" lepaskan.... kalian jangan macam2,atau.__ "
" atau apa sayang.??? atau kamu akan teriak.? teriak sekencang2 nya. tidak akan ada yg datang menyelamatkan kamu. kalau sudah gelap seperti ini tidak akan ada yg berani lewat sini. Hahahahahaha ". tawa preman tersebut bersahutan yg memaksa gadis itu harus berteriak minta tolong.
"ck si*l,,,, gue harus tolongin dia gak ya.? tapi gue kan baru habis mandi.kalau gue hadapi para brandalan itu,gue nanti kotor donk.? masa' harus mandi lagi sampai rumah.. tapi kasian juga cewek itu, " keluh putu yg berdebat dengan pikiran nya sendiri
" ahh mumpung sudah disini dan lihat ada yg butuh pertolongan,,gue tolongin aja deh. itung2 nambah pahala.. "
Bak pahlawan yg datang tepat waktu,,tanpa basa basi dan satu kata pun putu langsung menghajar para preman tersebut tanpa ampun. dengan bekal ilmu bela diri yg tinggi dimiliki putu,bukan hal yg sulit untuk putu menghabisi 3 preman tersebut seorang diri.
malah sebalik nya preman2 itu di buat lari terbirit2 oleh putu..
setelah berkelahi dalam waktu yg terbilang singkat,, putu membawa gadis tersebut masuk ke dalam mobil nya.
" kamu knapa bisa jalan di tempat sepi begini.? sendirian pula. kamu gak takut hal seperti tadi terjadi dan tidak ada yg menolong kamu.? " tanya putu memegang pundak nya yg sempat kena hantaman dari salah satu preman tadi.
" aku terpaksa lewat sini untuk mempersingkat waktu. maaf dan terimakasih atas bantuan kamu. kalau kamu tidak ad,entah apa yg terjadi pada ku sekarang ini. "
" selow aj. kebetulan gue lewat sih. hmm aku putu. " putu memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya.
" aku widya.. "
*hmm nih cewek manis juga * batin putu
__ADS_1
" kamu mau kemana biar aku antar sekalian. sepertinya arah kita juga sama "
" aku mau ke jl.cendana.. maaf merepotkan kamu sekali lagi. "
" its ok. itu gk jauh dari rumah gue.. "
setelah sampai di jl.cendana,,putu menurunkan widya dan segera berlalu.. belum beberapa meter mobil putu melaju,senyum ramah yg di sebarkan di bibir widya seketika berubah menjadi senyuman licik.
" heh,,begitu mudah memasukkan loe dalam perangkap gue. dengan cara klasik gitu aj loe langsung terjebak.. putu..putu... loe liat aj,ini baru permulaan.. " gumam widya diselingi tawa kecil.
" tunggu saja kak,sebentar lagi dendam mu akan terbalaskan. "
" Hellow nona mey,,ngelamunin apaan sih sampai nyuekin gue..? " ucap indah membuyarkan lamunan mey.. indah adalah teman pertama mey di kampus,dia juga satu kelas dengan mey.
" gu\_\_\_"
**Dddrttt..drrttt**
" tunggu gue angkat telfon dulu,ehh maksudnya jawab telfon deng. klau diangkat kan udah gue angkat dari tadi. " celoteh indah
" iya gue tau,buruan jawab sebelum hp nya mati. "
" ok.. *ya iss, ini gue lagi dikantin sama teman gue. lo kesini aj buruan. gue tunggu. ok bye.. **muuacchh*** " ucap indah menutup tlfon nya.
" pacar lo.? " selidik mey.
" sepupu gue,lagian dia cewek. ya kali gue pecinta sesama jenis.. "
" oh.. "
",tadi sampai mana.? "
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
__ADS_1
*ayoo tadi sampai mana ya.?? ikutin terus kelanjutan nya ya. jangan lupa like,coment,dan favorite nya ya..
see you next episode*..