Love Different Religion

Love Different Religion
Pendekatan


__ADS_3

***Masih di pinggir jalan


Silvi dan siska nungguin angkot tiba - tiba ada mobil lewat dan berhenti di pinggir jalan.


Ehkk ... Silvi itu mobil Siapa ya yang berhenti ( Siska )


Hemzzz .... males banget dia lagi ( Silvi )


emang lo tahu itu mobil siapa ( Siska )


Lihat aja ntar kamu juga tahu sendiri ( Silvi )


{ ternyata mobil yang berhenti di pinggir jalan itu adalah David }


terus David keluar dari dalam mobil.


" wow ... itu kakak kelas kita ke David ganteng banget sih ( siska )."


" Pagi cantik ... ( David )."


" apaan sih Kak ( Silvi )."


" Heemm ... pagi ini kamu terlihat cantik Silvi kamu sengaja ya make up karena kamu tahu mau ketemu aku jadi kamu lebih cantik ( David )."


" apaan sih Kak David lebay perasaan aku biasa aja ( Silvi )."


" nggak seriusan kamu lebih cantik Tau ( David )."


" Terserah kamulah .... mau ngapain Kak ke sini ( Silvi )."


" Iya mau jemput kamu lah .. ( David )."


" Aku nggak mau Aku mau bareng Siska aja ( Silvi )."


" please bareng kakak aja ya...


Bolehkan Siska Silvi bareng kak David aja ( David )."


" nggak mau Kak jangan maksa ( Silvi )."


" Tentu boleh ka David ...


Silvi sana gak apa - apa Siska sendiri aja ( Siska )."


" Tuh kan Silvi .... Siska juga gak apa - apa di tinggal ( David )."


" Kak aku nya enggak tega ninggalin siska .... kecuali kaka ajak bareng ( Silvi ).


" Heemmm ... ??? ( David )."


{ ternyata Raka dan Aldi ngikutin David dari belakang dan berhenti juga Mobilnya di pinggir jalan sengaja untuk membantu David }


" pagi semua ( Raka , aldi )."


" ehkk ... Kak Raka dan Kak Aldi


Pagi juga Kak ( Siska )."


" kalian pada ngapain pada Berdiri di sini Ayo kita berangkat kuliah ( Aldi )."


" iya ayo nanti kita kesiangan loh ( Raka )."


" iya ya kita juga mau berangkat tapi teman kalian ganggu ( Silvi )."


" Siapa yang gangu Silvi kaka cuma mau bareng kamu ( David )."

__ADS_1


" Aku nya gak mau Kak ( Silvi )."


" Iya harus mau ( David )."


" jangan maksa keras kepala banget sih ( Silvi )."


{ pembicaraan Silvi dan David Raka Potong }


" stop ya Tunggu dulu Gue potong Soalnya kalau nungguin kalian berantem keburu siang ( Raka )."


" Iya betul kita kesini mau jemput siska kok soalnya yang kemarin urusan kita belum selesai ( Aldi )."


" Kalian emang nya ada urusan apa sih ( Silvi )."


" jangan kepo kamu nggak perlu tahu lah ( Aldi )."


" ihkk ... kalian Sombong amat sih


Ya udah ... Silvi boleh kan bareng kalian ( Silvi )."


" maaf Silvi bukan nya kita nggak mau bareng cuma mobil kita nggak muat ( Raka )."


" Iya Silvi soalnya dibelakangnya penuh banyak barang muat untuk Siska doang ( Aldi )."


" Ihkkk ...kalian emang bener ya tega sama Silvi... serius kan gak bohong ya sama Silvi ( Silvi )."


" ya kalau nggak percaya lihat ke dalam mobil yuk ( Aldi )."


" Iya percaya....


Siska serius gak mau bareng Silvi aja ( Silvi ).


" enggak silvi ... siska harus bareng Kak Raka dan kan Aldi ada urusan yang belum selesai ( Siska )."


" Ohk ya udah kalow emang enggak bisa ( Silvi )."


" Iya siska gal apa - apa naik angkot aja( silvi )."


" jangan naik angkot bareng Kak David aja nanti kesiangan Silvi ( Siska )."


" Gak mau siska ( Silvi )."


" Daripada telat Silvi .... kali ini aja ( Siska )."


" Iya ok siska cuma kali ini aja takut telat ( Silvi ) ."


" Iya gitu dong ... dah aku berangkat ( siska )."


" Iya hati - hati ya siska ( Silvi )."


" Iya kamu juga ( Siska )."


" Silvi kita duluan ya ( Aldi )."


" Iya kak aldi ( Silvi )."


" Dev sukses ya ... ( Raka )."


" Apaan sih loh Raka ( David )."


{ Raka , Aldi dan Siska meninggal kan tempat itu }


Dan tinggal David dan Silvi


" Silvi Ayo ... ( David )."

__ADS_1


" Iya Kak ( silvi )."


" Jangan jutek dongg ... Senyumm ( David )."


" Hehe ... ( Silvi )."


" Gitu dong manis kan ... ( David )."


" Apaan sih ... ( Silvi )."


{ Perjalanan menuju kampus }


Rasa canggung bersama nya


" Silvi ... ( David )."


" Iya kak ... ( Silvi )."


" Boleh kah aku mengenal kamu ( David )."


" Maksud kaka ... ( silvi )."


" Iya ingin mengenal kamu lebih Dekat ( David )."


" Kalow misal nya enggak boleh kak ( Silvi )."


" Iya kaka akan berusaha ( David )."


" Iya jika niat nya baik dan bisa menghargai aku sebagai perempuan dan enggak nyebeliin ..ya mungkin ( Silvi )."


" Mungkin apa Silvi ( David )."


" iyaaaa .... mungkin boleh mengenal aku Tapiiii ??? ( Silvi )."


" Tapi apa Silvi ( David )."


" kamu nya jangan nyebeliin ( Silvi )."


" Emang kaka nyebeliin ya ... ( David )."


" Bangettt ( Silvi )."


" Iya udah kita mulai dari awal ya maaf kalow kaka nyebeliin ( David )."


" Iya gak apa - apa kok ( Silvi )."


" berarti kita udah resmi temenan dong... kamunya jangan jutek jutek ya ( David )."


" Emang Silvi jutek gitu Kak ( Silvi )."


" Iya meskipun jutek tapi manis kok ( David )."


" Apaan sih kak Gombal aja ( Silvi )."


Sampai nya di kampus ...


" Makasih kak udah ngajak aku bareng ke sekolah ( Silvi )."


" Iya sama - Sama ( David )."


" Aku duluan ya kak ( Silvi )."


" Iya Silvi sampai ketemu ntar siang ya dan semangat terus ( David )."


" Iya kak Makasih ya ( Silvi )."

__ADS_1


meskipun nyebelin Kakak David baik banget kayaknya dan rasa canggung tadi menjadi rasa nyaman persahabatan***


__ADS_2