Kutukan Putri Duyung {On Going}

Kutukan Putri Duyung {On Going}
Chapter 10.Keluarga Yang Miris


__ADS_3

terbangun dan sudah mendapati Dirinya terselimpit di batang pohon.Wilson sangat bersyukur karena Dirinya terselip dan tak


terbawa arus sungai.Wilson sangat bingung,Bagaimana caranya melepaskan dirinya dari batang pohon itu,tapi Wilson juga bingung jika Dia melepaskan Dirinya dari


batang pohon,seketika Wilson akan terbawa arus kuat.Wilson pun hanya pasrah pada keadaan dan hanya berteriak meminta tolong.Tubuh dan muka Wilson sudah pucat dan


kedinginan.Tak lama setelah itu,Wilson sangat beruntung,karena terdapat seorang wanita yang tengah berjalan menuju sungai tempat Wilson berada.Wilson pun berteriak


minta tolong,tapi karena Wilson sudah sangat parah keaadaannya,suaranya tak didengar,ditambah lagi suara arus sungai yang deras.Tak lama,Wanita


itu pun pergi karena tak merasa hal aneh sedari tadi.Wilson pun hanya pasrah.Beberapa saat kemudian,setelah Wanita itu pergi,terdengar suara tembakan yang


sangat keras di telinga Wilson.Wilson berpikir Ada pemburu yang sedang menembak beruang Itu.Tak lama dari itu Datanglah pria dengan jas,topi diatas kepalanya,dan pistol di


genggaman tanggannya melihat Wilson yang tengah dalam bahaya itu.Pria itu lalu berteriak dengan kencang memanggil Dia dan membuat Wilson terkejut


"HEIII!NGAPAIN DISANA?,Sebentar saya tolong!"


Wilson pun akhirnya merasa lega setelah ber jam jam diam disana.Tak lama pria itu pun mendapati Wilson dan menaikkan nya lalu membawanya ke Bawah pohon


dimana disitu ada Api yang hangat,dan tenda yang besar.Wilson pun terbangun dari tidurnya dan mendapati dirinya di dalam tenda.Ia segara beranjak bangun dari tenda


itu.Ia melihat seorang pria muda sedang membuat api untuk di jadikan penghangat.Pria itu pun menoleh ke arah Wilson dan menyuruhnya untuk duduk di tengah api dengan sopan.


"Apakah bapak sudah mendingan?"


"Ya...sudah sedikit lumayan"


"Baguslah...Mari pak dekatkan tubuh bapak di api ini.Bapak tadi kan lama berendam di air sungai itu"


"Ohh....iya...makasih"


Wilson tidak fokus,karena sedari tadi Ia hanya melihat wajah pria itu


"Ohh nak,kamu masih muda,ngapain disini?Siapa namamu?"


"Nama saya Tim pak.Saya disini karena saya sedang mencari Ibu saya yang hilang.Kalau bapak sedang apa di hutan yang lebat ini?"


"Saya sedang mencari 2 putri saya yang hilang.Mereka masih kecil,berumur 7 tahun"


"Kasihan sekali.Pak ini sudah menjelang malam saya buatkan makanan malam dulu ya pak"


"Ohh....makasi nak,jadi merepotkan"


Di lain cerita,Lina dan Clara sedang membuat makanan di luar tenda,dan mereka mendengar suara aneh.Lina mendekati suara aneh itu sedangkan Clara sedang membuat makanan


nya.Lina melihat,dan ternyata Itu adalah beruang kelaparan yang tadi.Lina sontak terkejut,tetapi Ia berusaha tenang.Lina berbalik badan dengan pelan,dan jalan dengan santai


tanpa menciptakan suara dari langkah kakinya.Tak lama Lina pun sampai dan menyuruh Clara masuk ke dalam tenda dan membawa makanan buatan mereka yang belum


jadi ke dalam tenda.Clara bertanya santai dengan suara sedikit keras,Lina pun menaruh telunjuknya di mulut Clara dan berbisik kepadanya


"Ada beruang di balik pohon itu"


