Mafia In Love

Mafia In Love
29


__ADS_3

Rio mendatangi gudang tempat Ali di sekap.


Halo sahabat ku," Rio berjalan mendekati Ali


kau sudah bangun rupanya padahal aku baru saja ingin membangun kan mu tapi kau sudah bangun duluan."ucap Rio dengan sedih yang di buat buat


Ali melihat Rio muak tapi dia tetap berusaha untuk santai dan tersenyum sinis ke arah Rio yang berdiri di hadapan nya dengan di temani beberapa pengawal nya.


Aku benar benar tidak menyangka Rio kau ini kelihatannya sangat gagah dan kau juga tak kalah tampan nya dari ku tapi sayang nya kau ini tidak lebih dari seorang pecundang kau menyerang ku saat aku sedang lengah heuhh," Ali tersenyum remeh ke arah Rio


aku rasa kau tidak akan menang melawan ku kalau aku sedang siap benarkan."ejek Ali yang membuat amarah Rio berkobar karena ucapan Ali barusan


Kau sombong sekali ali. Ah tapi itu tidak akan bertahan lama aku yakin itu." Rio memberi isyarat kepada pengawal untuk mengambil beberapa senjata yang sudah di siapkan oleh nya.


Kau mau yang mana ali.yang ini," tunjuk Rio pada salah satu benda. cambuk yang tersedia di meja kecil.atau yang ini.ini juga sangat bagus bukan. kalau aku membuat lukisan di tubuh mu itu."rio mengambil pisau mengkilap itu mendekati Ali dan....


Sret


AGHhhhhh


Kau ******** Rio.


Apa.lagi kau menginginkan nya lagi baiklah.


Sret


Sret


Sret


Rio membuat banyak luka yang cukup dalam dan juga panjang di punggung Ali hingga membuat punggung Ali di penuhi oleh darah yang mengalir deras


Akkhhhh."rintih ali


Kau benar benar ******** Rio sebenarnya apa yang membuat mu sampai seperti ini."tanya Ali menatap Ali dengan rahang yang mengeras dan juga keringat bercucuran di pelipis nya akibat menahan rasa sakit di punggung nya


Mau ku.? Kau mau tau mau ku apa baiklah."Rio melangkah mengelilingi ali


Keinginan ku adalah membuat mu hancur dan mati secara perlahan kau tau Ali aku sangat membenci keluarga mu dan juga keluarga falesha."Rio berjalan dan mengambil cambuk dan mencambuk punggung Ali yang sudah di lukainya tadi dan itu bener bener sakit.


Tash


AGHHHHHH


Tash


AGHHHHHH


Teriakan Ali menggema memenuhi ruangan tersebut.untung ruangan itu kedap suara jadi tidak ada yang tau apa yang terjadi di dalam sana.


Rio terus menyiksa Ali sampai puas dan saat itu Ali sudah terkulai lemas dengan setengah sadar di kursi tepat dia di ikat.saat ini kondisi nya sungguh memprihatinkan dengan luka luka yang terdapat di seluruh badan nya dan darah yang berceceran  dimana mana.


Setelah melihat Ali lemas Rio melangkah keluar dan berganti baju setelah itu iya berjalan kekamar di mana Prilly berada.


Om kita tidak bisa terus berdiam diri disini om Ali bener bener udah sekarat."Reno khawatir melihat kondisi sahabat nya sekarang bener bener mengenaskan


Bener yang dikatakan Reno om. Rio mungkin tidak akan menyakiti Prilly tapi tidak menutup kemungkinan kalau Rio akan membunuh Ali om."sambung Ronal


Iya.saat ini mereka semua sedang berada di kediaman coraz dan sedang memantau Ali dari layar komputer di ruangan itu


Tapi kita tidak boleh gegabah Ali sudah menyusun rencana ini untuk membuat James keluar dan Ali juga sudah siap akan semua resikonya kan."jelas Arnold


Tapi benar yang di katakan Reno dan  Ronal Ar. kita tidak bisa diam saja Ali bisa sekarat karna kehabisan darah di sana."ucap daniel


Tapi kita harus mengikuti arahan Ali Niel kalau enggak rencana yang sudah dia susun dengan susah payah itu bakalan gagal dan kau tau sendiri kan bagaimana anak ku itu dia akan marah besar kalau rencana nya gagal


Apa lagi kita tinggal sedikit lagi."jelas Arnold meyakinkan


Mereka hanya bisa diam dan memantau dari jauh karna yang di katakan Arnold benar ada nya. mereka tidak bisa apa apa selain mengikuti arahan dari Ali nya sendiri.


Walaupun seluruh pengawal sudah di kerahkan keseluruhan penjuru rumah Rio tapi ke khawatiran tetap melanda mereka semua.


