
Manusia adalah mahluk ciptaan yang sangat istimewa.
Mereka diciptakan dengan diberikan perasaan dalam diri mereka.
Mereka dapat merasakan sukacita, kesedihan, kemarahan, ketakutan, kecemasan dan perasaan lainnya.
Berbeda dengan kaum malaikat.
Walaupun diberikan kepintaran dan juga kemampuan supranatural.
Kaum malaikat tidak memiliki perasaan, sehingga mereka tidak dapat merasakan seperti halnya manusia yang rasakan.
Oh iya.
Hampir lupa.
Aku juga adalah seorang malaikat.
Kami para malaikat diciptakan dengan wujud yang anggun.
Kami semua mengenakan jubah berwarnah putih.
Diatas kepala kami ada sebuah lingkaran berwana kuning keemasan yang bercahaya.
Dan yang paling utama, kami semua memiliki sayap berwarna putih yang membawa kami terbang melayang kemana saja yang kami ingin kami tuju.
Setiap malaikat diciptakan untuk melaksanakan tugasnya masing-masing untuk mendampingi umat manusia.
Ada malaikat yang bertugas untuk menjaga dan melindungi alam, ada pula yang bertugas sebagai pembawa mimpi bahkan ada yang bertugas untuk menumbuhkan benih rasa cinta antar sesama manusia.
Sedangkan aku adalah malaikat yang bertugas untuk mendampingi manusia yang sedang bersedih.
Aku bertugas untuk menghibur hati manusia yang sedang bersedih kemudian menyemangatinya untuk dapat bangkit kembali.
Caranya...?
Yang jelas bukan dengan cara menyamar jadi badut untuk kemudian melawak didepan manusia donk...! he... he... he...
__ADS_1
Aku bekerja dengan cara memberikan bisikan sugesti kedalam jiwa dan pikiran manusia.
Kami para malaikat tidak dapat dilihat apalagi disentuh oleh manusia.
Kami berada diantara umat manusia tanpa disadari keberadaannya.
Begitulah cara kerja kami.
Dan satu hal lagi.
Kami para malaikat juga punya aturan dan larangan.
Pertama,
Kami tidak boleh menentang pencipta kami.
Kedua,
Kami tidak boleh sombong dan memegahkan diri.
Ketiga,
Keempat,
Kami tidak boleh ikut campur dengan hal yang berkaitan dengan takdir maupun garis kehidupan manusia.
Kami memiliki tanda berupa tiga buah garis berwana keemasan dipergelangan tangan kami.
Setiap kami melakukan sebuah kesalahan, maka satu garis akan menghilang dari lengan kami.
Selain itu, kami juga akan mendapatkan sebuah hukuman untuk setiap kesalahan yang kami perbuat.
Apabila ketiga garis tersebut menghilang, maka kami juga akan mendapatkan hukuman terakhir.
Hukuman terakhirnya adalah tubuh kami akan musnah menjadi debu.
Dan saat ini aku memiliki dua buah garis dilenganku yang artinya aku pernah melakukan sebuah kesalahan.
__ADS_1
Aku pernah menggunakan kekuatanku untuk menyelamatkan seorang ibu dan puteranya dari sebuah kecelakaan lalu-lintas.
Entah mengapa, saat itu aku tak berpikir panjang dan langsung saja tergerak untuk menyelamatkan ibu dan puteranya itu.
Aku membuat diriku bisa terlihat oleh manusia agar bisa berinteraksi.
Selanjutnya aku langsung memeluk sang anak dan meloncat kesamping agar terhindar dari tabrakan.
Sayangnya,
Aku tak bisa menyelamatkan sang ibu dari anak tersebut.
Aku hanya bisa memeluk anak tersebut yang menangis dan meronta ketika melihat ibunya tergeletak bersimbah darah.
Ya.
Yang kulakukan hanyalah terus memeluk anak tersebut sampai akhirnya orang-orang berada disekitar datang bergegas untuk memberikan pertolongan.
Akhirnya aku melepaskan pelukan ku terhadap anak itu sehingga dia dapat berlari untuk melihat kondisi ibunya.
Setelah itu akupun secara perlahan membuat tubuhku tak terlihat lagi oleh mata manusia.
Sebagai akibat dari perbuatanku melanggar aturan, aku harus merelakan satu garis menghilang dari lengan ku.
Selain itu, aku juga mendapat hukuman yaitu sebuah kelemahan.
Tubuh dan kekuatanku akan melemah jika aku berada disuatu tempat yang memiliki medan magnetik maupun medan listrik yang kuat.
Makanya sejak saat itu, aku selalu menghindari daerah-daerah yang sedang berada dalam cuaca buruk karena aku tidak bisa terkena sambaran kilat.
Seperti itulah diriku saat ini.
****
Sekarang,
Waktunya untuk diriku bertugas kembali...
__ADS_1
\=\=\=\=\=
TO BE CONTINUE....