mantan pacarku menjadi suamiku

mantan pacarku menjadi suamiku
bab8


__ADS_3

alea masih diliputi duka...alea bersimpuh di tengah tengah 2 gundukan tanah itu..dimana ayah dan ibunya dimakamkan....alea terdiam menatap kosong kearah nisan kedua orangtuanya...alea masih tidak percaya bahwa kedua orangtuanya sudah pergi menghadap Tuhan selama lamanya ..dan meninggalkan dia seorang diri...alea masih tidak mau beranjak dari pemakaman orangtuanya...sementara para pelayat sang sanak keluarga sudah pergi satu persatu meninggalkan makam...Rani meraih pundak alea.


alea..mari kita pulang...ini sudah mau gelap Al..."bujuk Rani"..


tidak ran...aku masih ingin disini menemani ayah dan ibu ran...


"isak alea pilu....


Rani membuang kasar nafasnya....


alea...aku tahu seperti apa kesedihanmu alea...tapi ingat..masa depanmu masih panjang...kamu harus melanjutkan hidupmu..


ikhlaskan mereka..paman dan bibi juga pasti akan sedih melihat kamu seperti ini...


alea ..masih ada aku sahabat kamu..


alea bergerak menghadap Rani...


Rani..trimakasih...kamu selalu ada untuk aku...alea memeluk Rani erat dan terisak pilu...


Rani mengelus Elis punggung alea sayang...


ya sudah..kita pulang Al..biar kamu juga bisa istirahat..ajak Rani menuntun alea...


mereka berdua pulang meninggalkan area pemakaman dimana ayah dan ibu alea di makamkan ..


sekali lagi alea menoleh kebelakang

__ADS_1


ayah ibu..alea pulang alea pasti akan datang lagi kesini melihat ayah dan ibu" "batin alea"


mobil yang mereka kendarai melaju pelan meninggalkan pemakaman...selama perjalanan alea lebih memilih diam dan memandang keluar dari jendela mobil Rani...


sedangkan Rani membiarkan alea untuk menenangkan diri..karena Rani tahu seberapa hancur hati alea saat ini...


alea dan Rani tiba di rumah alea..alea berjalan ke kamar ayah dan ibunya...alea masih melihat jelas setiap momen bersama ibunya...


alea menjatuhkan badannya di kasur orangtuanya...alea menatap langit langit kamar orangtuanya...tanpa dia sadari air matanya jatuh sudah ..


hal yang sangat wajar ketika kita ditinggalkan oleh orang orang yang kita sayang kita akan menangis..


Rani mengikuti alea kekamar orantua alea..Rani duduk dipinggir kasur..


"alea.


aku gak nafsu ran...nanti aja...jawab alea sendu..


Al..kasian orangtua kamu kalau kamu seperti ini...ini sama saja kamu menyiksa diri kamu sendiri...bagaimana kalau kamu sakit Al ..


alea hanya diam tidak menjawab apa yang sudah dikatakan Rani...alea tidak butuh makanan..yang dia butuhkan sekarang kehadiran orangtuanya..


alea...hidupmu masih panjang Al...masih banyak hal yang harus kamu lakukan..


alea tersadar dari keterpurukannya...


ada benarnya apa yang dikatakan Rani...alea tidak mau menyia-nyiakan perjuangan orangtuanya selama ini

__ADS_1


.


alea duduk dan bersandar ..ran...trimakasih ran...hanya itu yang bisa aku lakukan sekarang ran..maafkan aku yang selalu merepotkan kamu..Isak alea pelan...


Rani memeluk alea erat...


Al..aku tahu apa yang kamu rasakan...dan aku tidak pernah merasa kamu merepotkan kamu..


ucap Rani sambil menghapus air mata alea...


kamu tahu Al...itu lah arti sahabat yang sesungguhnya...kita harus saling mendukung satu sama lain...sahabat itu ada ketika kita sudah maupun senang...ucap Rani tersenyum..


senyum dong..kamu harus semangat Al...aku selalu ada buat kamu..


makasih Rani ucap alea sedikit senyum...


#


Nicho beranjak kekamarnya yang ada dilantai 2 rumahnya disebelah kamar anaknya.


.


Nicho masih memikirkan kata kata dari anaknya...ntah apa nanti yang akan terjadi kalau anaknya kelak mengetahui semuanya...


Nicho masih tidak sanggup untuk kehilangan Willi anaknya...


Nicho mengusap kasar wajahnya...ya Tuhan apa yang harus aku lakukan.."batin Nicho"

__ADS_1


__ADS_2