
Kristian segera bersiap dan sengaja tidak membangunkan Cinta , setelah mandi dan berpakaian rapi Kristian segera pergi menemui Pak Darwin , Dia rasa hari ini cukup Pak Darwin saja yang menemaninya karena sore ini mereka berdua akan kembali pulang .
Remote Tv yang di genggam oleh Cinta terjatuh membuat dia terbangun , dan sedikit demi sedikit mengumpulkan nyawa . Namun dia agak sedikit bingung ketika ada selimut yang dia gunakan . Segera dia berdiri ternyata Kristian sudah tidak . Dia panggil dan berusaha mencari Kristian namun masih tidak ketemu , pada saat dia melihat jam , ternyata sudah jam 09.00 pagi kala itu seharusnya Cinta sedang menemani kristian untuk meeting pagi ini . Dicari ponsel miliknya ternyata ponsel miliknya mati, karena pengisi daya yang dia punya tertinggal dikamarnya , segera ia pergi ke kamar untuk mengisi daya dan menghubungi Kristian . Pada saat ponselnye menyala ternyata ada satu pesan dari Kristian
^Beristirahatlah dan mulai untuk Packing , Karena sore ini kita akan kembali , Terimakasih sudah menjagaku semalaman , hari ini aku cukup di temani Pak Darwin saja^ Kristian
Terlihat senyuman di wajah Cinta , Dia begitu senang melihat isi pesan dari Kristian dan segera membalasnya
^Mohon maaf pak , saya tertidur .. hubungi saya jika bapak membutuhkan sesuatu^ Cinta
Segera cinta masuk dan merapihkan perlengkapan ke dalam kopernya . setelah selesai Packing dia segera mandi terdapat fasilitas Bathub di dalam kamarnya yang belum sempat dia gunakan , dan akhirnya dia bisa gunakan untuk melemaskan otot yang kaku karena semalam ia menemani Kristian .
Setelah selesai dengan kegiatannya Dia berusaha berjalan- jalan sebentar melihat Resort dan mengabadikan pemandangan yang indah ke dalam sosial medianya. Pada saat dia selfie tiba-tiba muncul Kristian yang mengagetkan dirinya .
“Kamu sungguh menikmati waktumu ya ... sini berikan ponselmu biar aku yang foto dirimu “
“Sungguh Pak .... “ Cinta tak segan memberikan Ponselnya kepada Kristian . Ketika Kristian memotretnya terlihat Cinta yag begitu cantik , rambutnya tertiup angin pandai menambah indahnya wajah Cinta . Setelah selesai dengan beberapa Gaya Kristian langsung mendekati dengan Cinta dan memberikan Ponselnya. Namun Kristian malah mengeluarkan Ponsel miliknya, dan menyalakan mode kamera
“Ayo kita foto di sana “ ajak Kristian menunjuk ke arah pantai yang Biru
“Ternyata bapak mau di foto juga , sini berikan ponsel milik bapak “ cinta mengulurkan tangannya untuk menerima ponsel Kristian namun Kristian malah sengaja mendekat dan berada di samping Cinta , memotret menggunakan kamera depan Ponselnya , terlihat senyum malu-malu dari Cinta , mereka berdua di foto dengan Background pantai yang indah . Sontak saja kejadian itu membuat dada Cinta berdebar dan salah tingkah . Hingga wajahnya memerah , kala itu Cinta yang merasa sangat malu dan gemetar Segera Memalingkan wajahnya dari Kristian Agar Kristian tidak melihat bagaimana Wajah Cinta memerah
“Aku kembali ke resort Pak “ langsung meninggalkan Kristian agak sedikit terburu-buru
“Cinta .. tunggu “ Kristian berusaha mengejar Cinta . Dan akhirnya bisa mendekatinya
__ADS_1
“Cinta .. kita akan di jemput setengah jam lagi , pastikan tidak ada yang tertinggal ya , kita akan makan siang sebelum kita kembali “
“Baik Pak , mengapa hanya sebentar waktu disini ya , terasa sangat Singkat “ mendengus dengan bibir yang cemberut
“Kamu mau kita memperpanjang waktu kita disni ? Ajak Kristian yang mulai menggoda
“Ihhh Bapak seperti om-om nakal saja “ mengumpat Kristian
Kristian terkekeh geli
Pada saat di lobby Kristian memberikan bingkisan untuk Cinta
“Ini untukmu ..” memberikan bingkisan dengan paperbag bertuliskan HARDROCK
“Ini juga aku bawakanbeebrapa oleh-oleh untuk keluargamu , maafkan jika kamu disini sibuk dan sampai tidak ada waktu , maka tadi pada saat aku pergi keluar aku mampir sebentar “
