Love In Comics

Love In Comics
Kebenaran Terungkap


__ADS_3

Kali ini Yeon Hee melompati waktu 2 jam dalam sekali balikan suara buku.


Yeon Hee sedang duduk ditepi lapangan olahraga sekolah. Seperti biasa, dia tidak bisa menggerakkan kaki dan tidak bisa bicara.


Yeon Hee menyaksikan keadaan yang ada disekelilingnya. Tiba-tiba Il Hwa Nam menghampiri Eun Yeon Hee.


"Hei, kenapa kau disini? Kau hanya terus akan mengikutiku? Kau ini lama-lama seperti menjadi penguntit!" pekik Hwa Nam dengan mengenakan pakaian seragam sepak bola nya.


"Wah, bisa-bisanya dia bicara seperti itu, Apa? Penguntit? Benar-benar" gumam Yeon Hee didalam hati dengan kesal.


Sesaat kemudian Yeon Hee bisa menggerakkan kaki dan berbicara.


Yeon Hee menghentakkan kaki dan menggoyangkan seluruh tubuhnya.


"Ingatlah aku tidak pernah menyukaimu, sekarang atau kapanpun itu!" saut Yeon Hee dengan jelas.


Yeon Hee meninggalkan Hwa Nam yang masih ada dilapangan.


Saat berjalan Yeon Hee teringat bahwa bukan hanya dia saja yang melihat lubang itu tetapi koki dapur juga melihatnya.


"Oh iya, koki dapur, pasti ada kaitannya dengan ingatanku" gumam Yeon Hee sambil berjalan.

__ADS_1


Yeon Hee langsung berlari kearah dapur sekolah dan langsung menyudutkan koki itu.


Yeon Hee menggebrak pintu dan langsung bertanya kepada koki itu.


"Apakah kau melihatku ketika dijembatan?" tanya Yeon Hee.


"A-apa yang kau maksud? Aku tidak mengerti" jawab koki itu dengan gelagapan.


"Yang benar saja, tadi ketika diatas jembatan aku melihat lubang hitam ada didepanku... Dan kukira hanya aku yang melihatnya... Ketika aku melihat kebawah ternyata kau juga menyadarinya!" jawab Yeon Hee dengan cepat.


"E-e aku masih belum mengerti" ucap koki itu mengelabui Yeon Hee.


"Hei, santai saja! Baiklah aku akan jelaskan ini, silahkan duduk dulu" ucap koki itu.


"Perkenalkan, aku adalah Jinmiche! Kau bertanya sebenarnya apa yang terjadi, sebenarnya ini adalah..... Dunia komik!" Jinmiche mengatakannya dengan jelas dan sangat percaya diri.


"Wah, benarkah?, Yang benar saja kau bercanda" dengan wajah mengkerut.


"Hei, rilekskan dirimu, kau terlihat menyeramkan jika seperti itu" ucap Jinmiche.


"Baiklah, jelaskan apa yang terjadi denganku dan dengan hal disekelilingku" tanya Yeon Hee.

__ADS_1


Jinmiche pun menjelaskan dengan gamblang dan jelas.


"Jadi, dunia ini adalah dunia komik, pergerakan kita pembicaraan kita dan semuanya adalah kehendak penulis, yang dinamakan kita diperagakan seperti yang penulis mau disebut *panggung* dan jika kita menjalani hari-hari tanpa pergerakan yang ditentukan penulis maka itu disebut *bayangan*!"


"Yang kita lakukan saat ini adalah bayangan!"


"Wah, aku masih belum percaya jika belum melihatnya secara langsung, baiklah aku akan kembali lagi" saut Yeon Hee lalu pergi begitu saja.


"Dia lebih cepat dari yang aku kira" gumam Jinmiche.


"Ini benar-benar tidak masuk akal" gumam Yeon Hee sepanjang jalan.


#YANG UDAH MAMPIR TOLONG PERTAHANKAN YA, KALO JELEK AKU MINTA MAAF BANGET, KALO KALIAN MAU KASIH SARAN GPP BISA KOK, YANG SARAN ANEH-ANEH JUGA BISA, LOSS AJA YA, MAKASIH#


Yeon Hee pergi kekelas, dalam perjalanan menuju kelas tiba-tiba sekali lagi ia mendengar suara seperti buku berbalik.


*Psat*


"Ha~" kaget.


Yeon Hee melihat kejadian yang akan segera terjadi, didalam kejadian itu dia berdiri dipinggir tangga dan melihat Nam Seong dan Soe Yeong akan bertemu ketika turun Soe Yeong akan didorong oleh Ji In dan mengenai Yeon Hee sehingga dia terjatuh.

__ADS_1


__ADS_2