Rio membuka pintu kamar dan melihat Prilly duduk di tempat tidur dengan menangis terisak


Kamu kenapa bie? ada apa?" Rio berjalan menghampiri Prilly dan duduk di hadapan


Kamu kenapa bie kenapa menangis,"Rio mengelus rambut panjang Prilly yang langsung di tapis oleh Prilly

__ADS_1


JANGAN PERNAH MENYENTUH KU DENGAN TANGAN KOTOR MU ITU


KAU ******** KAU BENER BENER BRENGSEK KAU SELALU MENGGANGGU KU DAN MEMISAHKAN KU DENGAN SUAMIKU,"Prilly berteriak didepan muka Rio


owhh bie ku ternya sudah bisa berkata kata kasar sekarang tapi tidak papa aku suka itu,"Rio semakin mendekatkan dirinya pada Prilly yang membuat Prilly ketakutan saat melihat Rio menatap nya dengan tatap penuh amarah dan ingin memiliki


Prilly yang di Landa ketakutan mulai menjauh dari Rio


Kenapa menjauh bie mendekatlah aku tidak akan menyakiti mu,"Rio naik kekasur dan menindih badan Prilly


Awwss sakit kak kau menyakitinya,"Prilly merintih karna Rio menekan perutnya yang membesar


Rio mencium bibir Prilly dengan kasar dan penuh nafsu tanpa memperdulikan rintihan dan Isak tangis yang mulai keluar dari mulut Prilly


Sempai akhirnya terdengar suara sobekan.iya Rio merobek dress yang di kenakan Prilly di bagian dada yang membuat bra hitam yang dikenakan Prilly terlihat


AGHhhhhh


Lepaskan aku ******** aku membencimuuu,"teriak Prilly berusaha berontak dari kukungan Rio tapi sangat susah karna tenaga Rio lebih besar dari nya dan juga saat ini dia merasakan kram di perut nya


Aku gak perduli bie yang penting aku bisa menikmati mu dan kau menjadi milikku seutuhnya karna kau cuma milik ku tidak ada siapapun yang bisa memiliki mu selain aku ,"ucap Rio di sela kegiatan nya melecehkan Prilly


Prilly tidak kehabisan akal dia pun menendang alat vital Rio sampai Rio tersungkur ke belakang dan mengerang kesakitan akibat ulah prilly


AGHhhhhh mau kemana kau ******


fino Egi tangkap ****** itu jangan biarkan dia lolos,"teriak Rio marah


Saat Prilly baru keluar dari pintu kamar laknat itu naas nya dia malah tertangkap anak buah Rio yang menjaga didepan pintu tersebut


Lepaskan aku brengsek,"


Lepaskan aku ******** kalian gak punya hati


Prilly terus berteriak dan memberontak dari cengkeraman Egi dan juga fino


Prilly berhenti berontak dan ketakutan saat melihat Rio mendekati nya dengan berjalan agak pincang dan...


Plak


Plak


Seluruh badan Prilly bergetar ketakutan dan juga menahan sakit di seluruh tubuh nya terutama di bagian perut nya yang kram


Kau kenapa kau selalu membantah ku tidak bisakah kau menurut hahh,"bentak Rio menjambak rambut Prilly kuat


Awwss sakit kak lepaskan aku.aku mohon lepasin,"Prilly terisak menahan sakit di kepala nya


Apa lepasin, baiklah aku akan melepaskan mu tapi kamu harus nurut padaku sayang ya,"


Kenapa kamu melakukan ini pada ku kak.? Aku yakin kalau dia tau dia tidak akan memaafkan kakak dia pasti akan membunuh kakak,"ucap Prilly


Hahaha dia tidak bisa membunuh ku bie dia hanyalah seorang pecundang sekarang,"ucap Rio dengan tawa mengejek


Apa maksudmu suami ku bukan lah seorang pecundang kau lah yang terlihat seperti seorang pecundang sekarang,"ejek Prilly


Kau bener bener membuat kesabaran ku habis ikut aku,"Rio menjambak rambut Prilly dan menyeretnya untuk mengikuti langkah nya


Kau harus lihat sendiri bagaimana mana keadaan suami tercinta mu itu sekarang,"Rio membuka pintu ruangan tempat Ali disekap dan mendorong Prilly kedalam dengan kasar


Lihat lihat ini apa ini yang kau bilang bukan pecundang cih,"


Apa yang kau lakukan pada istri ku brengsek,"teriak Ali saat melihat kondisi Prilly yang berantakan dengan dari disudut bibirnya dan juga baju yang sudah koyak di bagian dada yang membuat Ali murka melihat nya


Aku tidak melakukan apa apa aku hanya sedikit bermain dengan nya apa kau ingin lihat,? Baiklah kan ku tunjukan,"Rio membangun kan Prilly dari lantai menciumi Prilly didepan Ali