Sembari menunjuk pohon yang dimaksud Lina.Clara pun akhirnya diam.Tak lama beruang itu berjalan ke arah tenda mereka,dan semakin dekat,semakin dekat,membuat Lina


dan Clara sangat takut dan berkeringat dingin,Hingga beruang itu menghadap depan tenda mereka dan beruang itu menuju pohon yang ada dekat tenda mereka.Rupanya


beruang itu tak menyadari keberadaan Mereka berdua,dan Hanya mengambil sebuah madu di dekat pohon Itu.Sesudah itu beruang itu pun pergi melewati tenda mereka,dan mereka bernapas lega


"Tadi itu menyeramkan"


Ucap Clara yang masih sedikit takut,karena Ia baru pertama kali melihat beruang itu.Di lain Cerita Rita yang sangat cemas akan anak anaknya itu memutuskan untuk pergi ke hutan


đź—Ł"Kak,kok tahu Rita Kalau anak anaknya itu pergi ke hutan?"


👤"Karena,Sesudah datang di rumah baru,Rita juga memberi GPS pada Lina dan Clara untuk bisa melacak mereka berdua.Beruntungnya Lina dan Clara belum masuk jauh ke dalam hutan dan masih ada sedikit sinyal,dan untungnya juga mereka membawa GPS itu"


Sesampainya di hutan Rita sudah sangat sedikit lelah,lalu Ia membuat tenda dan membuat makanan lalu beristirahat malam di dalam tenda nya....Pagi hari pun tiba,Rita terbangun dengan keadaan nyeri nyeri di badannya.Rita meringis kesakitan.Dan tak disangka,ada goresan cakar di punggungnya,yang


langsung mengeluarkan banyak darah di punggungnya itu.Rita berusaha untuk bangun,tetapi punggungnya sangat sakit,Ia memaksakan diri untuk mencari obat


obatan herbal untuk punggung nya itu.Tak lama Rita menemukan sebuah tumbuhan yang setahunya itu adalah pohon herbal.Rita langsung menaruh daun dari tumbuhan itu ke

__ADS_1


punggungnya.Tetapi bukan menghasilkan kebaikan,Punggung Rita merasa lebih sakit dari sebelumnya.Darah dari punggungnya mengeluarkan lebih banyak


darah.Rita semakin kesakitan,Ia berteriak dengan semampunya,tapi taka da seorang pun yang menyadarinya.Beruntungnya Wilson mendengar teriakan istri nya yang


sedang kesakitan.Wilson cepat cepat menuju ke arah suara itu ditemani Tim yang mengikuti Wilson.Sesampainya Wilson di tempat Rita berada,Wilson sangat


terpukul,Ia berlutut,membawa istrinya ke pangkuan Paha nya.Rita sudah tewas di tempat,akibat cakaran beruang itu,dan tumbuhan yang Rita kira adalah obat herbal,Ternyata tu


adalah tumbuhan beracun,jelas Tim.Wilson merasa sangat menyesal meninggalkan istrinya dan tidak menjaga istrinya.Wilson meminta Tim untuk membantu menguburkan


jasad Rita.Sesudah menguburkan Rita,Wilson sudah tidak tahan pada emosinya,Ia langsung merebut pistol yang berada di tangan Tim.Tim langsung memegang tangan Wilson


dan menghalang langkah kakinya.


“Pak,Bapak mau ke mana bawa pistol?”


“Bukan urusan kamu Tim”


Wilson melemparkan keras tangan Tim dari pergelangan tangan Wilson,dan segera pergi.Tim tak ingin ada kenapa kenapa pada Wilson,Tim mengikuti Wilson di belakang.Dan


akhirnya Wilson menemukan beruang itu,Dengan sigap,Wilson langsung tengkurap,dan sudah siap menembak beruang itu dari kejauhan tanpa di sadari beruang itu.Saat


Wilson hendak,menembakkan pelurunya,Tim langsung menghentikan Wilson dan mengambil pistolnya dari tangan Wilson.


“Pak,sadar itu adalah anak kecil!Bapak ingin menembaknya?”


“Hah!Anak kecil”


Wilson menoleh ke anak kecil itu yang sedang bersusah payah memetik sebuah apel dari pohon yang tinggi.Anak kecil itu menoleh keaarah Wilson dan langsung berteriak.


“Ppp,Papa?Papa!!!”


“Lin lin lin,Lina?”


Wilson langsung memeluk Lina


“Lina kamu kok di hutan sayang?”


“Rita?”


Tanya Wilson dalam hatinya.


“Ya sudah,sekarang mana Clara?”


