Mafia This Is My Girl

Mafia This Is My Girl
Kembali Ke tanah Air


__ADS_3

Pesawat jet Aksa sudah mendarat sekitar 10 menit yang lalu. Mereka semua pun juga sudah keluar dari pesawat. Dari kejauhan, inti Azzura Rose melihat keluarga mereka datang menjemput.


" Mami..... ! " Seru Jofa memanggil Fira.


Safira pun merentang tangannya menyambut Jofa dengan pelukan.


" Mana pesanan mami Jofa " Ujar Fira.


" Astaga mami, bukannya nanyain kabar Jofa malah nanyain pesanan " Kesal jofa.


" Pi liat nih istri mu" Adu Jofa pada Mahen yang juga ikut.


" Kamu pasti sehat, kakak kakak kamu kan pasti jagain kamu " Kata Safira.


Mereka semua dijemput keluarga mereka masing-masing kecuali Aksa gak mungkin juga kan kiyai Imron sama bu Nyai Fatimah datang, mereka saja tidak tau Aksa pergi ke London.


" Daddy" Ujar Queen, di sambut Cakra dengan pelukan.


" Kalian sehat semua, gak yang luka kan? " Tanya Cakra pada ketiga anak nya termasuk Raisya.


" Kami baik dad" Jawab Sagara mewakili.


" Kamu Aksa? Cakra juga bertanya pada Aksa.


" Saya baik om" Jawab Aksa.


" Kenzo bawa oleh- oleh lo buat bunda " Ujar Kenzo manja pada Alea.


" Benarkah, terimakasih anak bunda yang ganteng ini" Ucap Alea.


" Untuk ayah? " Kata Dazian.


" Ayahkan bisa beli sendiri , salah sendiri selalu menempel pada bunda ku" Jawab Kenzo.


" Astaga, diakan istri ayah" Kata Dazian tak habis pikir.


" Mana oleh-oleh buat mommy Kev"? Tanya Anya pada Kevin.


" Oleh-oleh? " Kata Kevin berpikir.


" Ya oleh-oleh, tuh liat yang lain bilang mereka bawakan mommy mereka oleh-oleh " Ujar Anya.


" Gak ada" Jawab Kevin.


" Kec kira mommy gak perlu oleh-oleh secara kan kita udah lama tinggal di London Kev pikir mommy udah bosen sama barnag-barang di sana" Sambung Kevin.


Anya geleng-geleng" Anak kamu tuh yank, gak pekaan orang sama kaya kamu " Heran Anya.


" Kalian berhasil nyelesain misinya? " Tanya Jonathan.


" Pasti dong pah, secarakan Aka ahli IT yang hebat" Bangga Rakha.


" Good job boy" Puji Jonathan pada anak tunggal nya.


"Anak siapa dulu " Kata Sinta.


" Anaknya mamah Sinta dong " Jawab Rakha.


" Kami duluan " Ujar Cakra .


" Ayo kita juga pulang , mami gak sabar buka oleh-oleh " Ajak Fira.


" Rasanya pengen tukar tambah mami pi" Ujar Jofa.


" coba lah kalau berani" Sahut Mahen. Menyusul sang istri yang sudah jalan ke arah mobil lebih dulu dengan tangan membawa koper penuh oleh-oleh.


Aksa , Queen, Sagara, Raisya, dan Cakra sudah sampai di mansion.


" Kami langsung ke kamar ya dad mau istrahat " Ujar Sagara.


." Ya , Queen juga" Kata Cakra.


" Nanti dulu dad" Jawab Queen. Yang kini tengah duduk di ruang tamu .


" Ya sudah, daddy pamit ke ruang kerja" Kata Cakra meninggalkan Queen dan aksa.


" Ok dad"

__ADS_1


" Iya om " Jawab Queen dan Aksa bebarengan.


" Kamu mau nginap? " Tanya Queen pada Aksa.


," Kayanya enggak sayang, soalnya Lingga udah ribut kerjaan ku menumpuk" Jelas Aksa.


,"salah siapa malah ikut nyusul , jangan capek-capek" Ingati Queen.


" Salah aku, aku pulang dulu, besok ku jemput " Ujar Aksa.


" Gak usah, tunggu aku di sekolah aja kamu pasti capek " Tolak Queen. Aksa mengangguk.


Cup


Satu ecupan di kening Queen. Setelah itu Aksa pamit pulang.


" Hati-hati sayang" Ucap Queen. Aksa mengeluarkan tangannya tanda sip untuk Queen.


Senin pagi menyapa para murid yang besiap untuk upacara bendera. Petugas upacara hari ini adalah kelas 11 IPA 1 kelasnya Queen.


" Kamana aja lo Queen beberapa hari gak masuk? " Tanya Maira.


" Hiling gue " Jawab Queen.


" Kemana wah parah hiling gak ngajak lo"


" Ke London"


" Anjim hiling elit " Sahut Bian.


" Petugas hari ini siapkan? " Tanya Damar sang ketua kelas.


" Udah tinggal komandan upacara aja lagi" Jawab Indah.


