
besoknya pukul 07.00 pagi guru mengumpulkan semua siswa dan siswi dari kelas 7 sampai 9. mereka dikumpulkan untuk diberikan beberapa amanat sebelum keberangkatan ke pantai Bali.
"anak-anak setelah ini kita akan menuju ke tujuan utama kita yaitu ke pantai Bali. bapak pesankan untuk kalian semua jangan terlalu mendekati ke ombak yang besar, jika ingin merasakan ombak di tepi saja karena takutnya ada hal yang tidak diinginkan, dan juga jangan berpisah dari kelompok..... SAMPAI SINI KALIAN PAHAM!" nasihat Guru
"PAHAM!" kompak semua murid
Mereka pun pergi ke pantai Bali, mereka berjalan kaki dikarenakan lokasi pantai Bali dari penginapannya hanya 100 meter saja. setibanya di lokasi mereka semua sangat senang, siswa dan siswi langsung berlarian ke arah Rara dan Lala di situ hanya menikmati angin pantai sedangkan Wawa dia hilang entah kemana. siswa dan siswi berfoto-foto dan di sana juga ada tukang foto. anak laki-laki banyak yang berenang. awal-awal saat mereka baru datang yang berenang hanya di tepian saja dan masih cukup dekat dari guru-guru atau kelompok. setelah sudah setengah jam anak laki-laki ada yang sudah menerja ng ombak yang cukup besar dan juga sudah mulai berpencar ke sana kemari.
Rara dan Lala di sana berfoto-foto sambil menikmati arus ombak. mereka sangat senang dan setelah beberapa waktu mereka berpapasan kembali dengan Wawa. akhirnya mereka pun kembali bersama untuk menikmati pemandangan yang ada di sana. mereka membawa handphone namun Mereka ingin sekali berenang jadi mereka mencari seseorang yang tidak berenang untuk menitipkan handphonenya namun semua orang di sana hampir berenang semua jadi mereka bingung akan menitipkan handphone pada siapa. lalu mereka menanyakan pada salah satu teman mereka.
__ADS_1
"apakah kamu membawa handphone?" tanya Rara
" Ya aku membawa nya" ucap teman Rara
"di mana kau menyimpannya, aku kebingungan dengan teman-temanku karena aku juga ingin merasakan air pantai namun kami bingung akan mendapatkan pada siapa" Jawab Rara
seketika itu pun Rara Lala dan Wawa mengucapkan terima kasih karena sudah memberitahu hal tersebut. sesudah itu mereka pun langsung menghampiri guru-guru untuk menitipkan handphoneny. setelah menitipkan handphonenya mereka mulai berlari ke arah pantai kembali dan mulai merasakan ombak yang cukup besar bagi mereka. awalnya yang hanya setengah badan namun karena terlalu besar arus ombak hingga Mereka pun terseret ombak. mereka semua basah kuyup tapi mereka senang mereka balik lagi ke arah di mana mereka terseret ombak untuk menikmati seretan ombak lagi. dikarenakan berat badan Rara yang cukup kecil saat sedang menikmati arus ombak Rara lebih jauh daripada Wawa dan Lala.bahkan pasir-pasir yang ada di pantai tersebut memasuki mata Rara Dan itu sangat perih...
"Lala Wawa tolong mataku perih sekali" ucap Rara sambil memejamkan matanya
__ADS_1
di situ mereka bingung jika menggunakan air pantai untuk mencuci muka Rara maka akan semakin parah karena ini air asin.
"tenanglah tenang rasanya aku tiup" Lala mencoba menenangkan Rara
akhirnya mata Rara sudah membaik, mereka melanjutkan hal tersebut sampai guru-guru menyuruh mereka untuk kembali ke penginapan.
"anak-anak cepat pulang kita akan makan terlebih dahulu" perintah Guru
semua siswa dan siswi pun kembali ke penginapan dengan baju yang basah kuyup. sampai di sana mereka mandi membersihkan diri setelah membersihkan diri ketua kamar para siswa dan siswi mengambil jatah makanan.
__ADS_1