“Wahhhhhhh.. Bapak memang Bos yang paling the best yang aku punya “ mengacungkan kedua jempol Cinta untuk Kristian
Setelah makan siang , sampailah mereka di bandara dan segera pergi ke Counter untuk Check in seperti biasa , Kristian begitu Sigap mendorong Troly yang berisi koper mereka berdua . Tak lama kemudian pesawat mereka segera lepas landas . Di pesawat Kristian begitu perhatian kepada Cinta, tak Biasanya dia bersikap seolah-olah mereka sedang menikmati Perjalanan . Sampai Pramugari datang mengahampiri kami
“Permisi tuan dan nyonya , kami ada beberapa Produk untuk Katalog bulan ini salah satunya adalah gantungan Kunci pasangan ini “ menunjukkan gambar pada katalog
“Terimakasih .. “ seulas senyum terlihat di wajah Cinta
“Baiklah kami membeli yang itu “Ujar Kristian
__ADS_1
“Pak ..” melirik Kristian
“Tunggu sebentar tuan dan nyonya”
Kepergian Pramugari itu menjadikan Cinta langsung memarahi Kristian seperti seorang Istri yang memarahi suaminya , kecerewetan Cinta bukan membuat Kristian marah malah membuat dirinya semakin gemas . Karena terkadang dia seperti anak-anak namun terkadang dia terlihat seperti ibu-ibu galak . Ketika pramugari kembali dan memberikan gantungan kunci itu , segera Kristian membayar dan memberikan Gantungan kunci itu kepada Cinta . Milik Kristian dia menggeluarkan Kunci mobilnya dan memasang Gantungan kunci itu. Ketika Cinta mendapatkan Gantungan kunci itu hatinya berbunga-bunga sungguh dia tidak menyangka bahwa itu akan menjadi miliknya , namun cinta menolak .
“Pak aku sungguh tidak bisa menerima ini , berikan ini kepada pacar bapak saja “
“Pacarku jauh dan akan menghabiskan lebih banyak uang untuk mengirimkannya “
‘‘Jadi aku hanyalah pelampisan jika bapak tidak ada pacar ya .. sungguh malang nasibku ini “ Cinta mendengus dengan bibir yang ia majukan
“Baiklah jika kamu tidak mau , aku akan memberikannya kepada Steve “ mencoba menggambil kembali gantungan milik Cinta
“Jangaaan dari pada untuk Pak Steve , lebih baik untukku “
Tepat pukul 07.00 malam Cinta dan Kristian sampai kembali , setelah mereka menemukan Koper mereka , mereka hendak pergi makan terlebih dahulu agar sampai di rumah meeka bisa beristirahat. Setelah selesai mobil Kristian melaju menuju rumah Cinta terlebih dahulu . Dalam perjalananpun tak henti-hentinya mereka tertawa , hingga tak terasa sudah sampai .
“Terimaksih pak atas semuanya , selamat beristirahat “
Ketika Cinta ingin membuka sabuk pengaman terasa ada yang mengganjal sehingga Kristian berusaha membantunya namun ketika Kristian membantu membuka sabuk pengaman yang di pakai Cinta , tangan Kristian tanpa senggaja menggengam tangan Cinta yang berusaha membuka sabuk pengamannya , wajah mereka berduapun bertemu dengan jarak yang sangat dekat . Terlihat jelas bibir ranum milik Cinta ibarat strowbery yang siap Kristian santap , Kristian mulai merasakan jantung yang berdebar , hasratnya malah semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Cinta , kala itu Cinta merasakan Jantungnya akan meledak . Melihat wajah Kristian semakin mendekat ke arah wajahnya . Badannya terasa teramat Kaku , tak ada penolakan dari Cinta hingga bibir Kristian sampai di Bibir milik Cinta dan rasanya benar-benar Kaku . Bibir Kristian begitu lembut dan hanggat menempel di Bibir cinta malam itu . Hingga dering ponsel Cinta berbunyi membuat Kristian langsung sadar akan perbuatannya , begitu pula dengan Cinta wajah merah sangat terlihat hingga dia salah tinggkah dan segera mengambil ponselnya . Pada saat ingin menerima panggilan tersebut , panggilan itu mati .
Seketika mereka berdua membisu sejenak , hingga sabuk pengaman yang sudah terlepas dan segera Cinta terburu-buru pamit . Begitu pula dengan Kristian dia sendiri menjadi salah tinggkah dan bersikap kaku .
“Maaf Cinta .. sampai Besok .. aku pamit ya “
__ADS_1