
Caroline igin mandi karena bau alkohol namun dia sadar bahwa paianya tidak ada
namun David megerti , dia begadang sebab igin membelikan Caroline sebuah baju untuk dia pakai
dan pesanan tuan muda datang diantarkan oleh sekretarisnya willi.
"tuan ini pakaian nyonya yang sudah dipesan tuan semlam ujar sekretaris willi.
HMm antarkan baju ini ke kamarnya letakkan saja begitu ujar tuan David.
baik tuan
sekretaris willi pergi menuju kamar Caroline.
dan dimana Caroline sedang melamun dikamarnya seperti orang depresi.
seorang megtuk kamar Caroline yang tidak lain sekretaris Willi.
tok tok tok
pintu yang dikunci dibuka oleh seseorang yaitu Caroline.
ada apa! apa kamu datang kesini igin meghinaku lagi seperti tuan mu itu ujar Caroline semua orang sama aja yah sama-sama pecundang ujar Caroline sedagkan sekretaris willi Hanya melihat Caroline degan rasa bersalah.
hmm nyonya aku datang kesini disuru tuan untuk mengantarkan pakaian anda ujar sekretaris willi
lagi dan lagi Caroline malu dia menerima pakaian yang diberikan sekretaris willi.
Caroline pun pergi kekamr mandi dia membersihkan segala tubuhnya.
sesudah siap mandi Caroline pun memakai baju yang sudah dibelikan tuan muda terhadapnya.namun pakaian yang dibelikan tuan. muada kepada Caroline sagat pas kepada tubuhnya dan terlihat sagat cantik untuk Caroline.
lagi dan lagi Caroline berpikir bagai mana bisa tuan David meetahui ukuranya apalagi kami baru ketemu itupun karna sebuah masalh di bar
atau pas yang aku pikirkan dia sudah melihat tubuhku namun dia malu membicarakannya
**** jika saja aku tahu tidak akan aku maafkan laki-laki itu.
buat kamu yang puna rumah ini aku sumpahkan biar kamu tidak dapat jodoh selama-lamaya ujar Caroline degan sok tegas.
sedangkan diruang makan seorang kurir makanan datang untuk mengantarkan pesanan tuan David untuk Caroline namun yang memesannya lagi bukan tuan muda namun Will disuru tuan muda untuk memesankan makanan buat Caroline manaau dia udah lapar.
kurir itu memencet bel rumah tuan muda dan sekrearis willi membukannya
"apakah benar ini rumahnya Caesar Willi ujar kurir pegangar makanan.
ya benar ini rumahnya
ujar willi.
ini pak pesanan bapak,tolong tanda tagani biar ada buktinya
__ADS_1
willi pun menandatangi dan memberikan uang kepada kurir itu.
terimakasih pak saya pamit dulu ujar kurir tersebut.
willi pun menutup pintu rumah tuan muda dan segera meletakkan makanan itu keruang maknan dan mengambil piring beserta sendok dan juga teh Willi meletakkan makanan itu beserta degan isinya tanpa membuka maknan itu.
willi pergi kekamar Caroline lagi untuk emberikan makanan beserta teh yang suda dia buat tadi.
tok tok tok
suara gedoran pintu yang tidak lain Willi
buka saja pintu itu tidak dikunci ujar Caroline
willi pun meletakkan makanan dan juga teh yang dia pesan tadi.
tiba-tiba Caroline datang dari kamar mandi sebab dia sudah siap mandi dan sudah meggenakan pakaian yang dipesan tuan muda
seketika sekretaris willi terpengarah sebab kecantikan caroline bertambah apalagi yang dipesan tuan muda sagat asthetic sebab harganya juga sudah tinggi namun Caroline tidak megatahuinya sebab dia tidak pernah belanja baju,baju yang dia punya pun hanya bekas orang yang dia beli.
