
"Putri Airnya Sudah Siap" Ucap Nuan
"hmm oya! jangan Panggil Aku Tuan Putri Panggil Aku Nona?!"Ujar Meylin
"tap--"Meylin Segera Menyela Perkataan Nuan
"Tidak ada tapi tapian!"Tegas Meylin Dingin
"Baik Put- Eeh Nona!"Ucap Nuan
"kalau Begitu Aku Akan Memanggilmu Jie Jie Karena Kau Lebih Tua 1 Tahun Dariku!"Ucap Meylin
"Baiklah Nona"Ucap Nuan Pasrah
Setelah itu Meylin Langsung Ke Kamar Mandi Dan Fen Nuan Mengikuti Meylin Karena Heran Meylin Pun Bertanya
"Jie Jie Mengapa Kau Mengikutiku?" tanya Meylin Kesal
"Menjawab Nona Saya Akan Membantu Nona Untuk Mandi!" Ucap Nuan
"😦"Meylin Hanya Menampilkan Wajah Cengo!
"Mandi?Membantuku?"Tanya Meylin dibalas Anggukan Polos Oleh Nuan
"Tidak Usah!" Tolak Meylin Tegas
"Tapi Put--"Ucapan Nuan Terpotong Karena Mendapat Tatapan Tajam Milik Meylin
"Mendingan Kau Siapkan Makan Untuk Makan Malam!"Perintah Meylin dingin
"Baikalh Tuan Putri" Ucap Nuan
Setelah Beberapa Menit Mandi Ia Keluar Dengan Hanfu Putih Polos Dan Membiarkan Rambut Tergerai Sedikit Dan Sebagian Terbentuk Kepang Lalu Menjutai Ke Atas Dan Diberi Sedikit Perhiasan
"Putri Nubi Sudah Siapkan makanan Untuk Putri!"Ujar Nuan Antusia Karena Sedari Kemarin Ia Tahu Kalau Majikannya Belum Makan Selama 1 Bulan dan Sekarang kini Telah 1bulan Majikanya Bisa Memakannya
__ADS_1
"Ya"Jawab Meylin Singkat
Ia duduk Di Meja Makan Tersebut dan Nuan Hanya beridiri di sebelah Majikanya itu
"Ayo Duduk Kenapa Kau Berdiri?"Tanya Meylin Lembut
"Maaf Putri Pelayan Rendahan Ini Tidak Pantas"Ucap Fen Nuan Menunduk
"Pelayan?Tapi Aku Tidak Menganggapmu Sebagai Pelayanku Melainkan Keluargaku.Dan Aku Lebih Menyayangimu Ketimbang Keluarga Kekaisaran
Toh Apa Gunanya Jadi Anggota Kerajaan Tapi Tidak Mendapat Kasih Sayang!😊"Jelas Meylin Sembari Tersenyum Tulus
Fen Nuan Yang Mendengar Itupun Terharu Lalu Ia Memeluk Meylin Erat" Seolah Olah Memang Ia Sangat Menyayanginya
"Terima Kasih Kau Sudah Menganggapku Sebagai Kelurga mu Terima Kasih Hiks Hisk"Ucap Fen Nuan Menangis Karena Terharu
"Iya...Jie Jie Sudahlah Kau Tak Usah Menangis Seperti Itu!"Ucap Meylin Menenangkan Nuan
"Baikalh"Ucap Nuan
"Jie Jie?"Panggil Meylin
"Iya?"Jawab Fen Nuan Memberikan Teh Dan Sedikit Cemilan Kepada Meylin
"Eummm Apakah Hutan Ini Memiliki Tanaman Herbal?"Tanya Meylin
"Ada,, Hutan Ini Atau Hutan Kematian Memiliki 7 Lapis Tapi Setelah Masuk Ke Hutan Tersebut Tidak Ada Yang Bisa Keluar Hidup Hidup Tidak ada orang yang bisa Mencapai Lapisan ke 7 Paling Jauh Di Lapisan ke 2 Itupun Keluar Dengan Keadaan Mengenaskan Dan Sakit Jiwa dan Tanaman Yang Sangat Langka Berada Di Puncak Hutan Dan Juga Banya Spirit Beast Tingkat Rendah Sampai Tinggi! Di lapisan ke 7"Jawab Nuan
