Life Is Strawberry?

Life Is Strawberry?
Draft


__ADS_3

...* Seoul Korea...


...* Toko Buku...


...* 1.30 pm...


masih dengan lanjutan yang kemarin setelah Jang Eunha membantu orang yang membawa banyak buku itu tentu saja Jang Eunha segera kembali duduk bersama dengan Choi Han yang wajahnya sebenarnya masih memerah namun untungnya tidak semerah beberapa saat yang lalu, entah apa yang sedang dipikirkan oleh Choi Han hingga membuat Choi Han sampai tersipu malu seperti itu, saat ini Jang Eunha kembali duduk lalu kembali mengobrol dengan Choi Han yang sedang menunduk untuk melihat ke bawah agar wajahnya tidak dilihat oleh Jang Eunha karena wajahnya sudah pasti masih memerah.


Jang Eunha ; : " apakah kau baik-baik saja? hampir saja buku itu mengenaimu, namun untungnya aku bisa mengambil buku itu lebih dulu agar tidak mengenai kepalamu, namun kenapa orang itu membawa buku sebanyak itu , padahal dia bisa meminta tolong kepada orang lain dari pada harus membahayakan dirinya, jika dirinya sampai terjatuh atau tersandung bisa saja dia terluka, atau bisa saja dia melukai orang lain benar bukan? "


Jang Eunha bertanya kepada Choi Han namun Choi Han Hanya hanya menunduk saja, saat melihat Choi Han menunduk tentu saja Jang Eunha sedikit merasa bingung karena kenapa Choi Han melihat ke arah bawah secara terus-menerus, namun yang Jang Eunha pikirkan adalah apakah Choi Han merasa sakit? atau apakah buku itu sudah mengenai kepala Choi Han? namun Jang Eunha ingat dengan jelas bahwa Jang Eunha mengambil buku itu lebih dulu agar tidak mengenai kepala choi han, atau Choi Han terkena buku yang lainnya yang jatuh? seperti itulah yang ada dipikiran dari Jang Eunha, oleh karena itu Jang Eunha kembali bertanya kepada Choi Han apakah Choi Han Baik baik-baik saja atau tidak, namun Choi Han mengatakan jika Choi Han baik-baik saja, namun walau Choi Han mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja lalu kenapa Choi Han masih tetap menunduk? akhirnya Jang Eunha menyentuh kepala choi han sembari mengusap kepala choi han untuk melihat reaksi dari Choi Han apakah Choi Han mengalami rasa sakit di kepalanya atau tidak, hingga akhirnya Choi Han membuat relasi reaksi yaitu reaksi dengan menahan tangan dari Jang Eunha lalu menatap wajah dari Jang Eunha .




Jang Eunha : " apakah kau baik-baik saja? apakah kau terkena buku yang lainnya? apakah terasa sakit? tapi aku yakin jika bukunya tidak mengenai kepalamu atau aku saja yang merasa yakin? tapi melihatmu yang menunduk sepertinya kau sedang menahan rasa sakit, oleh karena itu aku ingin memeriksanya ternyata benar bahwa kkau kau merasa sakit, apakah sangat sakit?"


Choi Han : " tidak, aku mengatakan bahwa aku baik-baik saja noona, lalu yang noona katakan memang benar bahwa bukunya tidak mengenaiku, hanya saja aku menunduk karena merasa sedikit pusing tiba-tiba saja oleh karena itu aku menunduk agar sedikit menghilangkan rasa pusing, sepertinya karena terlalu lama membaca buku oleh karena itu aku merasa pusing , namun sekarang aku sudah baik-baik saja, lalu noona tidak perlu merasa khawatir kepadaku karena aku baik-baik saja."

__ADS_1


Jang Eunha : " syukurlah jika kau baik-baik saja, aku merasa sangat khawatir kepadamu."


Choi Han : " sepertinya noona orang yang penuh perhatian bahkan sampai tidak menyadari lingkungan sekitar."


Jang Eunha : " banyak yang mengatakan seperti itu, namun menurutku sepertinya aku bukan orang yang seperti itu, hanya saja aku orang yang cukup mudah merasa khawatir oleh karena itu orang yanyak banyak yang mengira bahwa aku orang yang penuh perhatian, padahal aku bukan orang yang seperti itu ."


