
setelah berhasil memunculkan garzaz, raja levaron pun memanggil bloodmoth dan temannya dzafox untuk datang ke ruang istana untuk membicarakan soal pertahanan dari altar of dragon warrior, bloodmoth mengatakan bahwa kerap kali iblis muncul untuk memata matai altar tersebut, namun saat dikejar iblis tersebut hilang tanpa jejak, yang ditinggalkan hanya jejak kaki yang cukup aneh, jejak kaki tersebut terlihat seperti jejak kaki manusia namun memiliki ukuran kuku yang panjang dan sangat tajam, mendengar berita tersebut, bloodmoth diminta untuk menjelaskan lebih detail wujud iblis tersebut, "bloodmoth, coba kau jelaskan lebih detail lagi wujud iblis tersebut" segera bloodmoth menjelaskannya "iblis tersebut memiliki sayap namun hanya sayap dibagian kiri yang digunakan untuk muncul dan menghilang, kepalanya menyerupai kambing namun dengan satu tanduk di dahinya, iblis tersebut memberikan tanda kemunculannya seperti awan yang tiba tiba menjadi gelap dan membentuk pusaran dan angin kencang yang disertai pasir, itu saja yang hamba ingat yang mulia" selanjutnya raja levaron menanyakan kabar dari dzafox, dzafok berkata bahwa ia juga sering melihat iblis yang memata matainya, iblis tersebut memiliki wujud yang sama seperti yang dikatakan oleh bloodmoth namun terdapat beberapa perbedaan seperti tanduknya yang berjumlah 2 buah dan sayap yang berada disisi kiri sedangkan yang dikatakan oleh bloodmoth berada disisi kanan, "apakah monster tersebut pernah menyerang kalian?" tanya raja levaron kepada bloodmoth dan dzafox, "sejauh ini monster tersebut tidak menunjukkan ancaman, namun ia hanya memata matai altar yang mulia" kata bloodmoth, "itu benar yang mulia, sejauh ini ia belum memunculkan tanda tanda serangan" jawab dzafox, setelah menyampaikan hal tersebut dzafox dan bloodmoth kembali ke altar of dragon warrior, ditengah perjalanan mereka membahas tentang strategi pertahanan yang kuat, ditengah perbincangan mereka, dzafox mendengar sesuatu dari semak semak dekat mereka, dzafox dan bloodmoth telah siap untuk melawan sesuatu dibalik semak tersebut, namun saat hendak mendekati semak tersebut, yang mereka jumpai hanya 2 buah kambing yang agak berbeda dari kambing lainnya, kambing pertama memiliki 1 tanduk di kepalanya sedangkan kambing kedua memiliki 2 tanduk, keduanya memiliki mata merah bagai darah, dzafox pun merasakan aura iblis dari kedua kambing tersebut, dzafox pun mencoba melemparkan batu ke 2 ekor kambing tersebut, alangkah terkejutnya ia setelah melihat wujud 2 ekor kambing tersebut, kambing tersebut adalah iblis yang mereka ceritakan, kedua iblis tersebut bernama chimera dan chimeru, chimera berkata "jadi kalian yang berjaga di sekitar area altar of dragon warrior, kami sudah lama mencari kalian" bloodmoth pun menjawab "ada perlu apa kalian dengan kami? apakah kalian adalah utusan dari raja megarox?", chimeru tiba tiba marah sambil berkata "hei kau! jangan kau sebut nama rajaku yang mulia megarox" dengan keadaan murka, chimera dan chimeru segera menyerang bloodmoth dan juga dzafox, dazfox segera memunculkan pedang andalannya begitu juga bloodmoth yang mengeluarkan kekuatan demonnya, pertarungan sengit terjadi di hutan tersebut, awalnya dzafox dan bloodmoth mengira bahwa lawannya ini adalah iblis biasa namun setelah melihat sayap mereka yang bisa menjadi senjata, dzafox dan bloodmoth harus mulai waspada, chimera memiliki senjata pedang yang terbuat dari bahan misterius sedangkan chimeru memiliki senjata sabit yang dapat yang bisa membuat penggunanya masuk ketubuh lawannya namun akan keluar dalam waktu 30 detik, pertempuran sengit pun terjadi kedua iblis tersebut memiliki kekuatan yang hampir sama kuatnya, pertempuran ini memakan waktu yang cukup lama hingga sang surya hampir tenggelam, pada akhirnya chimera dan chimeru akan mengakhiri ini dengan pergabungan kekuatan mereka, mereka bergabung dan membuat wujud iblis kambing yang besar dengan dua buah sayap, tanduk yang berjumlah 3 dengan kekuatan di masing masing tanduknya dan sebuah senjata hasil pergabungan mereka, iblis tersebut bernama chimerura, seketika bloodmoth dan dzafox telah mencapai titik keputusasaannya, namun terdapat setitik cahaya yang dapat menyelesaikan masalah mereka, dzafox mempunyai rencana untuk membuat satu undead yang sama kuatnya dengan iblis chimerura, namun mereka harus mempertaruhkan kekuatan serta nyawa mereka untuk memunculkan