Melarikan Diri Dari Sang Tiran

Melarikan Diri Dari Sang Tiran
1.Bayi misterius


__ADS_3

Kim hyun joong sudah terbiasa tinggal sendirian di rumah mewahnya,dia tidak suka keramaian.semua orang-orang yang bekerja di rumahnya harus pulang seusai mengerjakan pekerjaan mereka dan para pekerja itu akan kembali ketika dia memanggilnya.sudah sejak seminggu lalu di menjejakkan kaki di negara Indonesia karena beberapa urusan pekerjaan dia harus menetap setidaknya satu-setengah tahun ke depan di negara beriklim tropis ini.


Dia berdiri di atas balkon menikmati angin yang bertiup,agak sedikit dingin menusuk kulit tapi itu rasanya menyenangkan.matanya menatap bintang-bintang di langit"malam yang sangat indah,"pikirnya dalam hati.


Kim hyun joong memiliki wajah tampan yang terkesan dingin.ketika dia mendapat tawaran bermain drama ia akan selalu memerankan karakter pria pendiam dengan wajah dingin.


dia berbalik dan pergi untuk tidur,suasana di kamarnya sangat sunyi.kedua matanya mulai


terpejam tapi baru saja ia ingin memasuki alam mimpi tiba-tiba dirinya terbangun karena mendengar suara berisik dari lantai bawah.


"siapa yang berani masuk ke dalam rumahku,malam-malam begini?mungkinkah pencuri?"dia bertanya dengan was-was pada dirinya sendiri.


kim hyun joong dengan cepat menyalakan lampu kamar tidur,kedua matanya bergerak waspada.dia bangkit dan segera berlari ke lantai bawah,menyalakan semua lampu di ruangan namun dia tidak melihat ada orang di lantai bawah tapi suara berisik itu masih terdengar,ada suara gemericik air dan itu dari arah dapur.dia berjalan mengendap-ngendap ke arah dapur bermaksud untuk menangkap basah si pencuri,pencahayaan di dapur agak gelap akibatnya dia hanya bisa menangkap sosok itu dengan sedikit cahaya dan dia hanya dapat melihat punggung si pencuri-pencuri itu memliki rambut panjang hitam mencapai pinggang,mengenakan pakaian putih panjang.


keningnya mengernyit bingung"apa ada pencuri yang berpenampilan seperti itu?"


Kim merasa aneh mendadak sekujur tubuhnya menegang,dia ingat cerita dari Bi inah kalau di rumah ini ada penghuni tak kasat mata saat Kim bertanya"apa itu penghuni tak kasat mata?"Bi inah berbisik di telinganya"hantu,Tuan."Kim memberanikan diri untuk mendekati sosok itu dan menepuk pundaknya ketika sosok itu berbalik dia dan si pencuri sama-sama berteriak."ahhh."


Kim buru-buru menyalakan saklar lampu agar dapat melihat dengan jelas sosok itu,dia melihat dari atas ke bawah"ternyata kedua kakinya dapat menyentuh tanah,"itu menandakan kalau sosok di depannya bukan hantu melainkan manusia berpenampilan yang mirip hantu.


sosok di depannya adalah seorang wanita berambut panjang dengan kedua bola mata berwarna hitam pekat,kulitnya bersih dia cukup cantik untuk ukuran wanita asia,Kim menatapnya lekat-lekat,dia benar-benar tidak suka ada orang lain di rumahnya tanpa ijin resmi darinya.


"Siapa kamu dan bagaimana caramu masuk ke dalam rumah ku?"tanyanya acuh tak acuh.

__ADS_1


"Maaf aku seharusnya memberitahu kamu lebih dulu,aku yang akan menggantikan Bi inah sampai dia sembuh dari sakit,"wanita di depannya menyahut dengan malu-malu.


Kim ingat dia menyerahkan kunci rumahnya pada Bi inah,Kim memberikannya agar Bi inah tidak repot-repot menunggunya bangun untuk membukakan pintu tapi tetap saja dia tidak suka dengan cara gadis ini masuk ke dalam rumahnya tanpa ijin darinya.


"Bi inah sakit apa?"tanya kim lagi masih dengan logat bicaranya yang susah di cerna mungkin karena dia masih belajar tata cara bahasa Indonesia sehingga terdengar sedikit lucu di telinga orang-orang yang mendengarnya.