Choi Han : " bukankah itu hal yang sama? kau mudah merasa khawatir itu berarti jika kau memang orang yang penuh kasih sayang terhadap orang sekitar, pantas saja Ahn Joon sangat membanggakan dirimu bahkan dibanding dengan noonanya sendiri sepertinya dia sangat membagagakan membanggakan dirimu, sepertinya kalian sangat dekat sekali."


Jang Eunha : " benarkah? aku pikir jika dia akan mengatakan hal yang buruk tentangku karena aku jauh lebih banyak memarahinya dari pada noonanya, hahahah hahahah hahahah mungkin karena Ahn Joon seumuran dengan adikku bahkan mereka juga berada di sekolah yang sama oleh karena itu aku menganggapnya seperti adikku sendiri bahkan adikku sendiri juga jauh lebih menyayangi Ahn Yoon dari pada aku yang sebagai eonninya, sepertinya aku bertukar adik dengan Ahn Yoon hahahah hahahah hahahah, tapi jika kau mengenal Ahn Joon memiliki bahkan itu berarti kau menganl mengenal Jang Eunhye bukan?"


Jang Eunhye : " eonni."





Jang Eunhye telah selesai memilih buku lalu Jang Eunhye mengajak Jang Eunha untuk segera pulang setelah mendapatkan buku yang sudah dia inginkan, tentu saja Jang Eunha menuruti keinginan adiknya karena memang tujuan mereka adalah datang untuk membeli buku lalu setelah selesai membeli buku, mereka akan pulang karena mamanya juga sedang menunggu untuk mendapatkan pesanan atau bahan belanjaan yang dibeli oleh Jang Eunha serta Jang Eunhye, setelah Jang Eunhye selesai membeli buku, lalu Jang Eunha berpamitan kepada Choi Han begitu juga dengan Jang Eunhye karena Jang Eunhye juga mengenal Choi Han, bahkan Jang Eunhye juga berada di kelas yang sama dengan Choi Han, hanya saja tidak dengan Ahn Joon karena Ahn Joon berada di kelas yang berbeda dengan mereka, lalu setelah selesai keluar dari toko buku, tentu saja mereka segera menuju ke tempat parkir mobil untuk mengambil mobil mereka, setelah berjalan sekitar 5 menit akhirnya mereka sudah sampai di tempat parkir mobil karena biasanya tempat parkir itu jaraknya cukup jauh, oleh karena itu Jang Eunha malas untuk pergi membawa mobil karena lebih nyaman menggunakan bus dari pada harus menggunakan mobil namun berbeda dengan hari ini karena Jang Eunha harus pergi ke supermarket atau pasar yang mengharuskan dirinya untuk membawa mobil karena barang belanjaan yang berat yang harus dia bawa menggunakan mobil saat berada di perjalanan pulang , oleh karena itu mau tidak mau dirinya harus membawa mobil, setelah mengambil mobil tentu saja mereka akhirnya berada di perjalanan pulang, selama di perjalanan menuju

__ADS_1


rumah ke rumah mereka, tentu saja Jang Eunha mengajak adiknya untuk berbicara atau mengobrol agar tidak terlalu merasa bosan saat sedang menyetir mobil.


Jang Eunha : " apakah kau sudah membeli buku yang kau inginkan? sepertinya sudah karena kau sudah mengajak pulang , itu berarti jika kau sudah membelinya, oh iya bukankah tadi adalah temanmu?"


Jang Eunhye : " aku menyukainya, oleh karena itu eonni jangan menyukainya."


Jang Eunha : " kau menyukainya? astaga, ternyata adikku sudah bisa menyukai seorang pria hahahah hahahah hahahah, lalu jika kau menyukainya kenapa kau hanya diam saja tadi? bahkan kau juga terlihat sangat cuek sekali, apakah kau ditolak olehnya?"


Jang Eunhye : " tidak, aku hanya belum mengatakannya saja, karena aku tidak terlalu dekat dengannya, lalu sepertinya hanya aku yang menyukainya, oleh karena itu aku menunggu waktu untuk mendekatinya, lalu aku harap jika eonni tidak menyukainya, jangan menyukainya."