Hmmmmm,"Prilly menangis dengan memukuli dada Rio supaya berhenti mencium nya


BERHENTI ********,"teriak Ali murka dan juga menatap istrinya iba


Sudah cukup semuanya kita mulai sekarang,"gumam Ali tersenyum licik


Rio melepaskan ciumannya saat mendengar kagaduhan di luar sana


Apa yang terjadi,"tanya Rio pada anak buah yang menghampiri nya


Maaf tuan tempat kita di serang banyak penjaga yang tumbang tuan karna jumlah pasukan musuh yang sangat banyak,"jelas pengawal tersebut

__ADS_1


KURANG AJAR SIAPA YANG BERMAIN MAIN DENGAN KELUARGA TUMBOLO,"teriak Rio murka


Heuh kau belum juga mengetahuinya Rio,"senyum licik Ali keluar dan dia bangun dari kursi tempat dia di ikat tadi dan berjalan menghampiri Rio dan juga istrinya


K ka kau jadi kau yang sudah merencanakan semua ini,"Rio mulai panik


Haah aku pikir aku tidak perlu menjawab nya, lepaskan istri ku,"suruh Ali penuh penekanan


Tidak akan dia milik ku,"Rio semakin mencengkram tangan Prilly


Awss sakit lepasin kak Ali tolong,"lirik Prilly


Lepaskan istri ku atau kau bakal tau akibat nya,"Ali mendekati Rio dengan tangan yang mengempal dan rahang yang mengeras


Dan..


Bugh


Bugh


Bugh


Bugh


Perkelahian pun tak terhindari Prilly yang melihat itu hanya meringsut ketakutan


Ali merasa kualahan karna banyak nya jumlah bodyguard Rio di ruangan tersebut ditambah lagi dengan Rio yang gak bisa di remehkan lagi kemampuan nya


Sampai akhirnya Ali berhasil melempuhkan mereka semua dan dia berjalan mendekati Rio yang terkulai di lantai


Kau selalu bermain main dengan ku Rio sekarang katakan pada ku di mana James berada,"tanya Ali mencekik leher Rio sampai dia mendongak


A  ku ti  dak ak  an meng a takan nya," jawab Rio terbata bata


Kau benar benar ingin mati rupanya,"geram Ali


K ka kak,"lirih Prilly dengan ketakutan dia masih duduk di pojokan ruangan


Ali melepaskan cekikan nya dan berjalan menghampiri istri nya


Yang tampak ketakutan


Sayang kamu tidak papa kan,? Tidak ada yang terluka,"Ali meneliti setiap tubuh istrinya tapi Prilly malah menjauhi Ali dengan pandangan kosong dan ketakutan


Ja jangan menyentuh ku lagi,"gumam Prilly ketakutan


Sayang ini aku kak Ali suamimu maafkan aku sayang aku salah membuat mu seperti ini,"Ali menatap istrinya penuh penyesalan


Ali masih berusaha untuk menggapai Prilly tapi Prilly terus meringsut dan bergumam tidak jelas


Ali ada apa ini apa kau baik baik saja," tanya reno yang baru saja memasuki ruangan tersebut


Akkhhhh menjauh dari ku jangan menyentuh ku lagi aku mohon,"Prilly histeris saat melihat Reno dan yang lain datang


Ali dengan sigap memeluk untuk menenangkan Prilly,


Kalian pergilah dan urus semua nya dan untuk Rio dia harus membayar ini semua dua kali lipat dari yang istri


ku alami sekarang,"Ali menekan setiap kata kata nya dengan air mata yang menetes dari mata nya karna tidak tega melihat keadaan istri nya yang seperti mengalami trauma


Yang lain pun mengurus semuanya termasuk Rio yang di sekap sesuai dengan perintah ali.walaupun rencana nya untuk menangkap James gagal itu tidak masalah untuk nya yang penting istri dan anak nya selamat. Ali benar benar tidak menyangka kalau Rio bakal melukai Prilly karna itu sama sekali tidak ada dalam pikiran nya.seandainya Ali tau kalau istrinya bakal celaka dia tidak akan menyusun rencana seperti ini.


Yasudah lah mau gimana lagi nasi sudah menjadi bubur kan,"


Saat ini Ali sedang berada di rumah sakit.dia panik saat tiba tiba istri nya pingsan dan ada darah yang mengalir di kaki Prilly,mudah mudah tidak terjadi sesuatu yang buruk pada istri dan anaknya itu lah permintaan Ali


Ali obati luka mu biar aku yang menjaga Prilly disini,"Ronal


Aku tidak papa ron, aku hanya khawatir dengan kondisi istri dan anak ku,"gumam Ali


Ya saat ini di rumah sakit hanya ada Ronal dan Ali karna yang lain Reno Daddy Arnold dan juga papa Daniel sedang mengurus perihal rio.


Mereka bilang saat semua sudah selesai mereka akan menyusul ke RS.


Sekian lama menunggu akhirnya dokter pun keluar dan mendekati keduanya


Apakah istri dan anak saya baik baik saja Dok,"tanya Ali cemas

__ADS_1


Dokter itu menghela nafas panjang


Istri anda.


__ADS_2