"Ouhh Kalau Begitu Nanti Malam Aku Akan Pergi Kesitu"Ucap Meylin Santai Membuat Nuan Terpekik Kaget
"APA!"Teriak Nuan
"Berisik"Ucap Meylin
"Maaf Putri Heheehe😁"Ucap Nuan Sembari Menggaruk Tengkuknya Yang Tidak Gatal
"Tapi Putri Jangan kesana Saya mohon Putri Anda Nanti Terjadi Apa Apa Putri Lebih Baik Nubi Saja Tuan Putri!" Ucap Nuan Penuh Kekhawatiran
__ADS_1
Entah Mengapa Hati Meylin Menghangat Mendengar Ucapan Nuan Yang Penuh Kekhawatiran
"Kau Taukan Aku Bukan Meylin Yang Dulu
Sekarang Aku Bebeda😊"Ucap Meylin Lembut Sembari Tersenyum Lembut
"Tapi Putri"Nuan Memotong Ucapan nya Sendiri Karena Melihat Nonanya Menggunakan Jurus Puppy Eyes nya Itu
"🥺"ekspresi Meylin
"Hah Baiklah Putri!"Ucap Nuan sambil Menghela Nafas!
"Terima Kasih Jie Jie"Ucap Meylin Sembari Memeluk Fen Nuan
Setelah Itu Meylin Kembali Ke Kamarnya Untuk Istirahat Sebentar.
Tengah Malam Pun Tiba Meyleen Mengenakan Pakaian Laki Lakinya Dan Mengikat Rambutnya Menyusahkan Sedikit Rambutnya Untuk Digerai
dan Tak Lupa Memakai Cadar bernwarna Senada Dengan Hanfu Milikny
Setelah Itu Ia Melesat Menggunakan Ilmu Peringan Tubuhnya Dan Saat Ia Memasuki Berdecak Kagum Karena Ia Bisa Melihat Pemandangan Hutan Yang Masih Alami Tidak Seperti Dijamannya
Tanpa Terasa Ia Sudah Sampai Ke Puncak Lapisan Yaitu Lapisan Ke 7 Ia Hanya Mengambil Tanaman Tanaman Langka Sedari Tadi Dan Tak Ada Hewan Satupun Yang Mendekat Padanya Apakah Rumor Itu Benar? Mungkin Rumor Hanyalah Rumor! Pikir Meylin
Saat Sampai Di Tengah Hutan Meylin Melihat Sebuah Gua Karena Penasaran Meylin Masuk Kedalam Gua Tersebut. Tidak Ada Cahaya Sama Sekali Di Gua Itu Sangat Gelap Itulah Yang Dipikirkan Meylin Tapi Semakin Ia Kedalam Semakin Pula Cahaya Dan Tekanan dalam Cahaya Tersebut Lalu Ia Berlari Untuk Melihat Cahaya Tersebut Betapa Terkejutnya Ia Melihat Sebuah Pedang Berukiran Phoenik Api Di Gagang Pedang Tersebut dan Disebelahnya Ada Kotak Seukuran Kotak Perhiasan Mungkin.
Karena Penasaran Ia Pun Mengambil Pedang Tersebut Mey Lin Pun Ingin Memeriksa Pedang Tersebut Apakah Tajam? Tapi Tangannya Tak Sengaja Tergores Oleh Ujung Pedang Tersebut dan Darah Itu Mengenai Pedang Tersebut Dan Juga Mengenai Kotak Kecil Tersebut. Setelah Darah Meylin tak Sengaja Mengenai Pedang Kotak Itu Beberapa Menit Kemudian Pedang Dan Tubuh Meylin Mengeluarkan Cahaya Orange Ke Merah Merahan Dan Aura Panas Mengelilingi Tubuh Mey Lin Setelah Berangsur angsur Panas Diganti Menjadi Rasa Hangat Ditubuhnya
*KOTAK KECIL
__ADS_1