Jang Eunha : " kenapa kau mengatakan itu kepadaku ? memangnya kenapa juga aku menyukai atau memiliki perasaan seperti itu kepadanya, aku lebih tua darinya bahkan 10 tahun lebih tua darinya, bagaimana bisa aku menyukainya, aku hanya menganggapnya sepertimu seperti adik bagiku, bagaimana bisa kau memikirkan hal bodoh seperti itu, dasar adik yang nakal."


Jang Eunhye : " tidak ada yang tau bukan? lagi pula bukankah eonni lebih suka pria yang lebih muda dari eonni? bahkan dulu saat eonni masih kuliah juga kebanyakan berpacaran atau berkencan dengan pria yang lebih muda dari eonni, benar bukan? Yoon eonni yang menceritakannya kepadaku bahwa eonni sangat suka dengan pria yang lebih muda dari eonni, oleh karena itu jangan menyukai Choi Han karena aku menyukainya."


Jang Eunha : " astaga, dasar Ahn Yoon sialan, bagaimana bisa dia mengatakan hal seperti itu kepadamu, lalu aku dulu memang banyak berkencan dengan pria yang lebih muda dariku tapi itu dulu, lalu aku juga bukan sengaja memilih untuk berkencan dengan pria yang lebih muda, hanya saja memang aku menyukai mereka, lalu aku bukan hanya berkencan dengan pria yang lebih muda dariku, tapi aku juga berkencan dengan pria yang lebih tua bahkan aku juga saat ini tidak menyukai pria yang lebih muda dariku karena aku menganggap mereka seperti tidak pantas untukku, apalagi Choi Han yang seusia denganmu tentu saja aku tidak pernah berpikir seperti itu bahkan dia juga sama seperti Ahn Joon yaitu adik bagiku, terkadang pikiranmu sangat tidak masuk akal, berhentilah berpikiran yang buruk bahkan sampai kau berpikir buruk tentangku, eonnimu sendiri malah kau tuduh seperti itu, apakah kau tau jika itu sangat menyakiti perasaanku? kau sungguh keterlaluan kepadaku."


Jang Eunhye : " maaf jika aku menyakiti perasaanmu, hanya saja aku mengatakan hal yang ingin kukatakan saja."


Jang Eunha : " tapi tetap saja kau tidak boleh asal bicara seperti itu, bagaimana jika kau menyakiti perasaan orang lain? itu sangat tidak baik, apakah orang tua kita mengajarimu untuk melukai perasaan orang? tidak bukan? lalu kenapa kau bicara dengan nada dingin serta kata kasar seperti itu? itu sungguh tidak baik, jangan diulangi untuk kedepannya, aku harap kau memahaminya."

__ADS_1


Jang Eunhye mengangguk mendengarkan apa yang dikatakan oleh kakaknya itu karena yang dikatakan oleh Jang Eunha bukanlah hal yang salah karena Jang Eunhye terlalu banyak berbicara menyinggung atau melukai perasaan orang lain, sebagai kakak tentu saja Jang Eunha tidak ingin melihat adiknya sampai dibenci atau ditegur oleh orang lain, selagi masih ada dirinya yang bisa menegur adiknya tentu saja dirinya yang akan menegur serta berusaha untuk membenarkan sikap dari Jang Eunhye karena sepertinya Jang Eunhye terlalu bebas dalam berpikir semaunya sendiri karena tidak ada yang melarangnya, terutama orang tua mereka yang sibuk bekerja lalu Jang Eunha juga yang baru saja beberapa bulan yang lalu kembali ke negaranya untuk membuka cafe yang membuat Jang Eunha untuk menetap di negaranya saat ini, lalu Jang Eunhye yang mungkin tidak pernah dimarahi atau dinasihati sehingga membuat Jang Eunhye bisa berpikir jika berbicara seperti itu tidak ada salahnya bagi dirinya selagi itu fakta tentu saja Jang Eunhye tidak segan untuk mengatakannya tanpa mempedulikan itu akan menyinggung atau menyakiti perasaan orang lain atau tidak, lalu saat ini Jang Eunha juga sudah menetap atau kembali ke negaranya yang bisa membuat Jang Eunha memantau pertumbuhan dari adiknya itu , tentu saja Jang Eunha akan memantau dengan benar pertumbuhan dari adik yang dia sayangi itu , setelah cukup lama mengobrol, akhirnya mereka sudah sampai di rumah, lalu mereka segera masuk ke dalam rumah untuk beristirahat dengan santai.


__ADS_2