
Hari ini,keluarga besar Sultan sudah tinggal selama 3 bulan berada di kampung tersebut dan sudah bisa berbaur dengan para penduduk.
Dan sekarang yang menjadi masalah ia lah... bagaimana dengan sekolahnya Yuri dan salsa?!! untuk menjawab pertanyaan tersebut silahkan baca saja novel ini :v
"Ma,kita..udah disini selama 3 bulan kan ma?" tanya Yuri kepada Riri (mamanya).
"iya,udah 3 bulan.ngapa nak?"tanya Riri pula.
"Sekolah aku dengan salsa gimana tu ma??"tanya Yuri lagi kepada mamanya dengan bingung.
"oh,sekolah kamu dengan salsa ya?"Jawab Riri menanggapi.
"iya loh ma"Jawab Yuri.
"Kalo masalah itu mama udah pindahkan kalian ke sekolah swasta"Jawab Riri yang memberitahukan bahwa mereka sudah di pindahkan.
"ha? sekolah swasta??"jawab yuri dengan bingung.
"iya,sekolah swasta"Jawab Riri pula sambil menyuap yuri.
"Sekolah swasta itu bukannya.."Kata Yuri di dalam hatinya.
Pagi harinya~~
"Yuri!! bangun lagi nakk!"teriak Riri memanggil Yuri yang masih tidur di dalam kamarnya.
Yuri pun membuka matanya secara perlahan..dan melihat hari sudah terang.
"ah,sudah pagi kah?"tanya dia didalam hatinya sambil duduk di kasurnya.
"Hoaam~"nguap Yuri sambil meregangkan badannya.
Tap~tap~ (suara langkah kaki) yang menuju pintu kamarnya Yuri.
Brak!! (Suara pintu di dobrak) dari luar.tampak lah seorang wanita paruh baya dengan rambut yang menutupi punggungnya yang datang dengan muka kesal.
"Yuri! ba!!-"belum selesai wanita itu berkata tiba-tiba pipinya di kecup oleh seorang anak perempuan kecil sambil berkata "Pagi mama" ucap anak tersebut dengan senyum manisnya.
perempuan itu pun terkejut dengan amarah yang sudah mereda.
"hmm ye lah tu"jawab perempuan tersebut sambil mengeluh.
"hihi"Tawa ejek anak tersebut yang sudah tau bahwa mamanya akan datang dengan amarah yang meledak-ledak bila ia tidak juga bangun.
"udah,udah turun kamu"perintah ibu dari anak tersebut sambil menggendong anaknya dari atas kursi.
"hari ini hari pertama kamu pindah sekolah loh,masih ingatkan"Kata Riri sambil tersenyum.
..."Yup,aku ingat kok ma"Jawab anak tersebut dengan girang....
Yuri pun segera pergi ke kamar mandinya dan bersiap turun untuk sarapan.
"Yuri udh siap? yuk sini makan"ajak Riri kepada anaknya.
"Oke"jawabnya dengan senang sambil menuruni tangga dengan menari-nari kecil.
Saat sarapan~
"Yuri,nanti kalo kenalan jangan malu-malu loh ya"Nasihat putra.
"iya pa"Jawab Yuri.
"Salsa juga ya nak,nanti kalo mau kenalan jangan malu-malu"Nasihat Rara.
"iya mak,iya"Jawab salsa pula.
Di sekolah~~
"Dadah~"lambai dua anak kecil kepada orang yang berada didalam mobil.
"Kamu kelas berapa sal?"tanya Yuri kepada salsa sembari berjalan memasuki sekolah.
"kalo kata mama sih,aku kelas 3-C"Jawab sambil mengingat kembali.
__ADS_1
"kalo aku kelas 3-A kata mamaku"kata Yuri.
Didalam pekarangan sekolah~
"Ehh bentar kelas kita dimana"tanya Yuri kepada salsa.
"eeee.."Jawab salsa kebingungan.
"Auk ah,nanya Ama kakel aja dah.dari pada bingung kan"Saran Yuri pula.
"hmm"Jawab salsa dengan pasrah.
Mereka pun mencari murid-murid yang sedang santai atau kelihatan seperti kakel mereka.
disaat salsa sedang mencari ia melihat seorang siswa laki-laki yang kelihatannya mirip kakel mereka.
"yur,gimana kalo kita nanya Ama cwok yang LG duduk disitu?"tanya salsa kepada Yuri.
"boleh tuh"Jawab Yuri yang setuju dengan saran salsa.
Mereka pun pergi ke arah kakel tersebut dan bertanya dimana kelas mereka berada.
"Permisi kak"Kata Yuri menyapa kakel tersebut.
"ya?"Jawab kakel itu.
"Kelas 3-A dan kelas 3-C dimana ya kak?" tanya Yuri pula.
"Owh kalian murid baru kelas 3 ya?"Jawab laki-laki tersebut.
"iya kak,kami murid baru"Jawab salsa pula.
"Owh kalo begitu yuk kakak antar"Jawab kakel tersebut.
Di saat sedang mengarahkan datang pula segerombolan gadis mendekat ke arah mereka bertiga.
kakak kelas itu pun seketika merinding dan berkata "Dek,a..adek nanti tinggal lurus aja dari sini buat ke kelas 3 ya,didepan sana semuanya kelas 3 kok.tinggal liat papan nama yang ada di depan kelas itu."Kata kakel tersebut sambil cemas melihat segerombolan gadis yang mengarah ke mereka.