"kenapa kamu malah tertawa?"Kim bertanya dengan raut wajah kesal,wanita di depannya ini benar-benar membuatnya jengkel.


"Itu karena...,"ucapan wanita itu terpotong,wanita itu sepertinya mendengar sesuatu dari luar.


"Apa kamu mendengarnya?"wanita itu bertanya pada Kim.


"Ya..,"sahut kim pendek.


mereka berdua melangkah keluar dan mencari arah sumber suara-suara itu terdengar dari luar dan itu adalah suara tangisan bayi.Kim membuka pintu sementara wanita tadi mengikutinya dari belakang.


wanita tadi berjongkok dan mengambil bayi yang sedari tergeletak di bawah,bayi itu di perkirakan berusia 10 bulan.wanita itu menggendongnya dan memandangi bayi kecil itu dalam-dalam.bayi kecil itu memiliki bibir merah kecil yang cerah,kulitnya putih dan mempunyai rambut hitam tebal yang pekat.


"Apa kita akan mengurusnya?"wanita itu bertanya asal sambil mengedip jahil.


Kim memolototi nya"Apa kamu gila?ini bukan anakku serahkan masalah ini pada polisi."


Kim masuk ke dalam rumah dan cepat-cepat menelepon polisi dalam sekejap mata polisi tiba di rumahnya,seorang polisi pria paruh baya turun dari mobil dinasnya,polisi itu ingat bagaimana Kim menjelaskan permasalahannya di telepon namun saat dia sampai dan melihat pemandangan di depannya-ada seorang wanita mengenakan baju tidur dengan rambut agak berantakan sedang menggendong bayi.polisi itu langsung mengelus dada lalu memberikan sederet ceramah.

__ADS_1


"Tuan,kenapa anda tega membohongi saya dan mengatakan kalau anda menemukan bayi di depan teras rumah anda padahal itu anak dari istri anda Tuan."penjelasan dari polisi tadi membuat Kim dan wanita itu saling memandang.


"Tapi itu bukan...,"belum selesai Kim berbicara polisi itu sudah memotongnya lagi.


"Saya tahu tuan rasanya bertengkar dengan istri,kalian pasangan muda jadi harus banyak-banyak belajar dari kesalahan jangan seperti ini cara menyelesaikannya."


"tega-teganya anda mengusir istri anda dari rumah di tengah malam!"polisi itu berkata dengan marah.


"Nyonya apa kesalahan anda?apa anda berselingkuh?sampai suami anda tega membuat laporan palsu?"Polisi itu menatap wanita di depannya dengan raut wajah sedih serta kasihan.


wanita itu menggeleng tanpa berkata apa-apa,polisi itu kembali mengelus dada dan menatap Kim dengan tatapan tajam."Tuan, istrimu tidak berselingkuh tapi kenapa kamu sungguh tega mengusirnya?"


kenapa sih polisi ini tiba-tiba menanyakan hal-hal yang tidak ia ketahui kebenarannya?dia tidak tahu wanita di depanku ini bukan istri ku!melamarnya saja belum tiba-tiba ada orang lain yang mengira dia istriku?


istriku?ya ampun ku rasa dunia ini sudah gila!


Kim berdiam diri tanpa eskpresi lebih baik dia menyetujui perkataan petugas polisi yang di depannya ini daripada harus menambah masalah lebih baik menghindarinya terlebih dulu,Kim perlahan mendekat dan memeluk wanita yang kini berada di sampingnya,dia juga berbisik pelan di telinganya.


"Sayang,maafin aku ya...aku nggak bermaksud mengusir kamu tadi aku cuma emosi."


"Kamu mau maafin aku kan?"


Kim menyunggingkan senyum terpaksanya sambil memegang erat pundak wanita di sebelahnya,hari ini Kim merasa hari tersial di hidupnya baru saja ia ingin menikmati kehidupan bebasnya tiba-tiba saja Tuhan menghadiahkan kado tak terduga untuknya.

__ADS_1


"Iya aku maafin kok."wanita itu menyahut seraya tersenyum.


Dia merasa pria di sampingnya akan menelan nya hidup-hidup setelah petugas polisi itu pergi.


__ADS_2