undead tersebut, bloodmoth yang kehabisan ide pun mau membantu dzafox untuk memunculkan undead tersebut, bloodmoth segera memunculkan pasukan undeadnya untuk mengalihkan perhatian chimerura sedangkan mereka berdua akan mengerahkan seluruh tenaganya untuk memanggil undead, ditengah penggabungan kekuatan tersebut, bloodmoth melihat pasukannya yang dibantai habis habisan oleh chimerura, setelah melakukan percobaan yang cukup lama mereka berhasil memunculkan cerberus ghoul, cerberus ghoul adalah undead yang berwujud seperti manusia dengan kepala anjing dan membawa senjata kapak yang telah menjadi bagian dari tubuhnya, pertempuran kembali terjadi antara chimerura dan cerberus ghoul, awalnya cerberus ghoul kalah akibat kekuatan yang dimiliki oleh chimerura dimasing masing tanduknya, namun bloodmoth berkata kelemahan dari chimemura berada di ketiga tanduknya, "cerberus, kelemahannya berada ditanduknya, serang secara bersamaan jika tidak tanduk itu akan tumbuh kembali" cerberus pun langsung mengeluarkan kekuatan intinya yang disebut deadly moonlight yang bisa membuat kapaknya bersinar darah, tebasan deadly moonlight dapat menebas segalanya, seketika cerberus mengayunkan kapaknya ke arah kepala dari chimerura dan berhasil memutuskan ketiga tanduknya, dengan begini mereka tidak dapat berpisah satu sama lain, sekarang saatnya cerberus mengakhiri segalanya, dengan kekuatan dari sinar rembulan, cerberus seketika menebas bagian crystal chimerura yang berada di dadanya, dengan begini chimerura telah dinyatakan tewas ditempat, setelah mengalahkan chimerura, cerberus ghoul seketika membawa bloodmoth dan dzafox pergi ke istana untuk memulihkan kembali energinya, setibanya di istana cerberus ghoul menceritakan segalanya kepada raja levaron dan cerberus ghoul diizinkan tinggal di istana bersama bloodmoth dan dzafox, cerberus ghoul juga ditugaskan untuk membantu bloodmoth dan dzafox untuk menjaga altar of dragon warrior. namun di istana abyss of despair, raja megarox menjadi kesal akibat kematian dua iblis andalannya yakni chimera dan chimeru, penasehat iblis berkata "yang mulia, bagaimana jika kita langsung menyerang ke desa penduduk dekat kerajaan zephyra", raja megarox menjawab "tidak!, sebaiknya kita tidak menyerang kerajaan zephyra, karena terdapat iblis kerajaan yang berjaga disekitar desa", kemudian sang penasehat berkata "lalu bagaimana rencana anda yang mulia?" raja megarox kembali menjawab "kita lihat saja nanti ha ha ha", keesokan harinya raja levaron segera menuju ke altar of dragon warrior untuk menyampaikan semua yang terjadi kemarin, sesampainya disana ia langsung menceritakan apa yang terjadi pada raja naga hydra "yang mulia, kemarin pasukan hamba diserang oleh iblis dari kerajaan abyss of despair, mereka hendak menghancurkan altar of dragon warrior, namun untungnya pasukan hamba berhasil mengalahkan iblis tersebut", mendengar cerita tersebut, seluruh ras naga menjadi terkejut karena ada yang berani menantang para ras naga, namun raja naga hydra menjadi murka akibat ke angkuhan dari raja megarox, ia pun turun dengan rasa marah dan menemui raja megarox di istananya, dengan wujud manusianya, hydra menantang raja megarox untuk beradu pedang dengannya, jika menang, satu permintaan raja megarox akan dikabulkan, sebaliknya jika kalah, raja megarox harus mengakui kedaulatan kerajaan kegelapan, adu pedang pun dimulai, raja hydra langsung mengeluarkan pedangnya yang terbuat dari sisik naga, tak mau kalah, raja megarox mengeluarkan pedang rune andalannya, bunyi lonceng telah terdengar yang menandakan duel telah dimulai, awalnya raja megarox meremehkan kekuatan dari raja naga hydra namun setelah melihat teknik bela dirinya yang tenang bagai air mengalir, ia menjadi terkejut, sebab itu adalah teknik yang sulit untuk dikuasai, hanya orang orang tertentu yang bisa melakukan teknik tersebut, dan ini adalah saat untuk menyerang raja megarox yang lengah, dengan kecepatan seperti layaknya ninja assasin, raja naga hyrdra pun menumbangkan raja megarox dengan pedangnya, dengan begini pertarungan dimenangkan oleh raja naga hydra, namun bukannya menerima kekalahan, raja megarox malah mengancam akan menghancurkan kerajaan zephyra beserta rakyatnya, mendengar kata kata raja megarox, raja naga hydra menunjukkan wujud aslinya dan mempora porandakan seisi istana abyss of despair, setelah itu kembali ke altar of dragon warrior