"Owh gitu"Kata Yuri di dalam hatinya.
"Um"Kata kakel tersebut.
"E...tapi kakak kenapa cemas begitu kak?"tanya Yuri kepada kakel tersebut.
"iya kak,kakak kenapa cemas begitu??"tambah salsa pula dengan bingung.
"K..kakak gak apa-apa kok,cuman ada urusan penting yang lupa kakak lakuin"Jelas kakel tersebut sambil tertawa paksa.
"Kalo begitu kakak pergi dulu ya,babay~"pamitnya.
"dah.."jawab mereka dengan bingung.
"Uwaaaa! senpai disana loh!! cepetan gesss!!" teriak salah satu gadis yang berada dalam gerombolan itu.
"ha??"tanya Yuri didalam hatinya.
"Senpaiii!!"teriak mereka semua sambil berlari mengejar kakel yang baru saja mengarahkan Yuri dan Riri ke kelas mereka.
Di kelas~
"halo semua,nama saya Yurika biasa di panggil yuri"Kata seorang gadis kecil dengan rambut kuncir dua berwarna silver.
"Oke,salken aku Lauren"Jawab seorang anak perempuan kecil berambut hitam di tempat duduknya.
gadis kecil itu pun menanggapinya dengan tersenyum ramah.
"Baiklah karna tidak ada lagi yang ingin memperkenalkan dirinya kepada Yurika,kita akan lanjutkan pelajaran kita"Kata seorang wanita paruh baya dengan kaca mata rabun.
"Baik buk"Jawab seluruh murid di kelas tersebut.
"Oke,Yurika silahkan duduk di samping laura"perintah guru tersebut kepada Yuri.
"baik buk"jawab Yuri sambil tersenyum.
__ADS_1
Yuri pun berjalan ke arah bangku tersebut,dan seperti biasa..ada anak iseng yang meletakkan kakinya di tengah jalan.
"Hmm? mau menyelengkak aku ya"Kata Yuri di dalam hatinya.
"Oke,mari kita lihat siapa yang bakalan malu"
tambah Yuri pula dengan tatapan tajam ke arah anak iseng tersebut.
Krak! {Suara kaki yang terkilir}
"Akh!"teriak anak tersebut akibat kakinya terkilir karena di pihak oleh Yuri.
"Sakit woi anak baru!"Kata anak tersebut dengan kesal.
"Loh? kok aku sih yang salah"Jawab Yuri dengan suara pelan.
"Jelas-jelas kamu duluan yang mau nyelengkak aku!!"teriak Yuri dengan kesal sambil berjalan ke arah tempat duduknya.
seisi kelas pun menertawakan anak iseng tersebut karena kalah debat dengan anak baru.
"Hahaha! makanya jadi orang tu jangan iseng!!"Kata salah seorang murid dikelas tersebut.
"iya! kan jadi kena karmanya"tambah Lauren pula.
"Kalian-!"belum sempat anak tersebut menjawab guru langsung memukul mejanya dengan penggaris rotan.
Plak!! {Suara pukulan} penggaris rotan ke meja yang terdengar keras.
seketika kelas menjadi sunyi dan tidak ada satupun murid yang berbicara.
"Sudah! kita lanjut ulangan kita!!"Teriak guru tersebut sambil mengeluarkan lembar soal.
"Di mulai dari murid yang duduk paling depan di sebelah kanan"Perintah guru itu pula.
Selang membagikan lembar soal~
"Ha? ulangan?? gw kan baru masuk Oi Bu guru"keluh Yuri di dalam hatinya.
Yuri pun melihat teman di depannya sudah mendapatkan lembar soal dan segera bertanya.
"Maaf menggangu ya,kita ulangan mapel apa?"tanya Yuri dengan sopa.
Murid itu pun hanya diam dengan wajah yang tidak dapat di baca.
"kita.."jawab murid tersebut dengan misterius.
"Ulangan matematika!"Jawab murid tersebut sambil menoleh ke Yuri dengan wajah sedihnya.
"A..apa?!"teriak Yuri di dalam hatinya dengan wajah syok.
"Astaghfirullah! ujian matematika?!!"Teriaknya lagi.
Yuri pun merinding dan tiba-tiba Bu guru memanggil namanya.
"Yurika.."Panggil Bu guru.
"Yurika!"Teriak guru tersebut yang membuat Yuri tersontak.
"ah ya?!"Jawab Yuri sambil berdiri.
Guru tersebut pun mengulurkan lembar soal dari mejanya.Melihat benda yang di ulurkan wanita itu,Yuri seketika merinding.
"Um..."Gumam Yuri.
Yuri pun pasrah dan segera kedepan mengambil lembar soal tersebut.
Saat mengerjakan soal~
"yang bener aja lah kao buk?!"Keluh Yuri di dalam hatinya.
"Aku murid baru,mana lah tau apa yang sedang di bahas buk?!!"Tambahnya pula.
"Auk ah aku cap cup cup kembang kuncup aja lah"Pasrah yuri.
__ADS_1
Note :
Jangan lupa komen😋🤳 like👍 and favoritkan ❤️ ya 😃 supaya author nya rajin up episode berikutnya