Lisa Dan Aldi

Lisa Dan Aldi
Pesan mama Silvia


__ADS_3

Setelah beberapa menit berjalan, mereka pun sampai di rumah aldi, "Eh pas banget kalian baru sampe" ujar mama sinta pada aldi dan juga lisa yang baru saja sampai. "Loh kok mama keluar?" ujar aldi pada mama nya yang keluar dengan menggunakan kursi roda, "mama cuma mau nganterin buk sinta sampek depan doang kok" jelas mama silvia, "loh emangnya tante sinta udah mau pulang??" tanya aldi, "iyah, udah siang soalnya.... takut nanti di cariin" ujar mama sinta santai.


"Yah kok cepet banget sih ma... padahal kan lisa masih mau di sini" decak lisa. "yaudah lisa disini aja dulu nanti di anterin sama aldi" ujar mama silvia pada lisa yang merengek seperti anak kecil yang tak mau turun dari odong-odong. "Nggak usah sil.... nanti lisa ngerepotin, lagian juga lisa masih banyak kerjaan di rumah" ucap mama sinta sedikit beralasan. Sedangkan aldi hanya diam karena ia tak tega menolak perintah mama nya itu.


Kini taxi yang mama sinta pesan akhirnya tiba, "yaudah kita pamit dulu ya" ujar mama sinta pada aldi dan juga mamanya, "lisa pamit ya tante" ujar lisa mencium kening tangan buk silvia "sering-sering kesini ya" ucap buk Silvia sambil mengelus rambut pendek lisa, "iya tante, pasti kok" ucap lisa dengan semangatnya, "lisa pamit ya aldi" ujar lisa sambil melambaikan tangannya dan segera naik ke dalam taxi.


Taxi yang di naiki lisa dan mamanya melaju dengan cepat meninggalkan kawasan rumah aldi yang begitu luas.


"Jadi kamu satu sekolah sama lisa" ujar buk Silvia ketika sudah berada di kamarnya dengan di temani aldi putra bungsunya, "iyah" jawab aldi singkat, aldi yang tengah duduk di syofa kamar mama nya sambil membaca sebuah komik yang ia beli dari toko buku yang sering ia kunjungi. "Tapi kalo di liat-liat kalian itu cocok " ujar buk Silvia yang membuat aldi terkejut "cocok apanya sih ma... lagian lisa itu di sekolah sering gangguin aldi, dia juga orangnya polos dan agak kecentilan" jelas aldi.


"Ah masa sih... tapi kayak nya lisa anaknya baik dan juga sopan" ucap buk silvia kembali, "ya itukan menurut mama...... yaudah aldi ke kamar dulu mau istirahat" ucap aldi bangun dari tempat duduk nya dan hendak keluar dari dalam kamar mamanya. "Jadi cowok jangan terlalu dingin sama cewek.... bisa aja sekarang kamu belum punya rasa sama lisa tapi nanti pasti bakalan timbul rasa suka pada diri kamu sendiri, dan pesan mama, jangan pernah menyia-nyiakan seseorang yang benar-benar tulus mencintaimu... suatu saat perkataan mama pasti akan terjadi" ucap buk Silvia panjang lebar membuat langkah aldi terhenti


"iya ma aldi bakalan selalu inget kok pesan mama" ujar aldi lalu segera berlalu menuju kamarnya.


Kini hari semakin sore,


"baru pulang bang" ujar lisa pada reza yang baru saja pulang, lisa yang sedang berada di ruang tamu yang sedang menonton TV sambil memakan cemilan. "Lu tadi pagi kemana sama mama?" ujar reza hendak duduk di syofa ruang tamu. "Aku sama mama pergi ngejenguk temen nya mama, tapi ternyata temennya mama itu ibunya aldi" jelas lisa,


"Hah.. jadi lu pergi kerumahnya aldi" ucap reza dengan agak keras. Mama sinta yang sedang berada di dapur mendengar obrolan kedua putra-putri nya ia pun langsung menemui mereka, "ngobrolin apasih sampek teriak-teriak.... sampek kedengeran loh sampek dapur" gumam mama sinta sambil membersihkan meja makan.


"Nggak ma, cuma ngobrol biasa sama lisa..... yaudah reza ke atas dulu mau mandi" ujar reza lalu ke atas untuk membersihkan diri nya. "Papa kamu belum pulang juga?" ujar mama sinta pada lisa, "belum ma" jawab lisa.


