
Di Ruang Bersalin Terdapat Seorang Ibu Yang Tengah Menghadapi Kelahiran Anak Ke 3 Nya.
Dia Adalah Permaisuri Dari Seorang Raja Yang Agung, Baik Dan Juga Tegas Terhadap Seluruh Penghuni Kerajaannya, Tengah Menantikan Sang Buah Hati Dari Istri Tercintanya.
Bisa Di Bilang Dia Berharap Dan Penuh Keyakinan Bahwa Nanti Yang Lahir Adalah Seorang Putra, Karena Dia Sudah Mempunyai Anak Pertama Dan Kedua Selalu Mendapatkan Seorang Putri.
Dengan Penuh Kewibawaannya Dia Bersama Putri Pertama Dan Keduanya Mengumpulkan Seluruh Rakyat Kerajaan Untuk Menyambut Sang Buah Hati Yang Sebentar Lagi Akan Lahir.
Di Saat Mereka Akan Melangkah kan Kaki Keluar Istana Di Atas Langit Kerajaan Nampak Fenomena Yang Tidak Pernah Ada Di Mata Semua Orang.
Suara Gemuruh Petir Dan Fenomena Itu Seakan Menyambut Kelahiran Seorang Penguasa Yang Agung.
Para Warga Penghuni Istana Dan Rakyat Mulai Menyadari Keanehan dan Fenomena itu, Soalnya Tidak Pernah Ada Yang Mengetahui Kejadian Itu.
Di Dalam Istana Terdengar Suara Tangis Dan Senyum Terpancar Di Dalam Ruangan Itu.
Akhirnya Apa Yang Tengah Di Nantikan Sang Raja Menjadi Kenyataan.
Lahirlah Seorang Anak Laki-laki Yang Mana Kelahirannya Sudah Di Nantikan Sang Raja.
Mendengar Suara Tangisan Bayi Yang Keluar Dari Ruang Bersalin Sang Raja Tidak Bisa Menahan Senyum Bahagia Terpancar Di Wajahnya.
Di Sebuah Kerajaan Yang Jauh Dari Alam Rendah, Yaitu Alam Tertinggi Dari Alam Rendah,
Nampak Seorang Raja Tengah Berpesta di Aula Pertemuan Bersama Para Petinggi Kerajaannya
Tiba-tiba Dari Luar Ruangan Itu Datang Seorang Prajurit Kerajaannya Melaporkan Kejadian Atau Fenomena Yang Jarang Terjadi Selama Ini.
__ADS_1
"Lapor Baginda Raja, Maaf Mengganggu." Ucap Prajurit Tersebut.
Sang Raja Yang Tengah Asik Berpesta Bersama Para Petinggi Istana Merasa Terganggu dan Nampak Wajah Marah Dan Kekesalannya.
"Ada Apa Mengganggu Ku Di Saat Aku Tengah Berpesta Bersama Para Petinggi Istana."
"Di Luar Istana Nampak Fenomena dan Petir Yang Sangat Aneh Yang Mulia." Ucap Prajurit Tersebut
Sang Raja Yang Merasa Terganggu Akhirnya Berdiri Dari Atas Singgasananya Lalu Melangkah Ke Arah Prajurit Tersebut. Dengan Perasaan Marah.
"Tunjukkan Padaku Tentang Kejadian Aneh Itu."
Ucap Sang Raja Sambil Melangkahkan kaki di Ikuti para Petinggi Istana nya.
Sang Raja Yang Penasaran Dengan Kejadian Aneh Dan Langkah Itu Sontak Merasakan Kalau Fenomena Dan Petir Ini. Tidak Lain Adalah Tentang Kelahiran Sang Penguasa Agung.
" I. Ini..." Ucapnya Terkejut Dengan Raut Wajah Penuh Ketakutan.
"Jendral dan Prajurit Setiaku Cari Di Mana Dan Bunuh Anak Itu Sebelum Dia Datang Ke Alam Ini." Ucap Raja Itu Penuh Kemarahan
Di Alam Dewa Di Ruangan Yang Megah Dan Tertutupi Formasi Pelindung. Tampak Para Bawahan dan Prajuritnya. Sudah Sangat Menantikan Sang Penguasa Agung Kerajaannya.
"Kelahiran Sang Penguasa Agung Telah Terlahir Di Alam Rendah." Ucapnya Seraya Menatap Para Prajuritnya.
"Cari Dan Temukan Dia Apapun Yang Terjadi Kalian Harus Melindunginya Dari Bahaya Apapun." Perintahnya Kepada Bawahan Yang Lainnya.
__ADS_1
"Baik Jendral."" Ucap Mereka
Di Alam Rendah Di Mana Sering Di Sebut Benua Timur Kerajaan Ye, Raja Dan Permaisuri dan Kedua Sang Kakak Tengah Berbahagia.
Mereka Segera Memumumkan Bahwa Sang Putra Mahkota Penerus Tahta Kerajaan Ye.
Sang Ayah Selaku Raja Bernama 'Ye Sang Dan Permaisuri Bernama Ling Yue dan Kedua Anakny Bernama Ye Sing Dan Ye Xing.
" Nama Putraku Ye Xiu. Dia Yang Mengantikan Kedudukan Ku Kelak." Ucapnya Seraya Menatap Seluruh Penghuni Istana.
Berita Tentang Kelahiran Sang Putra Mahkota Telah Sampai Ke Berbagai Kota dan Sekte Yang Ada Di Alam Rendah Itu.
Adapun Sekte Yang Terbesar dan Terkuat Di Alam Rendah Adalah 'Sekte Badai Kumbang' dan 'Sekte Pedang Putih'.
dan Ada Juga Sekte Menengah dan Sekte Kecil.
Sekte Menengah Ada 4 Sekte Yang Mana
Sekte Lembah Air,
Sekte Angin Topan,
Sekte Pedang Kumbang Api, dan
Sekte Abadi Es.
Sekte Kecil Ada 2 Yang Mana
Sekte Embun Surga, dan
Sekte Teratai Api.
__ADS_1