Hmm ada apa kenapa kamu melihatku seperti itu aku tidak suka ujar caroline degan jujur.
seketika sekretaris willi tersadar akan kekagumannya terhadap Caroline
maaf kan aku,aku sagat mengagumi kecantikan anda ujar willi degan spontan tanpa tersirat rasa malu.
ohw saya tidak peduli atas kekaguman anda ujar Caroline
willi pun pergi meniggalkan caroline sendiririan dan pergi meyamparibtuan muda.
disisi lain tuan muda sedang sibuk untuk megerjakan pekerjaan kantor dirumahnya sebab orang suruhan tuan muda yang memegaga perusahaan sedang pergi pulang kampung karena ibunya sudah meninggal dan dia memberikan segala kepentiganya yang ada dikantor kepada tuan muda sebab itu tuan muda sagat sibuk hari ini ditambah dia kurang tidur semalaman.
tok tok tok
sekretaris willi megetuk ruang pekerjaan tuan muda.
pagi tuan ujar Willi
ya,bagaimana apakah dia mau makan
ujar tuan David
mau tuan,sebab saya bilang bahwa makanan yang kita pesan adalah makanan murni tanpa diberikan apa-apa seperti racun tuan,namun dia nya diam tanpa bicara ujar sekretaris willi.
hmm baiklah lakukan pekerjaanmu periksa dokumen-dokumen ini dean teliti ujar tuan David.
baik tuan
apakah tuan tidak perlu kuat kopi tuan ujar Willi
hmm ujar David.
__ADS_1
sekretaris willi pergi kedapur untuk membuatkan kopi kepada tuanya setelah dia cukup udah baik diamegambi minuman yang dia buat dan pergi keruang bekerja lagi.
sesampai diruang pekerjaan tuan David sekretaris willi meletakkan kopi tuan muda dimejanya
"ini tuan kopi tuan"ujar Willi degan sopan
baiklah bekerjalah seperti semula lagi
ujar David.
baik tuan.
mereka pun sibuk akan pekerjaanya masing-masing
sedangkan di kamar seorang perempuan sedang memerhatikan makananya tanpa dia sentuh.
hmmm apakah makanan ini diberikan racun atau semacamnya ujar caroline
namun tidak mugkin orang itu tadi bilang bahwa makanan ini murni tanpa ada sesuatu didalamnya
tapi disis lain aku takut dan lapar sebab dari semalam aku tidak makan.
oh tuhan bagai mana ini aku udah terjebak didalam kelaparannku ujar Caroline degan hati yang bercampur aduk.
dan dimana Caroline mengumpulkan niatnya untuk makan
jika aku mati biar saja toh tidak ada yang memedulikanku ujar Caroline degan pasrah
Caroline pun membulatkan hatinya dan memakan,makanan yang diantarkan sekretaris willi tadi.
Caroline pun memakan ,makananya degan sagat lahap seperti orang yang tidak makan dua tahun.
setelah siap makan Caroline pergi untuk megantarkan piringnya kedapur higga membersihkannya sebab dia sudah berterimakasih karena sudah diberikan baju sama makanan.
selesai membersikan Caroline masuk kekamr David dan meambil ponselnya
tiba-tiba lagkahnya terhenti sebab dia melihat sebuah foto keluarga besar David
apalagi foto David yang masih kecil sagat lucu dan ganteng sampai Caroline gemes terhadap Poto David yang terpampang dikamr David.
namun carolin tidak mengetahui siapa laki-laki yang dia gemasi itu higga ia lupa bahwa itu adalah tuan david.
setelah itu Caroline memandangi keluarga tersebut sagat harmoniis dan tersimpan bayak kebahagiaan
namun Caroline salah dalam menilai keluar mereka.
tiba-tiba Caroline mengeluarkan air mata tanpa ia sadari sebab dia sagat rindu akan keluarganya yang dulu diman dia disayang ayah dan bundanya namun kini nihil hidupnya hanyalah bekerja dan bekerja agar hidupnya terpenuhi dan juga bisa memberikan uang kepada ayahnya walaupun ayahnya tidak bisa megerti akan keadaan dia sakit sakitan pun dia
ayahnya tetap tidak peduli
yang ayahnya butuh adalah duit dan duit agar bisa membahagiakan pacarnya.
__ADS_1