
setelah selesai berkenalan satu sama lain..
cika dan yang lain menghabiskan makanannya, karna jam istirahat hanya 45 menit..
"bang, kami duluan masuk ya"
ucap cika, pamit kepada imam..
"ya cik, duluan aja"
jawab imam..
cika dan feby meletakan piring bekas makan ketempatnya..
mereka langsung masuk kedalam production.
setelah sampai dalam production,,
mereka memulai kegiatan bekerja...
"kak ini macam mana kak, di monitor disuruh end Lot,,"
tanya cika kepada bady yang mengajar dia,
yang bernama ester, juga dari indonesia..
"oh kalau dia ada mesej macam ini, tekan end lot aja dek"
jawab ester..
tiba tiba mesin yang lain juga bunyi beertanda mesin sedang bermasalah...
dengan cepat cika menghampirinya..
"kak, itu panelnya patah terkena magazinnya kak,robotnya salah masukkan"
ucap cika..
"oh ya dik, tunggu bentar ya, kakak siapkan dulu ini"
jawab ester..
####
"mesin mana dik yang problem???
tanya ester..
"mesin 11 kak",, jawab cika
"oh ini harus panggil tehnisi,
coba kamu panggi itu tehnisi kita yang pake jamsuit biru yang duduk didepan komputer" ucap ester sembari menunjuk kearah komputer...
"ok kak" jawab cika
bingung mau manggil dia apa, apa aku panggil dia uncle aja, gumam cika dalam hati...
"eee uncle, mesin 11 ada problem boleh tengok sebentar" ucap cika dengan polosnya
__ADS_1
diproduction semua tehnisinya memang laki laki.. tak ada wanita, karna pekerjaan itu resikonya sangat berat..
lalu laki laki itu memutar badannya kebelakang,
dia membulatkan matanya melihat cika yang berdiri...
"hey kamu pikir saya sudah tua,, panggil saya bang imam, saya masih muda tau"
jawab lelaki itu...
"maaf bang, saya gak tau
soalnya saya masih baru disini"
jawab cika..
"ya udah tunggulah disana, saya akan kesana sebentar lagi... "
ucap imama...
"ok bang"
jawab cika dan langsung lari karna merasa sangat malu, telah memanggil uncle kepada imam....
"cik, apa kamu udah manggil imam??"
tanya ester..
"udah kak, tapi dia marah sama aku"
jawab cika dengan wajah polosnya.
tanya ester merasa bingung...
"karna aku panggil dia tadi uncle kak"
jawab cika..
"hahahahahha"
ester tertawa dengan sangat kuat..
"kenapa kak tertawa????"
tanya cika dengan polosnya
"eh dek, kamu tau kalau disini sebutan uncle itu ditujukan untuk kakek kakek, sedangkan imam itu masih muda, umurnya masih 22.."
ucap ester
"ohh, patutlah dia terkejut batin"
ucap cika
"ester, mesin mana tadi??"
tanya imam..
"itu mesin 11 "
__ADS_1
jawab ester
imam melirik nisa, dia heran ada orang seperti ini, gak bisa bedain umur..
apa dia bodoh atau macam mana sih
jelas jelas saya masih muda seperti ini
tampan lagi,,, gumam imam dalam hati
melirik kearah cika
cikapun yang menyadari tatapan imam kini merasa jengkel..
ngapain dia manatap ku seperti itu, apa dia masih marah karna aku menyebutnya uncle,
gumam cika..
"bang, saya minta maaf ya
udah panggil abang dengan sebutan uncle"
ucap nisa
"hemm, tak apa"
ketus imam singkat...
imam langsung pergi ke mesin testing 11 yang probelem,, dan nisa duduk dikursi yang berdekatan dengan imam sedang repair mesin..
imam merasa gerah dan secara reflex dia membuka facemask nya,,,
tiba tiba cika terkejut..
loh inikan laki laki yang duduk barengan tadi..
laki laki tampan itu, yang ngajak kenalan..
ouu ya memang namanya imam..
ohh jadi dia teknisi disini..
batin cika..
"bang"
sapa nisa..
"ya"
jawab imam cuek
"abang yang tadi dikantin kan, yang ngajak saya kenalan,,"
ucap cika
"ohhh kamu cika, ohh sory saya baru tau
maklumlah kan kita kalau didalam pakai jamsuit dan facemask.. "
__ADS_1
ucap imam