" Lo aja Bry" Suruh Ino.


" Apaan gue pembawa pancasila kalee" Kata Bryan.


" Lo aja no " Ujar Bian.


" Fiks Ino "dukung teman sekelas nya.


" Di komikin ajah" Iklan Maira.


Dengan pasrah dan paksaan Ino pun menuruti kemauan teman sekelasnya.


Ucapan sudah di mulai.


" Penghormatan umum kepada pemimpin upacara, di pimpin oleh komandan upacara "


"Yang tegas ya suara salah Malu-maluin lo" Ucap Ino pada dirinya sendiri.


" Kepada pemimpin upacara hormat...... Grak" Saat mengucapkan kata hormat tadi bukan nya tegas malah terdengar seperti suara tikus kejepit.


" Hahhaa pasti malu tuh Ino " Ucap Bian menahan tawanya.


" Jangan ketawa anjimmm" Kata Rangga ikut menahan tawa.


Di Kantin.


Para inti berkumpul 2 meja panjang mereka satukan.


" Sumpah rasanya pengen pura-pura pingsan " Malu Ino mengingat upacara pagi tadi.


" Hhahaha, gue pengen kencing gara-gara tahan tawa tau gak" Kekeh Rangga.


"Masih diketawain juga lo" Kesal Ino.


" Yuhuuuu makanan datang " Kata Maira dan indah membawa pesan mereka di bantu mba kantin.


Kali ini mereka kompak memesan menu baru yaitu mie goreng pedas berlevel ala mba kantin.


" Makan " Titah Aksa pada Queen.


Queen menatap mie di depanya kurang minat karena sedikit berbeda dari Teman-temannya. Yang mienya hanya ada beberapa potong cabe, sedangkan yang lain nya bahkan sampai memerah di piring penuh cabe.


"Duh endul banget rasanya " Kata Maira. Yang memesan mie level 3

__ADS_1


" Hooh , kaya mie sakura " Sahut Bian.


" Enakkan juga indomie" Sahut Rakha.


"Enakan mie sedap lah" Balas Ino.


" Yeee malah adu mekanik mie " Ujar Rangga.


Queen mentap malas teman temanya, lalu menyenggol lengan Aksa.


"Punya aku kok beda yank? " Tanya Queen.


" Aku mau coba punya kamu dong" Lanjut Queen.


" Gak boleh" Tolak Aksa, Queen pun menatap ke arah Raisya.


" Ka Ica ade minta dong" Ujar Queen Ica panggilan khusus untuk Raisya.


Sebenarnya Raisya ingin memberi Queen, tapi melihat Sagara melotot ke arahnya pun jadi di urungkan nya.


" Kata Sagara gak boleh de " Ujar Raisya.


" Kalian sama aja" Kesal Queen.


" Makan " Suruh Aksa .


" Males , beda sih " Ujar Queen.


" Aku suapin " Aka mengambil piring Queen,lalu menyuapi Queen.


" Aku bilang aku gak mau" Kata Queen tapi setelah Aksa menyuapi nya Queen pun juga membuka mulutnya.


" Aku bilang aku mau mie kamu" Kesal Queen tapi masih saja menerima suapan dari Aksa.


" Mau mie kamu yank" Kata Queen, Aksa menyuapi Queen hingga suapan terakhir.


" Gak mau habis juga tuh " Bisik Rakha ada Kenzo.


"Habis" Kata Aksa.


" Kamu mau ini" Tawar Aksa mengangkat piring nya.


" Gak! udah kenyang " Ketus Queen, dari tadi di minta gak di kasih, sekarang pas udah kenyang kalah di tawarin.


" Maaf yank, kamu kan tau, kamu gak bisa mana terlalu pedas, aku gak mau kalau kamu sampai sakit" Jelas Aksa.


" Iya deh " Jawab Queen paham.


BROT!


terdengar bunyi kentut di tengah sahdunya makan mereka , semua orang pun saling tatap mencari siapa sang pemilik kentut.


" Kamu kentut ? " Tanya Queen pada Aksa.


" Enggak " Jawab Aksa.


Sagara, Raisya yang lainnya juga ikut menggeleng. Tanda bukan.


" Jangan-jangan lo Bry" Tuduh Bian.


" Ya ampun gue masih punya sopan santun kali kalo kentut" Jawab Bryan.


Hening semua mata kini tertuju pada Ino yang biasa nya cekikin kini malah diam.


" Lo kentut ya No? "Tuding inti Alaska.


" Eng- eng-ga" Gugup Ino.


Brot put.....


Ino kembali keceplosan kentut.


" Nah Ino pelakunya cuy" Seru Bryan.


" Maaf semuanya gue mendadak mules gue ke toilet dulu"Ino bangkit tergesa-gesa perut nya sudah mules tingkat S3.


" His sana entar cepirit lo" Ejek Maira.

__ADS_1


" Bac*t" Ucap Ino berlari sambil cekikikan.


" Hhaaahaha " Mereka tertawa bersama menertawakan Ino, yang sudah menjadi korban mie goreng mba kantin.


__ADS_2