
sesampainya di bar di sudut kota Luan, lan xia mendengar bawah ada tempat, hutan kabut biru yg konon ada kabut, berwarna biru "lan Xia mendengar ada beberapa orang mencoba.
masuk kedalam hutan untuk berburu, mendapatkan beberapa pusaka, membuat hutan kabut biru banyak di kunjungi kalkulator, berbagai penjuru benua timur.
"tag sekarang lan xia berada di benua Luan di kota luan, yg rata ranah tertinggi berada di pendekar emas, dan dia dengar setiap kali para seniman, mendapat beberapa artefak yg akan dilelang di klan dun.
"setelah mendengar semua itu lan Xia," perlahan menuju penginapan, yg kebetulan berada di bawah bar, "keesokan harinya lan Xia perlahan bangun, dan menuju ke hutan kabut biru.
" sesampainya di sana lan Xia melihat," banyak orang sudah datang ada, yg berburu hewan buas, atau ada yg sekedar mencari artefak, lan Xia perlahan menuju kedalam hutan.
" beberapa orang melihat lan Xia,"berkata apa orang ini gila? di berada "diranah internal Qi. "berani masuk kedalam hutan kabut biru, yg dimana rata yg masuk kedalam hutan, itu cuma "ranah pendekar perak" itu saja ada yg mati.
__ADS_1
" apalagi lan Xia yg sekarang " di ranah internal Qi. seperti mencari mati, " lan Xia mendengar itu cuma diam, dan terus menuju kedalam hutan tersebut, sesampainya dihutan tersebut tidak ada yg istimewa, seperti hutan seperti umumnya.
" banyak pohon terdengar sebuah pertarungan tidak jauh, dari lan Xia penasaran pun menghampiri, sesampainya di tempat pertarungan dia melihat, gadis bertarung.
" dengan hewan buas seperti harimau, "hewan itu mengarah kan cakar nya," didepan gadis tersebut namun, gadis itu melihat itu menghindari nya dengan pedang milik nya.
" teknik pertama perpisahan," sebuah bayangan pedang berpisah, muncul dan menyatu, langsung mengarah kearah hewan buas tersebut, merasa bahaya dari teknik tersebut, hewan membuka mulut nya.
sebuah bola tiba mengenai tubuh hewan buas," itu menoleh karena tubuhnya basah karena bola, sesosok pemuda tiba muncul didepan nya, sambil menghunuskan pedang.
" teknik terakhir siulan neraka," sebuah bayangan pedang dengan cepat, mengarah kearah tubuh hewan buas harimau, tersebut
__ADS_1
tes-tes bunyi, darah jatuh beserta hewan buas tersebut.
"gadis tersebut melihat pemuda berambut hitam yg tidak lain lan Xia," menatap gadis tersebut karena pingsan kehabisan darah, "perlahan lan Xia mendekati hewan buas tersebut dan mengambil inti core nya.
dia tidak menyangka bahwa hewan buas itu, mengunakan inti nya, untuk menyerang balik gadis tersebut, karena "setau nya kalo inti hewan buas rusak," dapat membuat nya mati di tempat saat itu juga.
untung saja aku sudah mengisi bola kosong dengan air, supaya dapat kabur atau menyerang, seperti tadi "kalo tidak mana mungkin ranah alam internal Qi," dapat membunuh hewan buas ranah pendekar perak.
perlahan lan Xia mendekat kearah gadis, yg sedang tidak sadarkan, diri melihat sekeliling mencari gua, yg dapat di tinggal untuk beberapa saat, karena bahaya ada di tengah hutan saat ini.
melihat satu arah lan Xia perlahan menuju kearah hutan bersama gadis," yg sekarang di gendong di punggungnya, sesampainya di dalam gua "lan Xia mencoba mengobati luka gadis tersebut.
__ADS_1