
" dek bangun mau sekolah gak" suara mas Latif terdengar di telinga gua tersentak gua terbangun dengan perlahan dan dalam keadaan mengantuk gua mulai melangkah ke kamar mandi untuk mandi ya mau ngapain lagi lah di kamar mandi selain mandi di pagi hari
...----------------...
sesudah selesai mandi gua baru teringat bahwa gua gak Bawak handuk apalagi pakaian sekolah, untungnya mas Latif orang yang cermat, pakaian gua udah ada di depan pintu kamar mandi ketika gua keluar dari kamar menuju ke dapur ternyata mas Latif sedang memasak
"masak apa mas" tanya gua
"masak nasi goreng dek" balas mas Latif
"oh" gumam gua
tidak berselang lama mas Latif pun menyediakan makanan masakan nya ke meja makan gaua yang baru nyicip makanan mas Latif langsung terdiam
"ada apa dek gak enak ya"tanya mas Latif dengan nada cemas
lalu mas Latif nyicip nasi goreng yang ada di piring gua........
"bumbunya pass........em.......nasinya gak terlalu keras juga.......kenapa dek"cicip mas Latif
" ng-nggak kok enak banget mas"tegas gua
***TRING........
TRIIRIING.......
TRIRIRIING***.......
bunyi pesan WhatsApp hp gua, ternyata yang ngecat pacara gua di Jakarta
GILANG
Lo ke mana mi kok gak ada
kabar dari kemaren
07:26
RAHMI
Gua ikut Abang sepupu ke
__ADS_1
Depok Lang
07:26
" siapa dek" tanya mas Latif sambil Merapikan meja makan
"em.....pacar di jakarta mas e-eh t-tapi nanti di putusin kok" balas gua dengan nada gugup
"iya putusin aja pacaran itu mendekati zina udah ada yang halal juga" ucap Latif dengan nada renda dan tersenyum
ketika Latif telah selesai beres beres rumah mereka pun berangkat ke sekolah Rahmi yang baru
tak berselang lama mobil Latif pun berhenti di sebuah gedung sekolah yang lumayan besar.......
" turun dek dah sampai" ucap Latif dengan senyuman
"o-oh ya mas"balas gua
baru juga turun mas Latif langsung di sambut dnegan anggota Osim nya dan langsung di bawa ke ruang kepala sekolah ya gua ikut ikut aja
di ruangan itu terduduk seseorang dengan ukuran tubuh yang besar memilik jenggot yang lebat dan memakai peci berwarna hitam sambil menepuk nepuk penanya ke meja dan gak salah lagi ternyata dia adalah kepala sekolah
"siapa si mas kepala sekolah itu kok mas kayak akrab banget"tanya gua
"oh itu ustadz di masjid dekat apartemen kita dek"balas Latif
"udah ikut sama pak kepala sekolah nya ke kelas mu sana"suruh Latif ke Rahmi
"iya iya "bals gua dalam hati gua mau bilang iya iya tanpa di Suruh juga gua ikutin tuh begitu si mau bilangnya tapi gua gak berani malu takut baperan hahahah
"eh eh ada yang kelupaan gak dek " ingat Latif
" apa lagi sih" balas gua dengan nada jengkel
Latif merogoh sakunya dan mengambil uang sejumlah 20.000.00
"nih uang jajannya nanti kelaparan pula "terkekeh Latif pelan
tak berselang lama sampai lah di kelas yang ribut tetapi mendadak diam saat kepala sekolah meamsuki ruangan kls tersebut
"baik anak anak hari ini kita kedatangan murid baru.......nak silakan perkenalkan dirinya terlebih dahulu nak "suruh pak kepsek (kepala sekolah)
__ADS_1
" nama gua Rahmi " kenal gua dengan singkat
"ada pertanyaan" tanya pak kepsek
lalu murid di baris tengah bagian tengah mengangkat tangan
"ya ada apa Jefri" ya tak lain nama tu anak Jefry
" udah punya pacar belum neng" tanya si Jefry
" gak " jawab gua dengan sinis
" baik kalo begitu silakan Rahmi duduk di bangku kosong sebelah Sylla yang ada di belakang Jefry " suruh pak kepsek
akhirnya gua lihat sekeliling kelas ternyata anak di kelas ini campur ada yang Islam dan non Islam Karna sebagian gak pake jilbab
baru juga duduk langsung di ajak bicara Ama teman sebangku dan anak di depan gua tak lain si Jefry
"kenalin gua sylla " ucap teman sebangku gua
"Rahmi" jawab gua
"kenalin juga gua Jefry yang tampan panggil aj bang Jeff" ucap Jefri sambil mengangkat sebelah alisnya
dalam hati gua
ish narsis amat sih gantengan juga mas Latif
tak lama kemudian guuru pun datang
"eh ada anak baru toh" ucap buk guru
**beberapa jam kemudian
TONG.........
TONG**........
Bel pulang pun telah berbunyi dan gua pulang menaiki mobil mas Latif seperti biasa, Jefry pulang memakai motor ninja besarnya dan sylla pulang bersama pacarnya risky, sebagian siswa dan siswi nya pulang dengan menaiki angkot dan lain lain
^^^ ^^^
__ADS_1