Lina langsung mengajak Wilson dan Tim ke tempat di mana mereka membuat sebuah tenda.


“Clara!!Bangun!!ada papa”


“Aduh kenapa kak?”


Clara bangun dengan suara seraknya karena baru bangun


“Tuh,ada papa”


“hah?Pa pa papa?!”


Clara langsung memeluk Wilson,dan menanyakan pertanyaan kepada Wilson,yang membuat Wilson sedih dan cemas


“Pah,mama mana?mama ga nyariin kita kan?soalnya kita kabur dari rumah buat nyari kak Mila”


“ma ma mama,sini dulu yuk”


Wilson membawa Anak anaknya ke tempat di mana Rita di kuburkan,Sedangkan Tim hanya diam dan sangat merasa kasihan pada keluarga mereka.Mereka pun sudah


sampai di tempat itu.


“Pah,mama mana?Katanya mau ketemu mama?”


“Eumm,ini ini,mama udah meninggal”


“Hah??!!”


Kaget Clara dan Lina

__ADS_1


“Se se se,sekarang mana kuburan mama?!”


Wilson menunjukkan jarinya kearah dimana Rita di kuburkan.Clara dan Lina berlutut di samping kuburan Ibunya,dan menyesal karena sudah kabur dari rumah


“Ma,maafkan Lina dan Clara,karena udah kabur dari rumah,hiks hiks hiks”


Tim yang menyaksikan itu sangat merasa sangat kasihan,pada keluarga Wilson yang hancur.Di lain cerita Mila merasa mulai merasa bosan dengan suasana di Rarity.Mila sangat


kangen dengan keluarganya.Mila juga kangen dengan Clarissa.Mila pun pelan pelan keluar Rarity.Tapi sangat aneh,Mila langsung terpental ke tanah,dan tangan nya ke gores oleh


batu karang.Dari jauh Camilla menertawakan Mila,yang padahal itu tidak lucu,dan menghampiri Mila


“Hahahah,aduh Mila,kamu ga bisa keluar?”


“Ihh,pake nanya lagi,liat napa?”


“Gausah ngegas kali”


“Emang kamu bisa keluar?”


“Bisa lah”


Dengan santai pun Camilla keluar tanpa terpental,dan masuk kembali.


“Lahh?kok bisa?”


“Iya,soalnya aku udah punya ilmu sihir”


“Kok aku ga punya?”


“Ya,karena kamu duyung baru.Tapi,waktu itu udah lolos 3 minggu itu kan?”


“Ya udahlah”


“Ohh,sini ikut aku”


“Kemana?”


“Ikut ato ga ni?”


“Iya iya”


Mila pun mengikuti Camilla ke tempat dimana tempat itu adalah,kelas sihir yang dipimpin oleh guru guru ahli sihir,ada banyak guru disana,antara lain Guru syhin,adalah


guru ahli kepintaran.Guru Tika,adalah guru ahli ketajaman panca indra penciuan,ketajaman mata,dan lain lain.Guru Robert,adalah guru ahli


mengendalikan apapun.Guru Cika,adalah guru ahli sihir apapun.Guru Chiang,adalah guru ahli medis.


“Nah,sekarang Mila,kamu dari level 1 dulu ya,soalnya kalo langsung level 5,yang ada nanti kamu ga bisa,jadi dari yang mudah dulu”


“Okelah”


“Sekarang aku harus level 1,sama guru siapa?,ahli apa?”


“Nah,untuk level 1,kamu belajar sama guru Tika dulu,Guru Tika itu cantik banget dan ramah,Guru Tika ahli Ketajaman panca indra”


“Wahh,oke deh,tapi berapa lama belajarnya?”


“Mungkin sekitar 1 bulan”


“Lama banget,kayak belajar apa aja”


“Lah,tapi ini kan bukan pelajaran sembarangan,ga mudah di ikuti banyak duyung”


“Iya iya,tapi berarti aku,belom bisa lewati pintu itu?kan guru Tika ahlinnya Ketajaman Panca indra”


“Iya,nanti level 4 baru kamu bisa keluar istana,Level 4 sama guru Robert,Guru Robert itu ahli mengendalikan apapun”


“Oh yaudah deh.Aku mau belajar dulu ya sama guru Tika.Bye”


“Bye.Yang rajin belajarnya”


“Iya iya”

__ADS_1


__ADS_2