
vino melihat video itu
"kurang ajar dia , besok akan ayah bicarakan dengan Charles "
keesokan hari nya
Syifa masih mengurung dirinya
"Syifa makan dulu nak " bujuk Zahra
"Syifa nggak laper mah "
"ya udah Mama siapin deh , kan dulu kalau Syifa nggak mau makan Mama suapin langsung mau makan "
Syifa mengangguk.Zahra pun menyuapi Syifa
baru satu suapan Syifa.
"huekk...huekk... " Syifa merasa sangat mual dan langsung ke kamar mandi
"kamu kenapa nak " khawatir
" aku nggak papa kok "
tiba tiba kepala Syifa terasa berputar putar hingga akhirnya Syifa pingsan
Zahra yang melihat Zahra langsung panik dan memanggil vino
" yahhh.. tolong!! " teriak Zahra
" ada apa mah teriak teriak? " memasuki kamar Syifa dan betapa terkejutnya dia melihat Syifa pingsan.
" Syifa kenapa mah kok bisa begini??"panik
" aku juga nggak tau , cepat panggil dokter yah " panik
__ADS_1
"iya, iya bentar" sembari mengeluarkan ponsel dan menelfon dokter pribadinya
30 menit kemudian dokter pun sampai dan memeriksa keadaan Syifa.
" Syifa nggak papa, kalian nggak usah khawatir. ini biasa terjadi bila sedang dalam kehamilan pertama" ucap dokter
"HAMIL!!" ucap vino dan Zahra kaget sekaligus senang
" kalian ini gimana kaget begitu, mulai sekarang jaga kesehatannya dan jaga pola makannya jangan sampai dia kecapean atau banyak pikiran"
" siap dok.. oh iya nanti saya transfer aja. lagi nggak ada uang cash "
" tenang saja itu urusan gampang , saya pergi dulu !" ucap dokter
setelah dokter pergi
" si Tian ini udah dibilang jangan di apa apain Syifa kalau belum lulus masih aja ngeyel"
" biarkan saja lah yah lagian Syifa tinggal tunggu wisuda doang nggak papa kalau hamil juga"
"apa sebaiknya kita beritahu Tian ya yah "
" biarkan saja itu urusan mereka ,biar Syifa yang memberitahukannya sendiri "
Syifa akhirnya tersadar
" apa yang kamu rasakan nak?? "
" sedikit pusing mah dan sedikit mual "
" baiklah istirahat saja ya tak perlu memikirkan hal hal yang tak berguna pikirkan bayi mu saja"
" bayi"kaget
" iya kamu hamil selamat ya"
__ADS_1
"benarkah mah .. aku hamil hixs hixs.."terharu
" kamu kenapa nangis"
" Syifa bahagia yah" sambil mengusap air mata nya
*dirumah Tian*
Tian duduk termenung mencoba berfikir apa kesalahannya.
"sebenarnya apa yang kamu lakukan sampai Syifa menangis begitu nak??"
" aku juga nggak ngerti mah" lemas sekaligus bingung
" benar kamu nggak tau ?? siapa gadis yang bersama mu kemaren?" mengintrogasi Tian
" dia Anastasya yah temen Tian nggak lebih "
" benar hanya sebatas temen??"
" iya Yah sungguh , aku juga nggak ngerti belakangan ini Syifa sangat sensitif dikit dikit marah nggak kayak biasa nya "
" mungkin Syifa capek ngurusin kamu,sekaligus karna kegiatan sekolah nya atau lagi pms jadi dia gampang marah"menerka nerka
"pms itu apa mah??" tanya Tian
" pms itu menstruasi nak, fase itu hormon perempuan sedang tidak stabil jadi bisa ngalamin perubahan mood yang sangat drastis"
" oh gitu tapi nggak deh mah kalau dia lagi pms pasti minta beliin aku pembalut tapi bulan ini belum kok " baru tau
" apa jangan-jangan istrimu hamil??"
"sebaiknya aku segera kerumahnya besan untuk melihat Syifa" berjalan pergi
" ya mah itu ide bagus Tian ikut ya"
__ADS_1
"nggak usah biar ayah sama mamah yang kesana.. kalau memang hamil kan nggak bagus liat kamu nanti cucu ayah sawan karna Mama nya lagi marahin ayah nya " ledek Charles