"Lisa bantu ya ma" ujar lisa hendak membantu mama nya untuk menyiapkan makan malam. "Boleh, kamu bantu ambil piring ya di dapur" ucap mama sinta.


Setelah beberapa menit, tok....tok...tok... "mama" ucap seseorang dari luar sambil mengetuk pintu "iya sebentar" ucap mama sinta melangkah menuju pintu depan untuk membuka pintu "papa.... kok baru pulang?" ujar mama sinta pada orang itu ternyata orang tersebut ialah suami nya yang baru saja pulang dari kantor. "Iyah tadi macet di jalan" jelas nya. "yasudah ayok masuk anak anak sudah menunggu. ucap mama sinta

__ADS_1


"Hay pa" sapa lisa yang terlihat sedang menyajikan makan malam, "hay sayang,, wah enak sekali bau nya..... abang mu mana?" ujar papa lisa mencium aroma masakan yang terhidang di meja makan, "masih di atas pa, sebentar lagi turun" ujar lisa. Reza yang sudah selesai membersihkan diri nya akhirnya turun untuk makan malam.


"Itu dia yang di tunggu-tunggu" ujar lisa mengalihkan pandangan nya pada reza yang hendak turun. "kenapa... siapa yang nunggu abang?" ujar reza bingung tak mengerti dengan ucapan lisa, semuanya tertawa dengan expresi reza yang masih terlihat bingung. "Tuh dewi yang nunggu abang.... dia udah nunggu tuh di luar" umpat lisa sambil menahan tawa.


Semuanya semakin tak kuasa menahan tawa dengan tingkah lisa dan reza, "udah-udah yaudah sekarang mending pada makan dulu nanti keburu dingin makanya" ujar mama sinta menghentikan tawa semuanya. "emang bener di luar ada dewi?" tanya reza pada lisa yang percaya dengan omong kosongnya lisa yang ia anggap bukan omong kosong.


"Yaelah bang reza kalo soal dewi mah percaya mulu" umpat lisa, "jadi lu boongin gua.... awas ya gua jitak pala lu" ucap reza. "Udah-udah jangan pada berantem dong.... ayok makan dulu" ucap mama sinta melihat kelakuan anak-anak nya yang seperti Tom and jery 😂😂semuanya menikmati makan malam nya Masing-masing.


Keesokan harinya.


"hari ini mau ngapain?" ujar mama sinta pada lisa yang tengah berbaring di syofa ruang tamu sambil memainkan henpon nya, "nggak tau juga ma...bosen di rumah terus" ujar lisa menghela nafas. "yaudah kamu jaga rumah dulu mama mau ke pasar" ucap mama sinta hendak keluar, "iya ma" sambung lisa.


Kini lisa hanya sendiri di rumah karena yang lainnya pergi ke tujuan masing-masing, "telfon dewi aja deh" gumamnya lalu kembali mengambil henpon nya untuk menelpon dewi.


"iya, kenapa lis... lama gak nelpon.. apa kabar lu?" ujar dewi dalam telpon.


"baik wi.. lo apa kabar?" ujar lisa


"baik... lo lagi apa?"


"gak lagi ngapa-ngapain, bosen aja di rumah terus.... eh btw lo lagi dimana ketemu yuk... dah dua hari loh kita gak ketemu" ucap lisa


"duh gak bisa lis.. gua lagi di bandung lagi nginep di rumah kakek"


"yah sayang banget dong"

__ADS_1


"gak papa ntar gua juga balik kok... ntar gua bawain oleh-oleh deh" ujar dewi mencoba menghibur sahabat nya.


"Bener ya lo bakalan balik" ucap lisa


"Iyah bener lisa....eh udah dulu ya kakek udah manggil gua tuh... ntar gua telpon lagi"


"iyah wi...semangat di bandung ya" ucap lisa mengakhiri telpon.


Hari itu lisa hanya bisa rebahan dalam liburannya selama dua minggu dan tak melakukan apapun.


Sorry man temen lama gak update, buat kalian yang udah penasaran dan menantikan BAB-BAB selanjutnya yuk lanjut di baca!


JANGAN LUPA 👇


jangan lupa cocol jempol 👍


tinggalin komen


jadiin favorit💙


kasih tip dan juga vote


-selamat membaca🍓


♡ see you next time ♡

__ADS_1


__ADS_2