LOVE FOREVER

LOVE FOREVER
PART 32


__ADS_3

vino melihat video itu


"kurang ajar dia , besok akan ayah bicarakan dengan Charles "


keesokan hari nya


Syifa masih mengurung dirinya


"Syifa makan dulu nak " bujuk Zahra


"Syifa nggak laper mah "


"ya udah Mama siapin deh , kan dulu kalau Syifa nggak mau makan Mama suapin langsung mau makan "


Syifa mengangguk.Zahra pun menyuapi Syifa


baru satu suapan Syifa.


"huekk...huekk... " Syifa merasa sangat mual dan langsung ke kamar mandi


"kamu kenapa nak " khawatir


" aku nggak papa kok "


tiba tiba kepala Syifa terasa berputar putar hingga akhirnya Syifa pingsan


Zahra yang melihat Zahra langsung panik dan memanggil vino


" yahhh.. tolong!! " teriak Zahra


" ada apa mah teriak teriak? " memasuki kamar Syifa dan betapa terkejutnya dia melihat Syifa pingsan.


" Syifa kenapa mah kok bisa begini??"panik


" aku juga nggak tau , cepat panggil dokter yah " panik

__ADS_1


"iya, iya bentar" sembari mengeluarkan ponsel dan menelfon dokter pribadinya


30 menit kemudian dokter pun sampai dan memeriksa keadaan Syifa.


" Syifa nggak papa, kalian nggak usah khawatir. ini biasa terjadi bila sedang dalam kehamilan pertama" ucap dokter


"HAMIL!!" ucap vino dan Zahra kaget sekaligus senang


" kalian ini gimana kaget begitu, mulai sekarang jaga kesehatannya dan jaga pola makannya jangan sampai dia kecapean atau banyak pikiran"


" siap dok.. oh iya nanti saya transfer aja. lagi nggak ada uang cash "


" tenang saja itu urusan gampang , saya pergi dulu !" ucap dokter


setelah dokter pergi


" si Tian ini udah dibilang jangan di apa apain Syifa kalau belum lulus masih aja ngeyel"


" biarkan saja lah yah lagian Syifa tinggal tunggu wisuda doang nggak papa kalau hamil juga"


"apa sebaiknya kita beritahu Tian ya yah "


" biarkan saja itu urusan mereka ,biar Syifa yang memberitahukannya sendiri "


Syifa akhirnya tersadar


" apa yang kamu rasakan nak?? "


" sedikit pusing mah dan sedikit mual "


" baiklah istirahat saja ya tak perlu memikirkan hal hal yang tak berguna pikirkan bayi mu saja"


" bayi"kaget


" iya kamu hamil selamat ya"

__ADS_1


"benarkah mah .. aku hamil hixs hixs.."terharu


" kamu kenapa nangis"


" Syifa bahagia yah" sambil mengusap air mata nya


*dirumah Tian*


Tian duduk termenung mencoba berfikir apa kesalahannya.


"sebenarnya apa yang kamu lakukan sampai Syifa menangis begitu nak??"


" aku juga nggak ngerti mah" lemas sekaligus bingung


" benar kamu nggak tau ?? siapa gadis yang bersama mu kemaren?" mengintrogasi Tian


" dia Anastasya yah temen Tian nggak lebih "


" benar hanya sebatas temen??"


" iya Yah sungguh , aku juga nggak ngerti belakangan ini Syifa sangat sensitif dikit dikit marah nggak kayak biasa nya "


" mungkin Syifa capek ngurusin kamu,sekaligus karna kegiatan sekolah nya atau lagi pms jadi dia gampang marah"menerka nerka


"pms itu apa mah??" tanya Tian


" pms itu menstruasi nak, fase itu hormon perempuan sedang tidak stabil jadi bisa ngalamin perubahan mood yang sangat drastis"


" oh gitu tapi nggak deh mah kalau dia lagi pms pasti minta beliin aku pembalut tapi bulan ini belum kok " baru tau


" apa jangan-jangan istrimu hamil??"


"sebaiknya aku segera kerumahnya besan untuk melihat Syifa" berjalan pergi


" ya mah itu ide bagus Tian ikut ya"

__ADS_1


"nggak usah biar ayah sama mamah yang kesana.. kalau memang hamil kan nggak bagus liat kamu nanti cucu ayah sawan karna Mama nya lagi marahin ayah nya " ledek Charles


__ADS_2