Lady Ling

Lady Ling
chapter 17


__ADS_3

"sayang nya ibunda, kamu kenapa sayang?ibunda ada di sini loh,mana senyum yang biasa nya kamu tunjukkan"ucap putri cheng xiao,


dayang fu ren masuk kedalam,ia membawakan makan malam untuk putri cheng xiao, dan juga susu hangat untuk pangeran liu Yao shan,


"makanan dan susu nya aman?"tanya putri cheng xiao,


"ini susu dan makanan yang seperti biasa nya lady,"ucap dayang fu ren,


"ada dua orang asing di istana ini,Yao shan masih terlalu kecik untuk menjadi incaran mereka,dia tidak bisa apa-apa selain menangis "ucap putri cheng xiao,


"baiklah lady,saya mengerti "dayang fu ren membawa pergi makanan dan susu nya,dan menganti nya dengan yang baru,sebelum di berikan kepada putri cheng xiao dan Yao shan,


dayang fu ren mencicipi nya terlebih dahulu,setelah itu ia berdiam diri beberapa menit,jika terbukti makanan dan susu itu bersih,baru bisa di berikan kepada putri cheng xiao dan juga Yao shan,


"kedepan nya,jangan ceroboh,lebih berhati-hati lagi,sampai mereka pergi dari sini"ucap putri cheng xiao,dayang fu ren pun mengangguk mengerti.


"tuan putri,pangeran xin shen dan pangeran chia Hao datang berkunjung "ucap dayang fan,


"mereka beruda?lalu yang lain kemana?apa perang sudah berakhir "putri cheng xiao memberikan Yao shan kepada dayang fu ren, ia berlari ke tempat kedua kakak nya,


ia begitu senang ketika melihat kedua kakak nya itu,tanpa sadar jika di sana juga ada kaisar yuan shing shuo, ia berlari ke arah kakak nya dan hendak memeluk mereka,


namun,di halangi oleh kaisar yuan shing shuo, "meski mereka kakak mu,aku tetap tidak suka" kaisar yuan shing shuo menarik nya ke suatu tempat,


di sana sudah ada orang tua nya dan juga kakak-kakak nya yang lain,"syukurlah jika diri baik-baik saja putri ku"ucap kaisar xin jun long,


"perang sudah berakhir ?"tanya putri cheng xiao,


"iya putri ku,kami kemari untuk berterima kasih pada kaisar yuan,"ucap permaisuri da Chung, putri cheng xiao melihat ke arah kaisar yuan shing shuo,

__ADS_1


"itu arti nya,aku akan pulang bukan, aku tidak suka di sini,dia selalu menempel pada ku"ucap putri cheng xiao,


"di Mana jagoan kecil ku?aku merindukan nya"ucap pangeran xin shi lin,


pangeran xin diwei berjalan ke arah nya,ia menyerahkan hien yang tertinggal kala itu,"aku ikut bahagia jika kamu bahagia "ucap pangeran xin diwei,


putri cheng xiao tersenyum canggung, "apa maksud kakak,aku bahagia bisa ada di antara kalian "ucap putri cheng xiao,


"bersikap dewasa lah putri ku,kamu pasti tahu apa maksud kami,begitu juga kaisar yuan shing shuo "ucap kaisar xin jun long,


"ayah,di sini sangat berbahaya bagi ku,ayah tidak rela bukan jika putri kecil mu ini terluka lagi,ayah harus membawa ku pulang, jika tidak putri kecil ayah ini akan-"


"berhenti bermain-main putri ku,kaisar yuan sudah membuktikan jika kamu akan baik-baik saja ketika berada di sisi nya"ucap kaisar xin jun long,


"tapi ayah,dia itu-"


"kami datang hanya untuk berterima kasih dan membawa hien kemari,"ucap permaisuri da Chung,


"putri ku,kenapa kamu begitu marah?"tanya ibu suri shing jilpa,


"ibunda,putra mu telah mengambil semua keluarga ku,dia bahkan menjauhkan aku dari kakak-kakak ku"ucap putri cheng xiao,


"tidak,mereka ingin putri nya tetap aman,peperangan masih berlanjut "ucap kaisar yuan shing shuo,


ibu suri shing jilpa pergi dari sana,membiarkan mereka berdua saja,kaisar yuan shing shuo memeluk putri cheng xiao dari belakang,


"jangan marah seperti ini,mereka masih memata-matai kerajaan xin,jika kamu ikut pulang,mereka akan menyerang lagi"kaisar yuan shing shuo mencoba memberikan pengertian,


namun,putri cheng xiao tetap pada pendirian nya,ia ingin pulang dan pergi dari istana yuan,"ku mohon,tetap tinggal dan menikah lah dengan ku,"ucap kaisar yuan shing shuo,

__ADS_1


"aku masih ingin bebas,di usia ku yang sekarang, belum lah waktu nya untuk menikah dan memiliki anak"ucap putri cheng xiao lirih,


"20 tahun,apa masih belum waktunya?"tanya kaisar yuan shing shuo,putri cheng xiao bergumam,membuat kaisar yuan shing shuo tak mengerti apa yang ia bicarakan,


"setuju atau tidak,besok pernikahan kita akan di langsung kan,keluarga kerajaan xin tetap tinggal untuk ikut serta"


kaisar yuan shing shuo melepaskan pelukan nya dan pergi dari sana,"siapa juga yang mau menikah, 20 tahun itu masih sangat sedikit, aku masih ingin bebas 10 tahun lagi"ucap putri cheng xiao,


"tapi bagaimana cara nya aku bisa pergi dari sini,setelah besok aku akan benar-benar terikat dengan pria posesif itu,semua yang aku lakukan akan di larang oleh nya"


"dan lebih parah nya lagi,dia akan menyiksa ku setiap hari,dan aku harus begadang sampai fajar,aku tidak mau melakukan itu,aku belum siap,aku harus pergi"


putri cheng xiao berjalan menuju pintu belakang mansion nya,di sana terlihat begitu sepi,senyum jahat terukir pada wajah putri cheng xiao,


ia berjalan menuju pintu belakang dan membuka nya,"untung saja,shuo membuat mansion ini,dan pintu nya langsung menuju keluar, ini sangat menguntungkan "ucap putri cheng xiao,


"putra kita menangis,seperti nya dia tahu jika ibunda nya akan pergi meninggalkan nya"


langkah putri cheng xiao terhenti,ia berbalik dan memang benar,jika Yao shan sedang menangis,namun,tidak terdengar seperti tangisan biasa nya,


"hanya sebentar, 10 tahun saja bagaimana ?"ucap putri cheng xiao,


"10 tahun?kamu ingin membuat putra kita membenci mu"ucap kaisar yuan shing shuo,


"tentu saja tidak,dia akan ikut aku,hehe" putri cheng xiao mengulurkan tangannya,kaisar yuan shing shuo memberikan Yao shan pada nya,


"20 tahun sudah cukup,di tambah 1 tahun yang lalu,sudah tidak ada lagi waktu bagi mu untuk pergi dari ku lagi"kaisar yuan shing shuo membawa putri cheng xiao masuk kedalam kamar utama,


"hehe,1 tahun yang berlalu itu bukan salah ku,nenek tua itu yang memaksa ku pergi,"ucap putri cheng xiao,

__ADS_1


"sekarang tidak ada yang memaksa mu untuk pergi,kenapa kamu ingin pergi?"tanya kaisar yuan shing shuo.


__ADS_2